Minggu, November 4

Penemuan Mayat Didepan Ruko Beserta Obat-obatan, Diduga Alami Penyakit


METRO, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM Aktivitas warga Kota Metro dicengangkan oleh  penemuan mayat pada pagi hari tepat didepan suatu Ruko yang tak jauh dari pusat Kota, Minggu (04/11/2018) pagi hari, sekira pukul 05.30 . 

Kapolres Metro, AKBP Umi Fadilah Astutik, yang diwakili oleh Kapolsek Metro Pusat, AKP Suhardo, menjelaskan awal kronologi penemuan mayat tersebut bahwa tepat pada ruko Electric, yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman no. 89 kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Diketahui identitas korban berinisial A (65), bertempat tinggal di Jalan Sudirman gang setia budi, RT. 007 RW. 002 Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Suhardo juga mengungkapkan, awal kronologi penemuan mayat tersebut, pada Hari Minggu Tanggal 04 November 2018 sekira pukul 05.30 Wib, saat saksi DS (68), saat di Jalan Jenderal Sudirman no. 89 Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, melihat ada seorang laki laki dengan posisi terlentang dengan menggunakan pakaian lengkap berikut mengenakan jaket, tidak lama kemudian warga mulai berkumpul lalu warga membangunkan pemilik ruko, atas inisial S (43), lalu peristiwa tersebut disampaikan pada pihak kepolisian. 

Lanjutnya, bahwa pihaknya segera melakukan Langkah-langkah sebagai berikut :

1. Pihak Polres Metro dan Polsek Metro Pusat melakukan cek dan olah TKP penemuan mayat, dengan hasil bahwa benar telah ada satu jenazah dalam posisi terlentang lalu di TKP didapatkan obat-obat resep dari medis.

2. Dilakukan pengumpulan keterangan dari Saksi-saksi bahwa korban merupakan penjaga malam sejak 2008 sampai dengan sekarang dan riwayat medis mengalami sakit diabetes dan darah tinggi. Dan terakhir kali didapatkan bahwa korban sering mengalami jatuh.
Posisi korban sebelum meninggal melaksanakan kegiatan jaga malam di Ruko milik Sinta, di Jalan Jenderal Sudirman no. 89 Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat.
Kemudian melakukan jaga malam diruko tersebut seorang diri, lalu terakhir kali korban terlihat pada hari minggu tanggal 04 november 2018 sekira jam 04.00 Wib masih tidur diatas kursi panjang yg terbuat dari bambu. 

3. Menghubungi pihak keluarga
4. Membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum A. Yani Kota Metro untuk dilakukan visume dan outopsi, tetapi pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi.

5. Melakukan koordinasi dengan pihak dokter yang melakukan visume untuk Hasil sementara ada tidaknya luka luar yang dialami oleh korban.

"Untuk rencana tindak lanjutnya kami dari pihak kepolisian akan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan pamong setempat untuk penyerahan jenazah korban," terang Kapolsek Metro Pusat, AKP Suhardo mewakili Kapolres Metro, AKBP Umi Fadilah Astutik.  (chard)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: