Selasa, April 2

BAWASLU TANGGAMUS SOSIALISASI PADA GENERASI MILENIAL TENTANG PILEG DAN PILPRES


Tanggamus, www.lampungheadlines.comBadan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Tanggamus Sosialisasi Peran aktif Generasi Milenial Pada pemilihan Umum DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan Presiden dan wakil Presiden Tahun 2019. Yang bertempat di Hotel 21 Gisting Kecamatan setempat. Selasa 02/04/19.

Kegiatan Dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Tanggamus, Dedi Fernando, dan dihadiri oleh Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Lampung Iscardo P. Panggar, Kepala Sekretariat Bawaslu Buang Rianto, Ali Ngafan, Ali Usman dan jajaran Bawaslu Tanggamus lainnya, Peserta terdiri dari Pemilih Pemula Masing-masing Dapil, serta anak-anak setingkat SLTA juga Perguruan Tinggi di Kabupaten Tanggamus. 

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Tanggamus mengatakan bahwa, para pemilih milenial adalah patner juga sebagai perpanjangan tangan bagi Bawaslu Tanggamus, artinya pihaknya mengajak semua pemilih muda untuk bersama-sama mengawasi Pileg dan Pilpres. Apa lagi gadget sangat cepat penyebarannya seperti berita berbentuk foto, video, atau pesan itu sangat cepat, dengan hitungan detik itu sudah sampai ke gadget masing-masing. Anak-anak milenial pastinya mempunyai media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain sebagainya, maka dari itu harus bisa membaca suatu konten maupun berita dengan baik. Karena tidak semerta-merta Bawaslu selalu mengawasi semuanya.

" Peran aktif teman-teman milenial, untuk mengawasi fungsi pengawasan, Minimal hal terkecil itu mengawasi hak pilihnya masing-masing, pastikan itu memilih yang benar, pilihlah pilihannya sesuai hati nurani. Dan jangan mengeshare suatu konten berita apa itu bentuk foto maupun video yang belum kita tau kebenarannya atau biasa disebut Hoax juga berita bohong, jangan sampai kita terkena undang-undang ITE,"Jelasnya.

Dedi Fernando berharap, kepada peserta pemilih pemula harus benar-benar seksama membaca dan menyebarkan berita-berita yang ada di gadget, jangan asal sebar begitu saja karena itu sangat berbahaya yang belum tahu kebenarannya, ada ahli yang dapat melihatnya. Lebih baik setelah mendapatkan ilmu yang telah diberikan dapat disosialisasikan kepada lingkungan masing-masing agar dapat memahaminya.

" Bijaklah dalam bermain sosial media dengan bijaksana, dan jangan lupa pada 17 april 2019  gunakan hak pilihnya, dan kami meminta atas nama lembaga Bawaslu jika ada dugaan pelanggaran pemilu kiranya bisa disampaikan dengan jajaran Bawaslu secara berjenjang, Bawaslu sendiri bukan hanya ada ditingkat kabupaten saja, ada juga ditingkat kecamatan, PPL, serta TPS ada pengawas TPS, sampaikan jangan khawatir karena kita mempunyai hak yang sama,"Pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Bawaslu Provinsi Lampung Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Iscardo P. Panggar menyampaikan, Bawaslu adalah pengawasan partisipatif karena menyadari personel Bawaslu tidak banyak, maka dari itu dengan melibatkan sebanyak-banyaknya orang termasuk anak-anak milenial untuk menularkan semangat pengawasan ditempat dirinya berkumpul seperti organisasi maupun di kampung tempatnya beraktifitas. Dalam strateginya sendiri  dengan menggandeng mahasiswa, Ormas, Serta generasi milenial lainnya.

" Dalam masa tenang nanti pun kita akan melakukan patroli dengan melibatkan masyarakat, karena musuh dari demokrasi adalah politik uang, nah bagaimana kita bisa menolak politik uang, kemudian tentang intimidasi, kita berharap masyarakat memilih dengan kesadarannya dengan rasionalisasi,  tidak di dipaksa, serta tentang hoax, ujaran kebencian, Sara itulah musuh kita bersama. Sehingga demokrasi kita berjalan dengan tertib dan lebih berkualitas,"katanya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: