Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Senin, Desember 13

Jalin Silaturahmi, Ketua Caretaker DPW PETANESIA Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT Berkunjung Ke Ponpes Darussaadah.

Jalin Silaturahmi, Ketua Caretaker DPW PETANESIA Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT Berkunjung Ke Ponpes Darussaadah.

Lampung Tengah- Ketua Caretaker DPW PETANESIA Provinsi Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT beserta jajaran bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darrussadah beralamat di Seputih Jaya Kec. Gunung sugih Kab. Lampung Tengah. Rombongan diterima langsung oleh Putra KH Muhsin Abdillah, H Hisyamudin selaku pemilik Pondok Pesantren Darrussadah, Minggu, 12 Desember 2021.


Ketua Caretaker DPW PETANESIA Provinsi Lampung, Iqbal Putra Panglima, ST., MT saat diwawancarai oleh awak media menuturkan, kegiatan ini dalam rangka menjalankan mandat dan amanah dari DPP PETANESIA untuk menjalin komunikasi, silaturahmi ke tokoh-tokoh Agama, Pemuda, dan pihak-pihak terkait. Yang paling utama kami menyampaikan salam dari Ketua Umum dan pendiri PETANESIA Maulana Habib Luthfi bin Yahya kepada, KH Muhsin Abdillah, dan putranya H Hisyamudin, semoga selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tutur Iqbal.


Pada kesempatan itu, Ketua Caretaker DPW PETANESIA Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT memaparkan bahwa PETANESIA adalah Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Nasionalis dan Kebangsaan yang digagas dan didirikan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya dengan wadah Ormas Kebangsaan.

NKRI harus kita jaga dengan menanamkan rasa Cinta Tanah Air Indonesia, memperdalam wawasan kebangsaan dan rasa Nasionalisme kepada semua generasi penerus, jangan pernah bosan untuk mensosialisasikan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini, terangnya.


Pada kesempatan yang sama, H. Hisyamudin yang lebih akrab disapa Gus Hisyam menyambut baik dan siap bergabung serta membangun Ormas PETANESIA Provinsi Lampung, Gus Hisyam berharap, agar PETANESIA Lampung mampu berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Mukhtamar NU ke 34 yang akan dilaksanakan di Lampung, khususnya di Ponpes Darrussadah sebagai tuan rumah.


Ini implementasi dari harapan pendiri PETANESIA Maulana habib Luthfi bin Yahya, harapan kita semua, agar PETANESIA menjadi wadah berkumpulnya Seluruh elemen masyarakat dari berbagai profesi yang cinta terhadap tanah air Indonesia, tutupnya (*) 

Senin, Desember 7

Uji Nyali Bawaslu Lamtim Terkait Dugaan Unsur Praktik Money Politics

Uji Nyali Bawaslu Lamtim Terkait Dugaan Unsur Praktik Money Politics

Keterangan foto: Bingkisan yang diterima P berupa kaos dan amplop berisikan uang sejumlah Rp. 400.000; rupiah. (sumber: Mr)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Beredar video pengakuan salah satu warga Desa Adi Luhur, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur dengan inisial 'P', bahwa dirinya mendapat bingkisan yang berisi amplop dan beberapa kaos yang salah satunya bergambar Pasangan Calon (Paslon) 02, Minggu (06/12/2020).

Video yang berdurasi 38 detik ini diketahui pada Minggu (06/12/2020) dari narasumber yang tidak dapat Kami sebutkan, dan dalam video tersebut P mengaku mendapatkan beberapa kaos yang diantaranya bergambar Paslon 02 dan amplop yang berisikan uang sebesar Rp. 400.000;.

"Malam ini Saya menerima bingkisan berupa kaos dan uang dari tim, dari tim 02 inisial L, dan jumlah uangnya 400 ribu", beber P sembari menunjukkan kaos bergambar Paslon 02.

Menyikapi video yang beredar, belum ada keterangan resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Timur maupun pihak terkait adanya dugaan yang berunsur pada praktik Money Politics.

Praktik Money Politics jelas musuh utama Demokrasi dan larangan melakukan Politik Uang diatur dalam Pasal 523 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Bila dugaan berunsur pada praktik Money Politics dalam video yang beredar ini memenuhi syarat Formil dan Materiil, maka menjadi "PR" untuk Bawaslu Lampung Timur dan pihak terkait dalam menjaga netralitas Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2020 khususnya di Kabupaten Lampung Timur. (Mr)

Rabu, Oktober 14

Heboh, Polisi Gerebek Wanita di Perumahan Abdi Negara! Oknum ASN Kesbangpol Tanggamus

Heboh, Polisi Gerebek Wanita di Perumahan Abdi Negara! Oknum ASN Kesbangpol Tanggamus

Keterangan foto: Ilustrasi. 

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Salah seorang pegawai wanita yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) berinisial PM, dikabarkan telah ditangkap oleh petugas satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus yang melakukan penggerebekan di salah satu perumahan Abdi Negara malam ini, dimana kawasan ini merupakan rumah dinas/tinggal pegawai maupun honorer, bahkan para pejabat di pemerintahan kabupaten Tanggamus. Selasa, (13/10/2020)

Heboh kabar terkait penggerebekan oknum salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, di duga terkait dengan penyalahgunaan narkoba, dan wanita berinisial PM ini adalah anak dari mantan kepala dinas di pemkab Tanggamus, sedangkan PM sendiri tercatat sebagai pegawai PNS di Kesbangpol.

Data dan informasi sementara di dapat, dari salah satu pegawai yang tinggal di kawasan perumahan Abdi Negara tersebut, yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) pengerebekan oleh kepolisian setempat, ia pun mewanti-wanti agar namanya tak dituliskan, ia membenarkan adanya penggerebekan oknum wanita yang merupakan salah satu pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan pemerintah Kabupaten Tanggamus.

" Kejadiannya tadi sekitar pukul 19.05 wib, sepertinya ada satu orang yang di amankan oleh para petugas tersebut, Rumdis itu (TKP) di huni salah seorang wanita yang bekerja sebagai salah satu pegawai di kantor Kesbangpol Tanggamus, gak tau saya bang, dia ini punya jabatan atau Stap biasa, sudah PNS. Kalo yang di bawa sepertinya hanya satu orang sebab hanya di di TKP, ia ini merupakan anak dari mantan kadis,"Jelasnya.

Tak berhenti sampai disitu, wartawan ini mencari data serta informasi lagi tentang kebenarannya, ke orang yang berbeda, salah seorang pegawai yang juga tinggal di kawasan perumahan Abdi Negara tersebut, juga membenarkan bahwasanya ada penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian polres Tanggamus, di duga terkait dengan penyalahgunaan narkoba.

" Iya perempuan, seorang PNS, namanya berinisal PM, anak mantan kepala dinas, setau saya dia kerja di kantor Kesbangpol, sepertinya narkoba jenis sabu Mas,"tandas Kabid ini, yang meminta namanya jangan di tulis.

Sementara itu, guna memperjelas informasi kebenarannya, wartawan ini mencoba menghubungi kasat Narkoba Polres Tanggamus AKP I Made Indra Wijaya, SH, dengan mengirimkan pesan melalui via WhatsApp pada pukul 22.04 wib, namun hingga pukul 00.13 wib pesan tersebut tak jua mendapat balasan dari Kasat Narkoba, hingga berita ini terbit. (Rudi)

Senin, September 7

KP. PERKUTUT 3005 DIRPOLAIR KORPOLAIRUD BAHARKAM POLRI TANGKAP PRIA PEMBAWA BAHAN PELEDAK

KP. PERKUTUT 3005 DIRPOLAIR KORPOLAIRUD BAHARKAM POLRI TANGKAP PRIA PEMBAWA BAHAN PELEDAK

Bandar Lampung - Dari hasil laporan masyarakat DIRPOLAIR KORPOLAIRUD BAHARKAM POLRI menangkap proa parubaya berinisial TG (42th) yang merupakan warga Sinar Laut, Kota Karang,Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Penangkapan dilakukan pada Minggu malam (06/09/2020).


Penangkapan dilaksanakan oleh KP.Perkutut-3005, tersangka dimanakan karena tersangka TG merupakan pelaku tindak pidana Kepemilikan Bahan Peledak Jenis Bom Ikan di wilayah Teluk Bone, Muara Cungkeng, Kota Karang, Bandar Lampung. Dari tangan pelaku diamankan 2 Karung Beras seberat 50 Kg yang berisi ampuh/bahan peledak jenis bom ikan, 1 karung berat 25 kg, 1 karung berat 25 kg, Detonator 100 buah dan 1(satu) unit sepeda motor Suzuki Smash BE 2644 BT.


Kepada Media Lampung Headlines, IPDA I MADE YUDHA SUWIKARMA S.Tr.K KOMANDAN KP. Perkutut-3005 mengungkapkan "Kronologis kejadian yaitu Pada hari minggu, 06 September 2020 pada pukul 23.00 anggota KP. Perkutut-3005 melaksanakan patroli menggunakan perahu karet di Muara Cungkeng, Kota Karang, Bandar Lampung menindak lanjuti adanya informasi dari masyarakat akan adanya transaksi Bahan Peledak berjenis Bom Ikan. Kemudian dilaksanakan pemeriksaan dan  penangkapan terhadap tersangka dengan inisial TG yang menggunakan sepeda motor dengan plat nomor BE 2644 BT yang membawa 2 Karung beras yang di dalamnya berisi ampuh/bahan peledak berjenis bom ikan dan deonator. Ungkapnya.


Lebih lanjut IPDA I Made Yudha mengatakan "untuk TKP sendiri di Teluk Bone, Muara Cungkeng, Kota Karang, Bandar Lampung, dan selanjutnya tersangka dan brang bukti diamankan di KP.Perkutut-3005 guna Pemeriksaan lebih lanjut. Sehubungan tindak pidana pasal  1 ayat (1) Undang Undang Darurat RI No.12 Tahun 1951 dan untuk saat ini sudah dilaksanakan gelar perkara dengan subdit gakkum Ditpolairud Polda Lampung dan telah memenuhi unsur tindak pidana Bahan Peledak" Tuturnya. (Madin/Idrs)

Rabu, Agustus 26

Warga Teluk Jaya Panjang Antusias Ikuti Penyuluhan Bahaya Radikalisme oleh KP Yudistira - 8003

Warga Teluk Jaya Panjang Antusias Ikuti Penyuluhan Bahaya Radikalisme oleh KP Yudistira - 8003

Moment Fhoto bersama peserta Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Faham Anti Pancasila, bersama Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar 

Bandar Lampung-Isu Radikalisme tentu sangat menjadi kehawatiran ditengah masyarakat terlebih di era keterbukaan informasi, masyarakat tentu sangat khawatir jika sanak keluarga terpapar paham radikalisme dan juga faham Anti Pancasila atau bahkan Terorisme. Selain itu keberadaan lokasi tempat tinggal yang berada di Pesisir Pantai tentu juga berpotensi menjadi tempat masukannya Jaringan Terorisme, Radikalisme dan juga faham Anti Pancasila, pasalanya akses melalui bandara dan juga pelabuhan sangat sulit bagi para oknum masyarakat yang memiliki jejak bahawa dirinya masuk dalam jaringan teroris.

Hal tersebutlah yang mendasari Kepolisian Air dan Udara (POLAIRUD) Dit Polair Korpolairud Baharkam Polri melalui team Kapal Polisi Yudistira - 8003 yang dikomandani Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar beserta anggota untuk melakukan kegiatan Penyuluhan Bahaya Radikalisme dan Faham Anti Pancasila dengan menggandeng Pemuda di Kampung Teluk Jaya Panjang, dengan melaksanakan kegiatan Program Quick Wins kegiatan I dengan mengambil tema "Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila." (26/08/2020)
Mengambil tempat di Komplek Perumahan Warga di Pesisir Pantai Teluk Jaya Panjang RT. 09 LK. 02 Kelurahan Panjang Selatan Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung. Hadir Dalam kegiatan tersebut Komandan Kapal Polisi Yudistira - 8003 Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar beserta 20 orang Anggota Polairud, Pembicara dari Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan, Danramil 410/01 Panjang Mayor Inf Anang Nugroho BP. SH, Kapolsek Panjang yang diwakili oleh IPTU Irwan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Lurah Panjang Selatan Suherman dan juga Tokok masyarakat, Tokoh agama, Tokoh Pemuda yang diwakili oleh Dedi Kurniawan, dan Masyarakat sekitar.

Dalam sambutanya Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar menyampaikan, "Kegiatan merupakan bentuk kepedulian kita dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkhusus di wilayah pesisir pantai yang sangat rawan sekali sebagai tempat masuknya para pemilik faham radikalisme yang sudah tentu anti Pancasila. Pemahaman ini tentu bertujuan agar masyarakat bisa mewaspadai faham radikalisme  dilingkungan sekitar dan juga agar tidak mudah terpengaruhi oleh faham tersebut" Tuturnya.
Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar saat memberikan Materi dan sambutan
Lebih lanjut Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar juga mengatakan, "Faham radikalisme itu tak ubahnya seperti Virus Corona (COVID-19) yang tidak terlihat tapi sangat berbahaya. Terlebih di era seperti saat ini, era keterbukaan informasi yang dengan mudah masyarakat bisa melihat, membaca atau mendengar informasi dari Media Sosial yang terkadang sumbernya masih belum jelas. Harapan kami masyarakat dapat memahami apa itu radikalisme, bagaimana sistem perekrutanya hingga apa yang harus dilakukan jika hal tersebut ada dilingkungan bahkan dikeluarga mereka. Penyebaran faham Radikalisme dan juga Anti Pancasila itu sering sekali memanfaatkan Agama sebagai jalan mereka untuk merekrut para anggotanya, nah hal inilah yang harus diwaspadai bersama. Maka kami juga tak tanggung-tanggung dalam melaksanakan kegiatan ini, kami menggandeng Pendiri NII Crisis Centre yaitu Ken Setiawan yang sangat faham sekali mengenai Radikalisme, cara perekrutan dan apa misi dari para pemilik faham tersebut, karena beliau merupakan mantan Panglima NII (Negara Islam Indonesia) yang sejak 2003 lalu sudah kembali untuk mengakui NKRI yang berlandaskan Pancasila dan tak bisa dipungkiri dari merekalah kita semua bisa menangkap para teroris karena kami dengan para mantan teroris bersinergi untuk bersama menjaga kedaulatan NKRI. Tuturnya.

Selain itu Captain (AKBP) DEDY PRAYUDY, M. Mar merasa  sangat bersyukur dengan atusias yang sangat tinggi  dari masyarakat yang merupakan peserta dalam kegiatan yang dilaksanakannya ini, bahkan salah satu perserta yang merupakan Tokoh masyarakat sangat menginginkan kegiatan ini akan bisa diadakan kembali dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian sarana Kontak  berupa Plakat Yang bergambar Pancasila serta isi dari Kelima Sila, Bendera merah putih, alat keselamatan pelayaran juga pemberian bingkisan sembako kepada masyarakat dan juga berlangsung penandatanganan Nota Kesepakatan bersama untuk menjaga Kedaulatan NKRI dengan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. (Madin/Idrs)