Bukti screen shot obrolan Monica dengan ketua Panwascam Pringsewu yang kuat dugaan adanya bawaan syarat permainan titipan
PRINGSEWU, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Panitia Pengawas kecamatan (Panwascam) Pringsewu membantah adanya formalitas titipan dalam perekrutmen calon Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) ditingkat pekon dan kelurahan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung 2018 yang dinyatakan lulus.
"Ya, ngapain titipan di cross cek saja kalau ada. Orang yang nggak kami kenal juga banyak. Kecuali PPL lama yang kami tahu track and recordnya,"ucap ketua Panwascam Pringsewu, Wiwid saat dikonfirmasi Radar Tanggamus melalui whatsaapnya, Minggu (7/1) kemarin.
Ia membantah adanya salah satu mantan tim sukses di pekon yang dinyatakan diluluskan untuk menjadi PPL.
"Sudah ditelusuri dan kami tahu koordinatornya siapa. Kami dalam mekanisme sudah pas, kalau ada pihak-pihak yang keberatan ya ayok kita bersama klarifikasi,"kilahnya.
Sementara itu, Monica salah satu peserta calon PPL yang mendaftar menilai perekrutan PPL syarat permainan formalitas titipan bawaan langsung dari masing-masing Komisioner Panwascam Pringsewu Hal ini terbukti dari screen shot obrolan Monic melalui whatshap langsung dengan ketua Panwascam Pringsewu, Wiwid meminta untuk cepat-cepat mendaftar sebelum bawaan komisioner Friska mendaftar.
"Yang jelas saya punya cukup bukti screen shoot langsung obrolan dengan Wiwid melalui WA dalam perekrutan PPL di Panwascam Pringsewu hanya formalitas,"tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas (Panwaskab) kabupaten Pringsewu, Aziz Amriwan, M. Si saat dikonfirmasi mengaku akan segera memanggil Panwascam Pringsewu terkait rekrutmen PPL.
"Nanti kita panggil Panwascam Pringsewu untuk klarifikasi terkait pemberitaan di media seputar rekrutmen PPL,"singkatnya.
Untuk diketahui seperti diberitakan sebelumnya, Perekrutmen calon Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) ditingkat pekon dan kelurahan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung 2018 yang dinyatakan lulus oeh Panitia Pengawas kecamatan (Panwascam) Pringsewu diduga banyak syarat titipan.
Pasalnya, calon PPL yang dinyatakan lulus salah satu mantan tim sukses pasang calon bupati dan wakil bupati Pringsewu 2017 lalu. Selain itu adanya sengaja dalam perekrutan seleksi perekrutmen di 2 pekon masih satu ikatan suami istri atau keluarganya sistem lawan bayangan.
Menurut, Salah satu calon PPL Yanto, menilai perekrutan calon PPL ditingkat pekon dan kelurahan yang dilaksanakan banyak kejanggalan dilakukan Panwascam Pringsewu.
"Calon PPL di salah satu pekon 2 orang pendaftar masih suami istri yang dinyatakan lulus suaminya. Bahkan ada yang mantan tim sukses pasangan calon pada Pilkada 2017 lalu diloloskan menjadi PPL. Sehingga, kinerja calon PPL dipertanyakan pasti tidak akan netral dalam melaksanakan tugas pengawasannya,"ucapnya, Kamis (4/1)
Ia menilai perekrutan calon PPL pada Pilgub 2018 yang dinyatakan lulus dilaksanakan sengaja pilihan teman orang-orang terdekat komisioner panwascam Pringsewu.
"jadi, yang masuk calon PPL dinyatakan lulus merupakan teman-teman terdekatnya saja. Tanpa melihat dari track recrod rekam jejaknya pengalamnya,"ucap Yanto mantan PPL periode 2017.
Hal senada juga disampaikan Monica mengaku tidak profesional perekrutan PPL pada Pilgub 2018 yang dilaksanakan Panwascam merupakan orang titipan.
"Karena, calon PPL yang diterima orang-orang wajah baru masih baru rekam jejak pengalaman di pemilu belum pernah ada ko bisa diterima. Sehingga, menunjukan dalam Perekrutmen calon PPL merupakan orang-orang titipan, apalagi ada yang mantan Tim Sukses ko bisa masuk diterima,"ucapnya. (Yuda)




0 Comments: