Rabu, April 3

BAWASLU SOSIALISASI PEMILU DENGAN ORGANISASI KEPEMUDAAN SE-TANGGAMUS


Tanggamus, www.lampungheadlines.comBadan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanggamus, kembali menggelar Sosialisasi Partisipasi Pengawasan Pemilu dengan melibatkan Kepemudaan Se- Kabupaten Tanggamus, pada pemilihan umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. 03/04/19.

Kegiatan yang gelar di Hotel 21 Gisting, dihadiri langsung, Ketua Bawaslu Kabupaten Tanggamus Dedi Fernando beserta jajarannya, didampingi juga Kordinator Divisi Hukum Bawaslu Provinsi Lampung Tamri,S.Hut.,MH, Hadir juga Mapilu Tanggamus, jajaran Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanggamus, Organisasi Mahasiswa dari PMII, PMI, Organisasi Islam, Organisasi Pemuda Muhammadiyah, KNPI, Pemuda Hindu, Pemuda Budha, Pemuda Kristen, dan Pemuda Katolik.

Ketua panitia pelaksana M. Al-Ashimi. mengatakan, jumlah peserta sosialisasi partisipasi Pemilu tersebut 50 orang, yang berasal dari organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan se Tanggamus.

"Kami berharap apa yang didapat dalam acara ini untuk dapat ditransfer kepada anggota yang lain agar pemilu berjalan secara demokratis dan berintegritas," katanya

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Tanggamus Dedi Fernando mengatakan, acara ini dilaksanakan agar seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Tanggamus dapat bekerjasama dalam melaksanakan pengawasan dan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pemilihan umum DPD, DPR, DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019 ini. Dan berharap dengan acara sosialisasi ini seluruh perwakilan organisasi dapat menyampaikan informasi kepada anggota yang lain.

"Pemilu harus kita jaga bersama.
Bawaslu ibarat hanya sekulit bawang, dengan menggandeng semua organisasi kepemudaan ini agar ikut bersama-sama mengawasi Pemilu 2019 ini, sehingga pengawasan jalanya Pemilu di masyarakat tidak melulu hanya dari Bawaslu, dan Memberi penyampaian kemasyarakat tentang apa saja yg tidak boleh dilakukan dalam proses Pemilu, agar ilmu yang didapat dari acara ini benar-benar menjadi sebagai Publik speaking," pungkasnya.


Anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung
Kordinator Divisi Hukum Bawaslu Provinsi Lampung Tamri,S.Hut.,MH turut menyampaikan bahwa, Bagaimana menciptakan pemilu sesuai keinginan rakyat, karena pesta demokrasi ini adalah hajat rakyat. Saat ini sudah ada banyak calon membagikan kaos, gelas, dan jilbab, karena memang sudah masuk tahap kampanye terbuka, Bawaslu ingin masyarakat yang melaporkan dan sampai saat ini belum ada masyarakat yang melaporkan, kita ingin pemilu ini bersih, jangan sampai membudaya, ini adalah kerja keras kita untuk merubah itu semua.

" Jika sang calon memberi uang, dan diterima oleh calon pemilih, Kedepan caleg tersebut tidak ada beban kedepannya, karena suara telah dibeli, maka dari itu tahapan seperti ini yang harus kita Sosialisasikan kepada masyarakat, agar tercipta pemilu yang bersih dan bermartabat,"singkatnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: