MUSRENBANG KECAMATAN KOTIM, FOKUS INFRASTRUKTUR DAN PEKON ODF
Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus tahun 2020, kegiatan ini dilaksanakan di Aula kecamatan setempat.
Hadir dalam Musrenbang ini Dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Tanggamus, Sekretaris Bappelitbang Yadi Mulyadi, Camat Kotaagung Timur Firdaus, Kepala Bidang (Kabid) Tata ruang dan bina jasa kontruksi PUPR Tanggamus Tonny Saputra, Sekretaris pendidikan Lauyustis, Kapolsek Kotaagung Mujiono, Danramil Kotaagung Kapten. Julian Abri, Uspika Kecamatan setempat, Pejabat pekon (Pj), serta masyarakat Kotaagung Timur.
Sekretaris Bappelitbang Yadi Mulyadi mengatakan bahwa, usulan masyarakat dari Kecamatan Kotaagung Timur, mulai dari infrastruktur jalan rusak, lalu pembangunan gedung pendidikan, mulai dari PAUD, SD, dan SMP, ada pula usulan dari masyarakat dari pekon sukabanjar yang berada di pesisir pantai jika air laut pasang maka ombak bisa naik ke jalan raya dan masuk kerumah warga serta meminta kepada pemkab untuk dilakukan cor beton pemecah ombak disana.
" Infrastruktur masih mendominasi dalam Musrenbang ini, seperti perbaikan jalan rusak di Dusun Cibodas pekon kampung Baru untuk menuju perkebunan warga, kemudian sekolah SMP Erlangga yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengkhawatirkan bagi siswa saat belajar mengajar usulanya sendiri adalah agar diperbaiki di dua gedung tersebut oleh pemkab dalam hal ini ranah dari disdik Tanggamus,"jelasnya.
Lanjut Yadi, lalu ada jalan rusak usulan dari pekon Umbul Buah Yang mengalami kerusakan yang cukup parah, serta jalan tersebut penghubung untuk menuju pekon mulang maya dan pekon sukabanjar, untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah melalui penguatan daya dukung infrastruktur dan konektivitas. Kemudian ada permasalahan dilahan pertanian masyarakat Yang mengalami aliran air kurang lancar untuk mengaliri persawahan sehingga dibutuhkan pembangunan drainase, ada pula yang mengusulkan dalam hal ini agar dibentuknya desa wisata akibat anjloknya harga buah seperti buah manggis dan durian, sehingga warga mengharap dikembangkan pekon menggala yang memiliki sentra buah ini bisa menjadi desa wisata.
" Banyak keinginan serta Usulan-usulan masyarakat pada saat musrenbang ini akan kita tampung, lalu kemudian akan kita sampaikan kepada pimpinan saat musrenbang Tingkat kabupaten, mudah-mudahan dapat terealisasi semua namun harus melihat kemampuan anggaran APBD Tanggamus, jika tak mampu maka akan dilakukan ajuan di perubahan,"ungkapnya.
Camat Kotaagung Timur Firdaus menyampaikan, prioritas dalam Musrenbang ini masuk dalam program bupati dan wakil bupati Tanggamus di 55 aksi desa asik, disamping menyampaikan usulan masyarakat yang masih berjibaku dalam infrastruktur, pihak kecamatan juga fokus dalam program agar kecamatan ODF, dan nanti dari pihak pekon dapat menganggarkan dari dana desa. Fisik seperti irigasi, jalan, akses menuju lahan perkebunan dan persawahan maupun pemukiman penduduk.
" Pembangunan jalan, Irigasi dan sebagainya akan kita pilah mana yang dapat di anggarkan dari dana desa atau dari pemerintah daerah, dan inilah saatnya kami sampaikan saat musrenbang, apabila bisa ditanggulangi dari dana desa karena masuk ranah pekon maka diserahkan kepada pekon masing-masing, beda lagi apabila milik Pemkab karena membutuhkan pagu cukup besar maka akan di usulkan kepada pemda,"kata firdaus.
Rata-rata usulan masyarakat fisik ini adalah jalan yang notabenenya milik Pemerintah daerah agar segera di lakukan perbaikan, beberapa titik jalan sudah di tinjau dan akan dilakukan perbaikannya di tahun ini, kemudian masalah pendidikan dirinya menghimbau kepada pihak sekolah untuk pro aktif menyampaikan data ke dinas pendidikan, terus dilakukan update terbaru kondisi sekolah, jangan menunggu rusak dulu baru laporan harus rutin karena tak selalu disdik turun kebawah.
" Kepada pihak sekolah agar terus selalu mengaupdate informasi terbaru terkait kondisi gedung sekolahnya, agar bisa menjadi bahan rujukan bagi disdik masuk dalam prioritas pembangunan mereka. Dan untuk kotim baru 3 pekon yang sudah ODF, target kami semua pekon di Kotaagung Timur dapat semua ODF sesuai dengan keinginan Bupati Tanggamus, "tandasnya. (Rudi)




0 Comments: