Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Ada yang berbeda pada aktifitas masyarakat Pekon batu patah Kecamatan Kelumbayan Barat Kabupaten Tanggamus pada selasa malam (14/10/19), puluhan warga tengah bahu-membahu memperbaiki jalan secara swadaya yang sudah rusak selama bertahun-tahun tanpa adanya perhatian pemerintah setempat.
Notabenenya jalan tersebut milik pemerintah Tanggamus, yang dibiarkan begitu saja sampai rusak parah serta berlubang, dan sering warga yang tengah melintas mengalami kecelakaan akibat jalan yang tak kunjung di perbaiki, apa lagi jalan ini adalah menjadi akses utama mobilitas masyarakat dalam kesehariannya.
Aksi perbaikan jalan secara swadaya ini, dipimpin langsung oleh syihabudin Felani selaku kepala pekon setempat, bersama dengan jajarannya mulai dari Kaur Pekon, Kepala Dusun, ketua RT, BHP dan puluhan masyarakat pekon batu patah. Perbaikan jalan tersebut dimulai dengan terlebih dahulu melakukan penimbunan jalan yang berlubang kemudian dilakukan pengecoran khusus badan jalan sepanjang 200 meter.
Sementara itu, kepala pekon Batu Patah Syihabudin Felani menyampaikan bahwa, dirinya beserta jajaran aparat pekon turun langsung mengerjakan jalan tersebut dan mereka tak sungkan-sungkan memegang cangkul bersama masyarakat. Menurutnya kerusakan jalan ini sudah cukup lama dirasakan masyarakat, sementara jalan ini adalah akses utama satu-satunya warga yanh bukan hanya warga pekon setempat namun masyarakat dari pekon-pekon lainnya, yang menghubungkan antar kecamatan dan akses ke ibukota kabupaten.
" Akses jalan ini sangat vital, atas dasar itu maka kami masyarakat pekon batu patah bergerak secara swadaya, kami unsur perangkat desa harus mendukung penuh giat ini, karena menyangkut kepentingan orang banyak bukan hanya warga batu patah saja melainkan kepentingan pengguna jalan lainnya, masyarakat sudah bersabar terlalu lama untuk menunggu dan tak ada kejelasan kapan akan di perbaiki," terangnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu warga Pekon Batu Patah solahuddin di lokasi perbaikan, jalan milik kabupaten ini ia bersama warga lainnya melakukan perbaikan ini secara swadaya, mulai dari pengadaan material pasir, semen dan lainnya, serta mengharapkan adanya perhatian dari Pemkab setempat agar peduli dengan mereka.
" Kami dapatkan dana untuk perbaikan ini dari sumbangan para pengendara yang melintasi jalan ini, selain itu juga dana didapatkan dari sumbangan para pedagang warung, Kios, dan pelaku usaha yang ada di Pekon Batu Patah dan sekitarnya, ini kami kerjakan sudah berlangsung selama dua malam ini, mengapa kami kerjakan pada malam hari, karena jika siang hari warga pada sibuk dengan aktifitasnya kesehariannya untuk pergi ke kebun masing-masing,"pungkas solahuddin. (Rudi)





0 Comments: