Selasa, April 17

Peringati Dirgahayu Pol PP, Tampilkan Simulasi Dan Atraksi


METRO, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COMPemerintah Kota Metro Gelar Upacara sekaligus dalam memperingati Dirgahayu HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-56, serta penyerahan bantuan CSR Kota Metro dari PT. Bank Lampung dan PT. Sekawan Chandra Abadi, berlangsung di Samber Park Kota Metro, Selasa (17/04/2018). 


Saat seusai Upacara berlangsung, Satuan Polisi Pamong Praja menampilkan simulasi demi simulasi saat mengamankan Walikota (Kepala Daerah) dan juga saat mengawal Pilkada, berikut menampilkan atraksi-atraksi yang menegangkan. Begitu juga dari Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menampilkan simulasi saat mengamankan keadaan yang memanas saat di TPS, serta dari Pemadam Kebakaran menampilkan simulasi saat memadamkan rumah yang terbakar dan memberi himbauan tentang menyigapi Tabung Gas saat menyala api dari pangkal tabung dengan tenang. 


Upacara HUT Satpol PP ke-68 dan Satlinmas ke-56 yang mengambil tema “Satpol PP dan Satlinmas siap mengawal Pilkada serentak 2018” tersebut diawali dengan pembacaan sejarah Polisi Pamong Praja oleh Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro, dan dilanjutkan dengan Pemeriksaan Pasukan yang dilakukan langsung oleh Walikota Kota Metro.

Walikota Kota Metro, Achmad Pairin, mengungkapkan saat seusai Upacara, atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kepada Pol PP dan Linmas, dan tadi juga sudah dijelaskan bahwa selain tugas-tugas pokok yang selama ini dilakukan, ada tugas yang menjadi tugas tambahan mereka, yaitu tentang Pilkada. Lalu dalam Pilkada ini, Pol PP dan Linmas, baca aturannya dengan prihal netralitas yang pertama, yang kedua melaksanakan tugas dengan baik, dan tadi telah menampilkan atraksi, saya mengucapkan terimakasih, ungkapnya. 

Yang selanjutnya sekali lagi saya tegaskan, kepada semua Pol PP, ini harus diadakan kegiatan rutin untuk bela diri, itu betul-betul menguasai tugas pokok mereka. Bukan untuk gagah-gagahan, bukan untuk berkelahi, tetapi untuk keselamatan Daerah, keselamatan tugas dan keselamatan pribadi yang bersangkutan. 

Mengenai pemukulan terhadap anggota Pol PP yang dilakukan oleh anak jalanan (anjal),
"itu juga tidak boleh mereka membalas untuk memukul balik, semua yang dimiliki oleh Pol PP teknis menghindar, dan dalam hal bentuk perhatian dari Pemerintah terhadap anggota Pol PP yang menjadi korban pemukulan, itu kalau kita sesuai ASN saja dengan mengikuti aturan yang ada, namun untuk evaluasi kinerja Pol PP Kota Metro saat ini bagus, bagus, bagus, dan kami tidak boleh memanjakan, karena itu anak-anak saya, dan tugas pokok dia itu, jadi tidak perlu bantuan apa-apa, dan masalah berobat kan mereka sudah tergabung dalam BPJS," jelas Walikota Kota Metro, Achmad Pairin. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Metro, Imron, menjelaskan bahwa kegiatan ulang tahun ini memang dilaksanakan setahun sekali, mulai dari tingkat Nasional di Kalimantan Selatan dan saya hadir, lalu tingkat Provinsi di Kabupaten Pringsewu, kemudian sekarang ditingkat Kabupaten/Kota. 

Pada umumnya kalau HUT Pol PP itu pada Bulan Maret, dan Linmas itu dibulan April. Tapi keduanya ini selalu bergandengan antara Sat Pol PP dan Satlinmas, maka diadakan Upacara secara serentak. Namun Upacara-upacara seperti ini memiliki tema yang berbeda-beda, seperti Tahun ini temanya "Mengawal Pelaksanaan Pilkada Serentak" artinya kita membantu apa yang disampaikan dari KPU dan Panwas kepada kita, lalu kita back-up, sama seperti apa yang ada dalam penyampaian sambutan yang dibacakan Bapak Walikota tadi dari Kementrian Dalam Negeri, bahwa berkaitan dengan APK (Alat Peraga Kampanye) dan sebagainya itu menjadi urusan Pol PP, diback-up oleh Panwas dan KPU, jelas Imron. 

Kedepan, memang Pol PP itu menjadi ujung tombak Pemerintah Daerah, kami sudah mendapat petunjuk dari Kemendagri, bahwasannya tidak boleh lagi anarkis, arogan tidak boleh, maka teman-teman dari masyarakat berpendapat bahwa kita tidak tegas, bukan tidak tegas, kita refreshif yakni kita selalu adakan komunikasi. Seperti contoh rumah makan Ampera, secara perlahan kita ajak komunikasi, sekarang dia sudah mau pindah, itu yang kami kedepankan. Jadi kita tidak kontra dengan masyarakat, tetapi kita menyelesaikan masalah secara baik, tentunya komunikasi dari hari ke hari, itulah harapan kita. 

Sambung Imron, prihal terhadap anak jalanan (anjal) itu sempat ada keluhan di medsos, akhirnya kita jadwalkan untuk setiap sore Anggota kita untuk siap siaga pada persimpangan jalan (Perempatan). Namun untuk tempo malem kemarin itu, anggota kita mengalami kejadian yang sedikit na'as, anggota kita hanya sedikit yaitu 3 orang, dan anak jalanan itu ramai sekitar 15 orang, akhirnya terdapat adu fisik pada saat itu, lalu anggota kita akhirnya mengalah, dan alhamdulillah dapat kita selesaikan secara hukum tentunya, divisum, kemudian kita laporkan kepada pihak Kepolisian, paparnya. 

Untuk upaya kedepannya, seperti Bapak Walikota tadi berpesan kepada saya,
"Pak imron, tolong SDM kalian ditingkatkan, kesatu anak buah untuk olah fisik harus ada, anak buah anggarkanlah untuk bela diri dan sebagainya, untuk PBB dilatih terus-menerus dengan dianggarkannya juga, kemudian jika ada hal yang masih kurang pas dan sebagainya segera diusulkan, saya kira dari Pemkot respon dalam hal ini. 

Dan saya berpesan kepada Polisi Pamong Praja, yang pertama menyelesaikan masalah harus ada solusi, jangan sampai dalam menyelesaikan masalah malah muncul masalah baru. Dan untuk Pemadam Kebakaran, "Pantang, sebelum api padam kita kembali," tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro, Imron. (Chard)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: