Selasa, Juli 16

Dari Jual Petis Hingga Berangkat Haji

Foto: Tampak wajah bahagia Harji Wiranto dengan istrinya Surepni usai pulang dari ibadah haji.

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Raut gembira bercampur haru nampak terlihat jelas diwajah Harji Wiranto (75) dan istrinya Endang Surepni (65), warga Jl. KH. Dewantara RT. 001 RW. 005 Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

Kebahagiaan mereka karena penantian yang selama ini ditunggu untuk dapat berangkat menunaikan ibadah haji kini terjawab sudah.

Tahun 2012 lalu adalah awal dari sebuah harapan itu nyata, ketika ia mendaftar diri sebagai Peserta Haji, kala itu Babe sapaan akrab Harji Wiranto dikalangan teman dan para pelanggan petisnya, dengan modal uang 15 juta rupiah yang ia kumpulkan selama berjualan petis dan rujak, dengan sisa pembayaran yang tidak sedikit lagi, menjadi awal semangat baru baginya untuk dapat kembali mengais rezeki dengan kerja keras tanpa mengeluh disertai dengan do'a yang selalu babe panjatkan untuk dapat mencapai impiannya.

"Saya berjualan petis sejak tahun 1969 untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, apapun perkerjaan yang saya lakukan saya memiliki prinsip, dalam hal pekerjaan seberat dan sesulit apapun saya tidak akan mengeluh, dagang petis keliling kesana kemari tidak mengeluh saya dan saya pun tidak pernah menyerah, demi memenuhi kebutuhan, pepatah juga mengatakan dua hati jadi satu, maksudnya antara saya dan istri saya harus hatinya bersatu untuk berjuang bersama, berat sama dipikul ringan sama dijinjing, sesulit apapun kalau kami berdua ikhlas, insyaallah ada keberkahan", ungkap Babe kepada Media ini saat ditemui usai melaksanakan Walimah Haji di Musholla dekat kediamanya, Senin (15/07).

Ayah dari 6 orang anak ini pun menceritakan bagaimana awal keinginanya untuk pergi menunaikan rukun islam yang ke 5 yaitu ibadah haji, "Awal keinginan saya itu sekitar tahun 2009, jadi didepan rumah saya ini, sebelum ada bangunan, itu tempat untuk parkir orang yang mau berangkat haji dan pulang haji, karena dekat rumah saya ini adalah kantor bimbingan ibadah haji, saya setiap musim haji melihat bagaimana orang-orang ramai didepan rumah saya, saya ingat pesan pak Ustadz dimimbar , jika kita punya keinginan apapun jika dilakukan dengan ikhlas mudah-mudahan berkah dan pak ustadz juga berkata, siapa saja yang ingin menjadi tamu Allah untuk bisa menunaikan ibadah haji, bersalamanlah dengan orang yang baru pulang haji, disitu ada Keberkahanya, maka saya ikuti apa kata pak ustadz, sembari saya meminta do'a agar saya bisa naik haji", tutur Babe.

Babe melanjutkan "Alhamdulillah saya beserta istri saya yang seharusnya tahun 2021 berangkat oleh Allah dipercepat untuk saya pada tahun 2019 ini bisa berangkat ke tanah suci, sesulit apapun jika kita sungguh-sungguh sudah berniat insyaallah akan dimudahkan jalanya sepeti saya dan istri saya, walau hanya seorang penjual petis dan rujak, tapi setelah saya mendaftar kemudahan-kemudahan dalam saya mengais rezeki Nya saya amat begitu merasakan", tutup Babe. (Mr)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: