Jumat, September 28

Dispusarda Metro Rangkul Berbagai Elemen Masyarakat Dalam Peringati HKP


METRO, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro menyampaikan laporannya serta menjelaskan terkait literasi pada peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Kota Metro, Kamis (27/09/2018).


Berdasarkan laporan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Syachri Ramadhan, menjelaskan bahwa tema dari kegiatan ini adalah memasyarakatkan budaya literasi guna mendukung serta mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. 

“Dengan tujuan menumbuh kembangkan minat budaya baca, kepada masyarakat sekaligus ajang promosi dan pengenalan pemanfaatan perpustakaan-perpustakaan sekolah dan rumah pintar Kelurahan yang ada di Kota Metro. Menumbuh kembangkan kecintaan membaca, menulis dan berbicara bagi para pelajar dan masyarakat umum. Sehingga kedepan mampu menghasilkan kreatifitas  yang membanggakan Kota Metro,” tuturnya.

Syachri juga menambahkan terkait Literasi itu sendiri dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, yaitu literasi nasional. Gerakan literasi Nasional itu dimulai dari yang pertama gerakan literasi keluarga yakni membiasakan dari segi membaca dan menulis. Selanjutnya bagaimana dari Sekolah-sekolah untuk menggalakkan literasi Sekolahnya, kemudian melakukan literasi masyarakatnya dengan baik, terang Syachri Ramadhan.
Pada kesempatannya, Suwanda sebagai yang mewakili panitia pelaksana menjelaskan bahwa mereka mebyadari bahwa semua itu dilakukan dari masyarakat, sehingga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro berkolaborasi dengan Komunitas-komunitas, masyarakat Metro pada umumnya.
"Maka dari itu kami syukuri acara ini berjalan dengan ramai, karena apapun itu kalau tak ada dukungan dari masyarakat tak akan seramai ini dan meriah seperti ini, yang kemudian mereka semua baik komunitas, Sekolahan serta Kantor Dinas itu duduk dan berembuk bersama. Karena juga kami inginkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro ini merangkul seluruh element masyarakat, baik Dinas, baik Swasta, Komunitas-komunitas, masyarakat yang sering nongkrong, itu kami rangkul dan ajak semua, termasuk pula dari ojek online seperti Grab saja masuk," jelas Suwanda. (chard)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: