Ratusan Hektar Sawah di Wayhilau Terancam Gagal Panen
PESAWARAN, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Sekitar 500 hektar tanaman padi di, Kecamatan, Wayhilau Kabupaten Pesawaran terancam gagal panen akibat kekeringan. Saat ini sebagian padi kering, ada pula yang mati Jumat (27/7).
“Sudah satu bulan tidak turun hujan. Jadi padi kami sekarang sudah kering dan mati,” ujar salah satu Masyarakat (SK) 40 Kecamatan Wayhilau, Kabupaten Pesawaran.
Menurut (SK) kekeringan Sawah tidak adanya air hujan di Sawah mereka warga di Desa Mada jaya dan Desa Gunung Sari dengan luas 500 hektar terjadi pasca masa tanam, pertengahan Juni lalu. Padahal menurut prediksi petani, hingga Mei mendatang masih masuk musim hujan.
“Secara adat, biasanya ini musim hujan sampai bulan Mei. Tapi sejak pertengahan Juni, setelah masa tanam, tidak ada hujan. Mungkin sekarang karena perubahan iklim,” tuturnya.
Selama musim kemarau, sambung SK, sebagian petani yang memiliki biaya, mengambil air dengan mesin pompa dari sungai yang letaknya jauh.
“Biayanya besar. Satu hari habis ratusan liter minyak. Tapi kalau tidak punya modal dan mesin, hanya pasrah menunggu hujan,” jelasnya.
Saat ini warga berharap, Pemkab melalui Dinas Pertanian untuk dapat segera turun ke lokasi guna melakukan pendataan di Kecamatan Wayhilau,dapat memberikan solusi,"para petani dan bantuan mesin pompa air.
“Harapan kami ada bantuan pompa,dan untuk mengaliri air ke sungai, karena sumber air ada tapi jauh, harus menggunakan mesin,” tutupnya. (adi)




0 Comments: