TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Pasca Banjir bandang menerjang Kecamatan Kelumbayan dan Kelumbayan barat Kabupaten Tanggamus, Berbagai pihak mulai bupati tanggamus, Dinas, Organisasi vertikal dan lain-lainnya, turut andil dalam mendonasikan bantuan untuk meringankan beban para korban bencana.
Begitu Juga yang akan dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan catatan sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Tanggamus, Masyarakat korban bencana yang menjadi korban banjir bandang di dua kecamatan tersebut bukan hanya kehilangan rumah dan harta berharga. Surat-menyurat seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga juga hilang pada saat banjir menerjang rumah mereka.
Kepala Dinas Disdukcapil Tanggamus Syarif Husin mengungkapkan bahwa12/11/18, Disdukcapil tanggamus akan berkordinasi kepada kecamatan yang terkena dampak banjir seperti Kecamatan kelumbayan dan kelumbayan barat lalu oleh camat setempat akan langsung di sosialisasikan ke setiap pekon untuk mengecek jumlah penduduk yang kehilangan dokumen surat adminitrasi negara seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan Akte Kelahiran.
" Tadi sudah ada Camat yang kordinasi ke kami terkait surat dokumen berharga masyarakat yang hilang akibat banjir bandang seperti KK, KTP dan Akte kelahiran. Dan mereka masih akan ke lapangan untuk mengecek jumlah pasti masyarakat yang kehilangan dokumennya. Kita jugakan meminimalisir agar tidak ada penduduk yang mengaku-ngaku masyarakat tanggamus,"Ujarnya.
Lanjutnya, setelah ada laporan jumlah pasti dari kecamatan, pihaknya akan mengecek verifikasi di basis database di disdukcapil masyarakat yang telah melakukan perekaman KTP. Dan sampai hari ini pihak disdukcapil belum menerima surat laporan terkait kehilangan dari delapan pekon di Kecamatan Kelumbayan dan enam pekon di kecamatan kelumbayan barat.
" Mungkin Kecamatan tengah sibuk mengurus para korban, tapi tetap Surat dokumen yang hilang itu tetap jadi prioritas kami, apa lagi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mana sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu di tahun 2019, kami menargetkan itu. bagaimana caranya masyarakat korban banjir dapat melakukab pemilihan,"katanya.
Tambah syarif husin, Apabila harus diperlukan Pihaknya akan terjun langsung ke lokasi para korban terdampak banjir untuk jemput bola, agar masyarakat dapat langsung dapat diberikan pelayanan pembuatan surat dokumen yang telah hilang akibat banjir bandang yang menerjang pemukiman mereka. (Rudi)




0 Comments: