TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Tanggamus sejak sore hari hingga malam, mengakibatkan meluapnya sungai Way Belu kecamatan kotaagung barat dan jebolkan tanggul yang selama ini apa kekhawatiran masyarakat sekitar tanggul benar terjadi.01/12/18.
Pasalnya bagaimana tidak, belum genap sebulan sungai way belu pernah jebol dan membanjiri 4 pekon yang ada disekitar tanggul, pemerintah daerah tanggamus melalui dinas terkait yaitu BPBD mencoba memperbaiki dua titik tanggul yang jebol dengan menurunkan alat berat namun selang beberapa hari exsavator tersebut ditarik untuk membantu bencana di kelumbayan. Sehingga proses perbaikan titik tanggul di way belu terganggu dan tidak dilanjutkan.
Tak ayal, akibat luapan dan jebolnya tanggul sungai Way Belu tersebut, empat Pekon di Kecamatan Kotaagung Barat terendam banjir. Keadaan semakin diperparah dengan jebolnya tanggul penahan air sungai Way Belu, didua titik terpisah, hingga air yang masuk ke pemukiman warga cukup deras dan meluas. Empat Pekon yang terdampak akibat luapan air sungai Way Belu tersebut adalah, Pekon Banjarmasin, Banding baru Pekon Kanyangan, Pekon Negara Batin dan Pekon Belu.
Menurut salah satu warga Pekon Kanyangan, Masri mengungkapkan, dua titik tanggul yang jebol yakni tanggul Sukamandi Bandingbaru Pekon Kanyangan dan Banjar agung Pekon Belu, hingga mengakibatkan air masuk ke pemukiman warga.
"Air sungai masuk kepemukiman warga diperkirakan sejak pukul 20.00 WIB, Ketinggian air di perkirakan setinggi setengah meter, namun karena hujan tidak kunjung reda hingga pukul 02.00 WIB air sudah mencapai 70 centimeter, atau sepaha orang dewasa ungkapnya, Sabtu (1/12).
Selain Masri, Aan Setiawan warga Pekon Negara Batin mengatakan, dilokasi Pekon Negara Batin air masuk kedalam rumah warga pada pukul 02.30 WIB setinggi sekira 30 centimeter, namun air yang mengalir dijalan raya Pekon tersebut cukup deras, dan jika hujan kembali deras, ketinggian air besar kemungkinan bertambah.
"Air tersebut merupakan aliran dari Pekon Kanyangan dan Pekon Banjarmasin, karena tanggul yang jebol di pedukuhan Sukamandi Pekon Kanyangan dan Banjar agung Pekon Belu, sementara letaknya lebih tinggi dari Pekon Negara Batin, sehingga mau tak mau airpun mengalir ke Pekon Negara Batin, dengan menyusuri badan jalan," katanya.
Sementara itu, Camat Kota Agung Barat Zulyadi Berharap agar Supaya pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Pemkab Tanggamus untuk dapat segera menurunkan alat berat eksavator untuk memperbaiki tanggul yang jebol, dikhawatirkan cuaca hujan yang bakal datang dapat mengakibatkan tanggul semakin parah.
"Hal itu untuk penanganan tanggap darurat, seperti menormalisasi sungai Way Gelang, Way Belu dan memperbaiki tanggul yang jebol," ujar Camat.
Lebih lanjut Zulyadi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang di titik daerah rawan banjir.
"Mengingat ini bulan musim penghujan jadi tolong waspada dan jika terjadi banjir susulan di harapkan untuk segera melakukan penyelamatan jiwa dan harta benda, seperti dokumen-dokumen penting agar ditempatkan di tempat yang tinggi," pungkasnya. (Rudi)





0 Comments: