TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Ada yang berbeda di hari jum'at ini, pasalnya beberapa pemuda-pemudi Remaja Islam Mushola Al.Ikhlas (Risma) dan berkolaborasi dengan Tim Peduli Mushola Al.Ikhlas (TPM) Dusun 5 Belpas Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting tengah mempersiapkan dan menyusun nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat seperti Lansia, pengemis, tukang parkir, Kuli Panggul, Pedagang, tukang ojek dan lain-lainnya disekitar lingkungan pasar Gisting Secara gratis.15/02/19.
" Jumat berbagi" itu yang menjadi tema mereka melaksanakan kegiatan ini. Selain mengajak masyarakat untuk bersodakoh guna menyisihkan juga membersihkan sedikit hartanya agar dapat berbagi dengan mereka yang kurang mampu dalam segi kehidupan. Ketua Kordinator Aksi bagi-bagi nasi bungkus yang juga Anggota TPM Al. Ikhlas Herdi disela kegiatannya menyampaikan bahwa, ini digagas agar bisa menggugah hati para dermawan khususnya Dusun 5 Belpas Serta dusun-dusun lainnya dipekon purwodadi mengingat sangat pentingnya untuk bersedekah.
" Ini dilakukan agar masyarakat mempunyai rasa kepedulian dengan sesama, masyarakat yang membutuhkan seperti mereka yang berprofesi sebagai pemulung, pengemis, kuli panggul dipasar, pedagang juga lansia.
Harapannya semoga gerakan ini dapat memotivasi warga dusun 5 Belpas yang lain, supaya mereka mau bersedekah dan bersama sama bergabung dengan kami membuat suatu program yang bermanfaat,"Jelasnya.
Tambah Herdi, Kegiatan yang di laksanakan hari ini tentang bagi-bagi nasi bungkus secara gratis ini, murni tanpa adanya tunggangan siapapun mau itu terkait Pilpres, Pileg partai politik, Ormas maupun organisasi apapun. Ini murni inisiatif warga Dusun 5 belpas yang membuat satu perkumpulan yang diberi nama TPM Al. Ikhlas serta bekerjasama dengan Pemuda-pemudi Risma anak-anak dari dusun 5 belpas agar membuat suatu kegiatan sosial yang bisa membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Para donatur yang menyumbangkan kegiatan ini tidak hanya berupa uang namun nasi bungkus ini juga bantuan dari warga dusun 5 Belpas.
" Hari ini kami telah menyiapkan 150 nasi bungkus yang akan kita bagikan kepada warga, untuk saat ini kami menyasar Pasar Purwodadi, dimana dusun 5 belpas berada dibelakang pasar. Kita coba dilingkungan kita dulu, karena terkendala anggaran dananya, Donatur yang selama ini membantu kami adalah warga asli dusun 5 belpas yang berdomisili di perantauan yang masih mempunyai kepedulian dengan tanah kelahirannya disini dengan menyisihkan hartanya serta donatur juga dari warga setempat, dengan memberikan bantuan berupa nasi bungkus,''ujarnya.
Masih kata Herdi, TPM Dibentuk pada bulan Mei tahun 2018, walau pun masih terbilang muda kiprah TPM sudah banyak membantu sesama walaupun baru sebatas lingkungan Dusun 5 Belpas seperti program Santun anda anak yatim piatu, santunan lansia, santunan orang sakit, santunan kematian, subsidi TPA, perawatan Mushola, dan jumat berbagi pembagian nasi bungkus gratis, dan terakhir yang telah digagas ada program baru subsidi pendidikan bagi anak-anak belpas yang kurang mampu. Karena selama ini masih menerapkan program ke warga lingkungan Belpas dan sekitarnya tidak menutup kemungkinan program-program TPM bisa di terapkan keluar pekon Purwodadi, karena masih terkendala donaturnya saja. Serta pemuda-pemudi Risma diajak kolaborasi dikegiatan ini guna untuk mengarahkan mereka ke kegiatan yang positif, apa lagi Narkoba jangan sampai mereka terjerumus karena sangat berbahaya.
" Awal terbentuk TPM karena ada salah satu tokoh agama masyarakat setempat yang meninggal dunia yang bernama Ustad Feriando yang semasa hidupnya memberikan pelajaran agama seperti mengaji bagi anak-anak belpas, Tokoh yang sangat dihormati serta sangat peduli dengan sesama, dirinya mengabdikan hidupnya hanya untuk memberikan ilmu agamanya kepada anak-anak, bahkan sampai menutup mata diusia 42 tahun almarhum tidak menikah, nah sepeninggal beliau warga merasa kehilangan terutama anak-anak maka dari itu beberapa warga berinisiatif membentuk TPM ini, untuk menghidupkankan kembali perjuangan beliau apa yang pernah diterapkan di Dusun 5 Belpas Pekon Purwodadi ini, dan semoga kedepan lebih baik lagi," pungkasnya.(Rudi)




Pada berita diatas tentang Jumat berbagi dialenia terakhir tertulis berdirinya TPM karena....itu salah penulisan dan tidak benar yang benar adalah TPM berdiri diinisiatori oleh 7 orang perantau asal pasar Purwodadi yang mengharapkan agar bisa membantu memajukan dusun 5 pasar Purwodadi Gisting Kab. Tanggamus lewat aksi sosial. Jadi tidak benar kalau TPM Al Ikhlas berdiri atas dasar yang dirilis diberita Jumat berbagi.Demikian rilis resmi dr TPM AlIkhlas Pasar Purwodadi Gisting Kab. Tanggamus Lampung.
BalasHapusTTD
Ketua TPM AL IKHLAS
Burhanudin