SPBU KOTAAGUNG AKUI PERTAMAX BERCAMPUR AIR PENYEBABNYA FAKTOR ALAM
TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.353.49 Kotaagung menanggapi perihal keluhan beberapa masyarakat kotaagung yang mobilnya tiba-tiba mendadak mati setelah mengisi bahan bakar di SPBU Kotaagung.
Menanggapi hal tersebut pihak yang mengaku sebagai pengawas di SPBU Di Kotaagung tersebut Wahid 31/10/18. mengakui bahwa, apa yang menjadi keluhan warga masyarakat tersebut telah diselesaikan dengan baik, antara pihak pemilik mobil dan pihak pengelola. penyebab pertamax dapat bercampur dengan air dikarenakan pihak SPBU sedang tahap pembuatan tangki pendam tempat penyimpanan BBM lalu datang hujan yang terus-menerus turun di kotaagung dan tangki pendam yang sedang dibuat oleh pihak SPBU dipenuhi oleh air hujan, sehingga merembes dan bercampur dengan pertamax.
" Namun Saat ini tangki tersebut telah kita kuras untuk dibersihkan dari sisa air yang masuk, yang memang merembes masuk, dan saat kita melakukan pengurasan ada sekitar 200 liter air yang masuk memenuhi tangki pendam tersebut, serta saat ini telah kita cek dan keadaanya kembali normal,"Ungkapnya.
Masih kata Wahid, Selama ini walaupun hujan sering turun kejadian seperti ini tidak pernah terjadi, sekitar kawasan SPBU memang rawan akan mata air, karena memang merembes dari tangki pendam yang saat ini sedang dilakukan pembangunan ditambah hujan yang deras yang beberapa hari ini mengguyur kotaagung. Dan pihak pengelola sudah menyelesaikan dengan pihak yang dirugikan, dan pengelola SPBU memang bertanggung jawab penuh dengan apa yang telah terjadi. dan dirinya menyebut telah melaporkan ke pihak pengelola hanya ada dua Mobil yang salah satunya milik anggota DPRD Tanggamus.
" Penyebabnya adalah Faktor alam, karena kondisinya tidak disengaja, dan hanya tangki pertamax yang kemasukan, sedangkan tangki yang lain aman, ini tidak disengaja gak mungkin kami jual air, masyarakat pasti komplen dari dulu, yang pasti kita tanggung jawab sepenuhnya, dan sebaiknya jika ada pengendara yang merasa dirugikan agar menemui pihak pengelola SPBU, agar bisa di klarifikasi dan ditindaklanjuti keluhannya,"Pungkas Wahid.(Rudi)




0 Comments: