Rabu, Desember 8
Kamis, September 30
Bangunan Lab SD di Lampung Selatan diduga Ngawur
Lampung Selatan- Proyek Alokasi Dana Anggaran Khusus (DAK) pembangunan laboratorium Sekolah Dasar di Kecamatan Sidomulyo dengan biaya Rp. 1.019.303.009.63 yang pelaksanaannya sedang digarap di bulan September 2021 dan tersebar di SDN Seloretno, SDN 1 Sidodadi, SDN 3 Sidowaluyo, SDN 1 Sidorejo,SDN 1 Suka Banjar dan SDN 2 Campang Tiga diduga tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis) Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Saat media ini mengecek di salah satu lokasi proyek tepatnya di SDN 3 Seloretno nampak pembangunan laboratorium tersebut asal jadi, tidak sesuai RAB.
Salah seorang guru yang sedang berada di sekolah, saat dikonfirmasi namun namanya enggan disebutkan mengatakan, bangunan laboratorium SD itu sudah tiga kali ganti tukang bahkan material yang digunakan sepertinya tidak Berstandar Nasional Indonesia (SNI).
"Gak tau siapa yang ngeborong bangunan itu, tapi kerjaan itu sudah tiga kali ganti tukang, " katanya. Senin (27/9/2021).
Sementara, menurut sumber di percaya ,diketahui pelaksana lapangan kontraktor dipegang oleh surono.
"Namun saat ini surono sudah tidak lagi di lapangan, sekarang langsung dipegang bosnya ,namanya Yaman katanya sih orang bandarlampung.Dia juga jarang datang, kesini biasanya sore " kata salah seorang tukang yang enggan disebut namanya.
Lebihlanjut, saat yang bersangkutan dikonfirmasi melalui via telepon, Yaman mengaku sebagai pelaksana lapangan dari pihak kontraktor dengan nada sombong mengatakan,"Gimana bang,biasalah ini lagi gupek dan ruwet,gw ini hanya dilapangan.Banyak juga yang dapat kerjaan.Seperti yang di depan bangunan kita itu (bangunan perpusatakaan SD dan WC Kecamatan Sidomulyo red).Kalau gw di lokasi nanti gw kontek -konteklah "ucap Yaman . Selasa (28/9/2021).
Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan,Yespi Cory SH saat dikonfirmasi terkait berapa sekolah tahun ini yang dapat DAK dan berapa anggaran Dana DAK di dinas Pendidikan. Dirinya hanya menjawab"Belum tau, saya belum ada, Blm sempet. Masih banyak Pr di kantor dan agenda pak bupati, "katanya singkat. (ior)


