TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Warga Pekon Penanggungan Bawah, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus. Dikejutkan dengan peristiwa kebakaran milik salah satu warga setempat, rumah yang berbahan anyaman geribik bambu dan papan yang merupakan material mudah terbakar, membuat si jago merah semakin ganas melahap rumah lama milik Sutak. Pada pukul 14.30 WIB.05/08/18.
Menurut Idi, tetangganya yang menjadi korban kebakaran itu, sedang membangun rumah baru permanen di bagian depan rumah yang terbakar. Sedangkan yang ludes dilahap si jago merah Minggu sore, adalah rumah lama di bagian belakang. Terbuat dari bahan geribik bambu dan susunan papan, sehingga sangat mudah terbakar.
" Itu dia (Pak Sutak) memang lagi ngebangun rumah baru pas didepan rumah yang terbakar. Itu yang kebakar adalah rumah lamanya. Kejadiannya tadi sekitar jam 14.30 WIB. Ludes rumah lamanya. Tapi alhamdulilah nggak ada korban jiwa atau luka-luka Mas," ujar Idi.
Kebakaran di rumah lama milik Sutak itu, di akibatkan oleh kelalaian pemilik rumah itu sendiri. Pasalnya saat sedang merebus air dia menggunakan tungku kayu bakar, pemilik rumah malah keluar untuk mencari cucunya yang sedang bermain.
"Pas lagi rebus air pakai tungku kayu, yang punya rumah keluar untuk mencari cucunya yang sedang bermain. Mungkin karena terlalu lama keluarnya, nggak ketahuan api yang dari tungku merembet keluar dan menjalar ke sekitar dapur. Karena kondisi rumah berbahan geribik dan papan, api sangat mudah menyebar dan membesar," ucap beberapa tetangga korban.
Melihat kobaran si jago merah dan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari rumah Sutak, warga setempat bersama-sama berjibaku untuk memadamkan api dengan dibantu alat seadanya. Sebab, armada Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus baru tiba di lokasi kebakaran sekitar 30 menit kemudian.
" Mobil damkar yang sampai di lokasi kejadian, sebenarnya api sudah hampir padam. Tinggal dikit lagi. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kebakaran di rumah milik Pak Sutak ini. Akan tetapi kalau kerugian material, pastinya ada," pungkas aparat pekon setempat. (Rudi)




0 Comments: