Tampilkan postingan dengan label finance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label finance. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 27

Produksi Masker dan APD, UMKM di Ambarawa Banjir Pesanan

Produksi Masker dan APD, UMKM di Ambarawa Banjir Pesanan

 Keterangan: Wabup Pringsewu DR. H. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., CA., CMA., (kanan_red) tengah mencoba hasil produksi UMKM di Kecamatan Ambarawa. (foto: Anton)

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Kabar baik datang dari Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Di saat kebutuhan masker dan Alat Pelindung Diri (APD) semakin meningkat seiring merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19), sementara di sana-sini terjadi kelangkaan masker dan kekurangan APD, sebuah UMKM di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung berhasil memproduksi barang-barang kebutuhan tersebut, dengan kualitas tidak kalah dengan produk pabrikan.

Taufik, pembuat APD di Kecamatan Ambarawa, Pringsewu, Lampung, mengatakan APD mulai diproduksi sejak maraknya wabah virus Corona, dengan memberdayakan karyawan dan warga pekon setempat. Dalam sehari mampu diproduksi sebanyak 500 masker, dan 200 APD, seperti baju pelindung (hazmat), sarung tangan, kaos kaki, dan lainnya.

Lebih lanjut dikatakan, APD ini banyak dipesan bukan saja dari wilayah Pringsewu, Lampung, namun juga dari daerah lain seperti Jakarta, Medan dan lainnya.   

Wakil Bupati Pringsewu DR.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA, mengaku senang dan bangga, kerana UMKM di Kecamatan Ambarawa  mampu memproduksi APD. Bahkan, pesanan  datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Medan, Jakarta dan daerah lainnya.

Pemkab Pringsewu, kata Wabup, Jumat (27/3/20), siap mendukung dan membantu agar usaha ini mampu berkembang, sekaligus dapat membantu mencukupi kebutuhan masker dan APD yang saat ini sangat dibutuhkan. (Red) 

Senin, Maret 9

Penyelenggaraan Kelas Kecantikan HARPI Melati Dibuka Bupati Pringsewu

Penyelenggaraan Kelas Kecantikan HARPI Melati Dibuka Bupati Pringsewu

Keterangan: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi didampingi Hj. Nurrohmah Sujadi dalam pembukaan Kelas Kecantikan Harpi "Melati" Pringsewu. (foto: Anton) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com – Menyambut HUT ke-11 Kabupaten Pringsewu, sekaligus HUT ke-3 Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia, DPC HARPI 'Melati' Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Kelas Kecantikan (Beauty Class).

Kegiatan yang diikuti 65 peserta dari sembilan kecamatan ini dibuka oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Hj.Nurrohmah Sujadi di Raja Pindang Resto, Wates Timur, Gadingrejo, Pringsewu, Ahad (8/3/20).

Turut hadir di acara tersebut, Kadis Kominfo Pringsewu Drs.H.Samsir Kasim, Plt Kadis P3AP2KB Drs.H.Sunargianto,M.Pd., Plt Kadis Pora dan Pariwisata Suchairi Sibarani, S.Pd., MIP, Ketua DPD HARPI Provinsi Lampung I.K.Junelis, serta Ketua DPC HARPI Pringsewu Fitri.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya berharap melalui kegiatan tersebut dapat tergali serta berkembangnya tata rias pengantin sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Sujadi juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut."Selamat ulang tahun yang ke-11 untuk Kabupaten Pringsewu, serta ulang tahun ke-3 HARPI Melati Pringsewu. Semoga semakin sukses, teruslah berkreasi dan berinovasi dengan tetap mempertahankan jatidiri," ujarnya. (Red) 

Minggu, Maret 8

Sambut HUT Pringsewu ke 11, Hotel Urban by Frontone Promo Diskon

Sambut HUT Pringsewu ke 11, Hotel Urban by Frontone Promo Diskon

Keterangan: Hotel Urban by Frontone Kabupaten Pringsewu yang berlokasi di Jalan Jend. Ahmad Yani nomor 999, Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung 35373. (foto: frontone.com)

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Urban Style by FrontOne merupakan hotel berkelas dan salah satunya hotel berstandar bintang yang ada di kota Pringsewu dengan mengutamakan pelayanan terbaik untuk memberikan kenyamanan setiap pengunjung yang datang, Urban Style by FrontOne memiliki 62 kamar 3 pilihan kelas, kelas Supperior, kelas Deluxe dan kelas Executive dengan dilengkapi fasilitas-fasilitas lain seperti, Urban kitchen Resto, Selfiespoy dan SpotBox Sky Lounge. Dengan lokasi yang terletak di pusat Kota Pringsewu sehingga sangat mudah sekali untuk mengakses tempat-tempat umum, diantaranya rumah sakit, kawasan kuliner, departemen store dan beberapa tempat lainnya.

Dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pringsewu ke 11 Hotel Urban by FrontOne berkontribusi dengan memberikan diskon untuk kelas Superior sebesar 50% dari harga publish dengan sarat dan ketentuan khusus untuk masyarakat kabupaten Pringsewu. Berbeda dengan kelas Superior kelas Deluxe juga memberikan promo Deluxe Packkage dengan diskon sebesar 43% yang diperuntukkan untuk pengunjung umum, pernyataan tersebut diungkapkan Sales Marketing Executive Ardi Triwibowo S.Kom saat ditemui media ini dilobi Hotel Urban by FrontOne, Selasa (3/3/2020).

"Dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pringsewu ke 11 Hotel Urban by FrontOne ikut berkontribusi dengan program promo special sebesar 50% dari harga publish adapun untuk harga normal kelas Superrior Rp 700.000 untuk satu kali chek in dan promo spesial ini berlaku dibuka tanggal 15 February sampai dengan tanggal 31 Maret 2020 dan untuk kelas Superrior memiliki syarat dan ketentuan khusus yang diperuntukkan untuk masyarakat Kabupaten Pringsewu dan bisa menunjukkan KTP sebagai bukti bahwa benar warga masyarakat Kabupaten Pringsewu" Jelasnya.

Hal senada juga disampaikan David Apriadi S.Pd FO Suvervisor, dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke 11 Hotel Urban memberikan diskon sampai dengan 50% dari harga publish untuk di 2 kelas yakni kelas Superrior dan kelas Deluxe dengan Syarat Dan Ketentuan berlaku.

"Salah satu bentuk kontribusi Hotel Urban by FrontOne dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke 11 dengan cara memberikan promo discon sebesar 50% untuk kelas Superrior dan diskon sebesar 43% untuk kelas Deluxe, misalnya untuk superior harga publish Rp 700.000, pengunjung hanya cukup bayar Rp 350.000 tapi dengan syarat bisa menunjukkan bukti sebagai warga masyarakat Kabupaten Pringsewu adapun untuk promo Deluxe Package diskon sebesar 43% dari harga publish Rp 800.000 berlaku untuk seluruh pengunjung" Ungkapnya.

"Dan khusus untuk tamu Hotel Urban by FrontOne kami dari pihak manajemen siap memberikan pelayanan yang terbaik, karena menurut kami kepuasan tamu ataupun pengunjung itu yang sangat kami utamakan" Tutupnya. (Mr)

Selasa, Maret 3

Derita Warga Rusaknya Jalan Pekon Bumi Arum, Tohirin: "Kepada Siapa Kami Harus Mengadu"

Derita Warga Rusaknya Jalan Pekon Bumi Arum, Tohirin: "Kepada Siapa Kami Harus Mengadu"

Keterangan: Tampak ruas jalan lingkar utara Kabupaten Pringsewu rusak dan sulit dilalui pengendara. (foto: Fai) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Ruas jalan lingkar utara Kabupaten Pringsewu yang menghubungkan Pekon Bumi Arum ke Pekon Rejosari rusak cukup parah dan sangat memprihatinkan.

Pekon Bumi Arum yang terbagi menjadi 3 Dusun dan memiliki pabrik penghasil beras padi yang dimana masyarakatnya rata-rata berpenghasilan sebagai petani juga tanam kebun dengan mobilisasinya menggunakan jalan alternatif tersebut merasa dianaktirikan.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pringsewu juga terkesan tutup mata.

Pasalnya pengakuan dari Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Bumi Arum Tohirin mengatakan setiap tahun hasil dari tingkat Musyawarah Dusun (Musdus) hingga sampai tingkat Musyawarah Kabupaten, keluhan terkait parahnya kerusakan jalan tersebut khususnya masyarakat di Pekon Bumi Arum selalu tidak terealisasikan dan hanya diberi harapan-harapan kosong, Selasa (3/2/2020).

"Ruas jalan lingkar utara Kabupaten Pringsewu ini sudah bertahun-tahun rusak parah sehingga baik masyarakat setempat maupun pengguna jalan merasa kurang nyaman, bahkan seringkali terjadi kecelakaan tunggal yang diakibatkan sulitnya jalan untuk dilalui", keluh Tohirin.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu warga yakni Ibu Novi, "disini jalan menuju ke Kantor Pekon Bumi Arum bertahun-tahun rusak dan sulit dilalui jadi bila ada keperluan ke Pekon mengurus surat-surat selalu khawatir, apalagi terkadang sering pengendara jatuh dari motor karena jalannya jelek ditambah pas sedang hujan jalan jadi banyak genangan air", ungkap warga setempat.

Sekdes Pekon Bumi Arum Tohirin meminta dan berharap supaya Pemerintah Kabupaten melalui Dinas terkait dapat mendengar aspirasi yang disampaikan oleh Masyarakat di Pekon Bumi Arum terkait ruas jalan Kabupaten yang rusak.

"Saya mewakili aspirasi masyarakat Pekon Bumi Arum berharap dengan sangat supaya Pemerintah Kabupaten melalui Dinas terkait mau mendengar dan memperhatikan kondisi jalan alternatif yang di keluhkan tersebut, karena Kami sebagai Aparatur Pekon sudah mengadukan aspirasi masyarakat dan bila hal ini tidak kunjung terealisasi entah kepada siapa lagi Kami harus mengadu", tutup Tohirin. (Mr)

Kamis, Februari 20

DEMI TETAP MENJAGA LINGKUNGAN HUTAN, DEMPLOT AGROFORESTRY DIRESMIKAN

DEMI TETAP MENJAGA LINGKUNGAN HUTAN, DEMPLOT AGROFORESTRY DIRESMIKAN

Keterangan: Kepala KPHL VIII Batu Tegi Ruchyansyah (tengah), dan Kabid Pengelolaan DAS dan RHL Kehutanan Lampung MD. Wicaksono (Putih), Kepala BPDASHL WSWS Idi Bantara (Kiri), tengah menunjukan bibit-bibit tanaman yang di semai di dalam hutan untuk para petani. (foto: Rudi)

Tanggamus, www.lampungheadlines.com  -Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) VIII Batu Tegi Kecamatan Airnaningan meresmikan Demontration Plot (Demplot) atau lahan percontohan di Register 39. Demplot ini rencananya bakal dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri Lestari yang merupakan petani pengelola Hutan Kemasyarakatan (HKm).

Selain itu dalam menjalankan Demplot Agroforestry ini para petani mendapat dukungan dari International Animal Rescue (IAR), kegiatan ini diresmikan oleh Plt Kadis Kehutanan Lampung yang diwakili oleh Kabid Pengelolaan DAS dan RHL, MD. Wicaksono, peresmian yang dilakukan dalam kawasan hutan di register 39. 20/02/2020.

Kepala KPHL VIII Batu Tegi, Ruchhyansyah mengatakan bahwa, tujuan dibuatnya Demplot di kawasan Register 39 adalah untuk melestarikan hutan dan merebilitasi hutan.

Peresmian demplot ini merupakan kerjasama antara  KPHl batu Tegi dan dan gapoktan Mandiri Lestari Dan di support secara penuh oleh Yayasan IAR. Kegiatan ini kedepan nanti sekaligus menjadi sebuah contoh budidaya agroforestry bagi petani, untuk inisiasinya sendiri dalam giat ini adalah KPHl batu Tegi dan didukung penuh oleh IAR sebagai pendamping secara intensifnya serta oleh BPDAS Lampung. ada beberapa bibit produktif yang diberikan oleh BPDAS, bibit sendiri diambil dari persemaian permanen di Kotaagung seperti kemiri.

” Demplot ini luasnya 10 hekrtare yang dikelola oleh Sembilan petani dibawah naungan Gapoktan Mandiri Lestari, adapun tanaman yang ditanam mulai dari Kemiri, Petai, Durian, Alpukat dan Jengkol. Harapannya Demplot ini menjadi penyangga blok inti register 39,” ujarnya.

Dilanjutkan Ruchyansyah bahwa dalam melakukan pembibitan dan penanaman, petani mendapat pembinaan dari IAR yang merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang concern pada pelestarian hutan dan satwa. “IAR awalnya concern pada satwa dilindungi, salah satunya kukang yang sekarang dihabituasi dikawasan hutan Batu Tegi, nah, sekarang mereka melebarkan sayap dengan turut peduli terhadap kelestarian hutan dan kesejahteraan petani. Harapannya IAR dapat terus mensupport para petani disini, sehingga petani sejahtera dan hutan terjaga,” ujar Yayan sapaan akrabnya.

Adanya Demplot di Kawasan Hutan Register ini, mendapat apresiasi dari Kabid Pengelolaan DAS dan RHL, Dishut Provinsi Lampung MD. Wicaksono.  Menurut dia, demplot dengan melibatkan masyarakat adalah hal yang bagus bagi pemberdayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. “Harapannya ini menjadi contoh  untuk petani lain disekitar hutan dengan memanfaatkan lahan yang terbengkalai,” ujar Wicaksono mewakili Plt Kadishut Provinsi Lampung, Wiyogo Suprianto.

Sementara, Kepala BPDASHL WSWS, Idi Bantara menyatakan siap mendukung penyediaan bibit bagi para petani yang ingin menanam disekitar hutan lindung. “ Adanya Demplot ini bagus, kami  berharap kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga hutan karena kuncinya ada pada masyarakat. BPDASHL sebagai fasilitator untuk penanaman dengan menyiapkan bibit untuk masyarakat agar dapat ditanam untuk mengembalikan fungsi hutan yang sebenarnya seperti tanaman produktif dan ekonomi sehingga masyarakat sejahtera dan bagian hulu sungai terjaga,” ujarnya.

Ketua Gapoktan, Mandiri Lestari mengakui bahwa, area Demplot tadinya merupakan lahan yang menjadi langganan masuk para perambah dan kerap dilakukan pengusiran oleh petugas. Namun hal itu sekarang tidak lagi, karena petani yang mengelola Demplot sekarang sudah resmi dan mendapatkan izin dimana diberi tugas untuk menjaga kawasan hutan agar tetap lestari.

“Awalnya dilahan ini sering menjadi masalah, soalnya berbatasan langsung dengan kawasan inti KPHL, beberapa kali petugas melakukan pengusiran, nah dengan adanya Demplot ini maka petani HKm  dijadikan kader konservasi untuk merawat dan menjaga hutan disamping itu juga nanti menikmati hasilnya,”tandas Eko.

Di sela-sela kegiatan ini juga dilakukan penanaman pohon kacang Macadamia oleh KPHL VIII Batu Tegi, Ruchhyansyah, Kabid Pengelolaan DAS dan RHL Kehutanan MD. Wicaksono, Kepala BPDASHL WSWS Idi Bantara serta perwakilan pihak yang hadir bahkan awak jurnalis pun ikut ambil bagian.

Peresmian Demplot sendiri dihadiri Kabid Pengelolaan DAS dan RHL, Dishut Provinsi Lampung MD. Wicaksono, Kepala Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung (BP DAS HLWSWS) Idi Bantara, Kepala KPHL VIII Batu Tegi Ruchyansyah, Ketua Gapoktan Mandiri Lestari Eko dan pihak dari IAR, Miftahul Huda, Siswa-Siswi Praktek Kerja Lapangan (PKL) SMK Kehutanan Bakti Rimba Kota Bogor serta masyarakat petani di airnaningan. (Rudi)