Rabu, Oktober 17

ANGGUR BERFORMALIN, BUPATI TANGGAMUS AKAN KORDINASIKAN DENGAN DINAS TERKAIT


TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Masyarakat Kabupaten Tanggamus akhir-akhir ini dibuat resah dengan maraknya buah anggur merah mengandung formalin, walau belum ditemukan di tanggamus, masyarakat tetap resah, lantaran dikhawatirkan kemungkinan peredarannya akan masuk ke kabupaten Tanggamus. seperti yang sudah diketahui sudah beredar di Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu.

Bahkan Pemkab pringsewu melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan setempat sudah melakukan uji laboratorium guna memastikan kebenarannya. Hasilnya sungguh mengejutkan. UPT Diskes Pekon Wates buah anggur itu mengandung bahan sangat berbahaya yaitu formalin. yang mana formalin notabenenya digunakan untuk mengawetkan mayat manusia.

Menanggapi fenomena beredarnya anggur merah berformalin di Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran ini, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. saat di confirmasi ketika peresmian GSG Pekon Gisting Bawah, angkat bicara. Bupati menegaskan, secepatnya dirinya akan memanggil instansi terkait untuk berkordinasi dan melakukan pencegahan dini, masuknya anggur merah berformalin atau produk-produk berbahaya lainnya ke Tanggamus.

" Terimakasih atas informasinya. Kami juga sudah memantau peristiwa ini setelah heboh di Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran. Kami akan panggil instansi terkait untuk berkoordinasi. Terutama untuk melakukan upaya pencegahan dini masuknya anggur merah berformalin, atau produk-produk berbahaya lainnya ke Tanggamus. Jangan sampai lagi-lagi masyarakat yang menjadi korban keculasan orang-orang serakah. Semoga buah anggur berbahaya itu tidak ditemukan di kabupaten kita,” ujar Dewi Handajani, Rabu (17/10) sore.

Dirinya juga mengimbau, agar masyarakat Kabupaten Tanggamus berperan aktif dalam kondisi ini. Artinya, jika menemukan kecurigaan terhadap sebuah produk yang diperdagangkan atau dijual bebas, segera melapor. Sebab jika hanya mengandalkan pemerintah, hasilnya pasti kurang optimal. Dengan demikian, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan.

”Saya percaya, masyarakat Tanggamus ini sudah menjadi manusia yang selektif dan berhati-hati dalam segala hal. Sehingga selain berperan aktif, kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam membeli atau mengkonsumsi sesuatu. Jangan selalu terkecoh dengan harga yang murah. Namun harus selektif dan jeli, dalam memilih makanan atau pun buah-buahan," Ujar Dewi Handajani. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: