LAMBAR, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat berencana akan membuka taman baca di lokasi Taman Kota Liwa Hamtebiu. Agar masyarakat di setiap wilayah di Kabupaten setempat untuk dapat membentuk komunitas baca atau ruang untuk membaca, Hal ini dilakukan guna mendukung dan menyukseskan Lampung Barat sebagai Kabupaten literasi.
Saat ditemui di ruangannya, Kamis (3/5/2018), Saripan Halim memaparkan keinginannya untuk membangun ruang membaca atau pos baca yang nantinya akan dikelolah oleh komunitas baca.
Pihaknya memilih membuka cabang perpustakaan di lokasi tersebut karena lokasi itu cukup strategis dan banyak dikunjungi masyarakat. Apabila ada tempat khusus yang sudah permanen maka taman baca di lokasi itu bisa buka seharian penuh. "Karena dengan adanya sarana itu maka dari itu saya berharap adanya komunitas baca, Hal ini bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat melalui taman baca yang di kelola oleh komunitas tersebut," kata dia.
Keinginannya itu adalah dalam rangka meningkatkan minat baca bagi masyarakat Kabupaten Lampung Barat Khususnya agar menambah pengetahuan dan wawasan melalui kegiatan Komunitas gemar membaca ini.
"Kita berharap agar masyarakat disetiap sudut bisa memunculkan ide-ide dari membaca, dengan cara membentuk media atau komunitas gemar membaca di setiap lingkungan yang dilengkapi dengan setruktur kepengurusanya sendiri ," Tambah Saripan.
Bukan hanya itu, Pembentukan komunitas sudut baca itu nantinya sangatlah baik terutama untuk meningkatkan minat baca seseorang yang pada akhirnya akan menambah wawasan lebih bagi masyarakat itu sendiri.
Pembentukan komunitas baca ini juga diyakini akan membangkitkan gairah baca bagi masyarakat terutama bagi kalangan pelajar maupun masyarakat umum pada lingkunganya. Pihaknya, kata dia, siap memfasilitasi jika ada yang membutuhkan terkait rencana pembentukan komunitas baca tersebut.
Menurutnya, pembentukan komunitas baca ini diyakini akan memberikan manfaat lebih, daripada anak-anak lebih disibukan dengan permainan game dengan menggunakan handphone yang tentunya akan mempengaruhi minat belajar bagi anak-anak. "Dengan adanya sudut/pos baca yang dibentuk masyarakat seperti komunitas dilingkunganya, maka diyakini akan banyak anak-anak yang datang untuk menggunakanya," harap Kadis Perpustakaan dan Kearsipan , Saripan Halim. (Dnl)




0 Comments: