Sabtu, November 3

SIMULASI GEMPA DAN TSUNAMI. DEWI : TIAP DESA HARUS DIBENTUK RELAWAN TANGGAP BENCANA


TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COMBadan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Mengadakan Simulasi tanggap bencana Gempa dan Tsunami dengan masyarakat di dua kelurahan. Kelurahan Baros dan Pasar Madang serta siswa-siswi SDN 3 Pasar Madang, Kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah setempat.

Hadir dalam Kegiatan Simulasi ini, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM, Asisten III Bidang Pemerintahan Firman Ranie, Kalak BPBD Romas Yadi,S.Sos, Danramil Kotaagung Kapten Inf. Julian Abri, Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis, Lurah Baros Aguslan,S.Sos, Lurah Pasar Madang dan Kuripan, serta para relawan tanggap bencana.

Dalam Sambutannya Bupati Kabupaten Tanggamus Hj. Dewi handajani SE.MM menyampaikan bahwa, masyarakat harus dapat selalu siap dalam menghadapi bencana yang mungkin saja bisa terjadi di lingkungannya.
edukasi kesiap siagaan masyarakat terhadap bencana. Dan ini harus perlu di simulasikan akan bisa membuat aksi respon yang cepat, jalur dan rambu-rambu evakuasi harus baik, masyarakat juga harus tahu apabila sirine tanda bahaya berbunyi, dimana mereka harus bereaksi dengan cepat dan tidak boleh dalam keadaan panik, maka dari itu kegiatan simulasi dilakukan agar masyarakat tau apa yang dilakukan apabila terjadi bencana.

" Pemkab tanggamus selalu mendukung penuh kegiatan simulasi seperti ini, tentunya daerah yang rawan berpotensi bencana serta sangat beresiko harus dibentuk relawan tangguh bencana, Saya berharap disetiap desa/pekon terbentuk relawan tangguh bencana, Seperti Destana (Desa tangguh bencana)," Ungkapnya.

Lanjut Dewi, Memang ada bencana yang tidak bisa kita duga seperti tsunami, namun ada bencana yang kita ada atau andil didalamnya, Banjir dan sebagainya maka dari itu masyarakat dihimbau seperti jangan buang sampah sembarangan, masuarakat harus bisa menjaga lingkungan sekitarnya dan juga masyarakat harus memgetahui jalur evakuasi serta diharapkan kepada kepala-kepala Pekon yang memiliki wilayah berpotensi tinggi terjadi bencana dapat membentuk relawan 
Destana di pekon masing-masing.

" Pemerintah Kabupaten Tanggamus siap mendukung dan memberikan program-program dalam rangka menyelamatkan dan mengamankan warga masyarakat tanggamus dari bencana. Jika kita memahami supaya kita dapat mengurangi dampak timbulnya korban dalam suatu bencana,"Ujar Dewi.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tanggamus Romas Yadi saat di confirmasi mengatakan, Kegiatan simulasi bencana gempa dan tsunami ini dihadiri relawan dari dua Kelurahan Baros dan Pasar Madang dengan berjumlah personel 60 orang ditambah Siswa-siswi Sekolah Dasar dengan jumlah keseluruhan 200 orang. Kegiatan ini memang difokuskan kepada anak usia dini, dan BPBD mengajak para relawan agar mereka bisa menyampaikan pada masyarakat luas tentang siap siaga dalam menghadapi bencana seperti Gempa dan tsunami. 

" Tadi Ibu Bupati sudah menyampaikan jalur-jalur yang harus di evaluasi, serta jalan yang akan diperbaiki oleh beliau (Dewi), Dan rambu - rambu evakuasi yang sudah buram atau tidak jelas akan segera kita perbaiki," kata Romas Yadi.

Dan yang paling membuat dirinya senang pada hari simulasi ini, dimana ada Suport dari bupati untuk membentuk disetiap Desa/Pekon kedepannya nanti ada relawan tangguh  bencana yang diberinama Destana (Desa Tangguh Bencana).

" Masyarakat harus tanggap apabila terjadi bencana sewaktu-waktu, harus respon cepat dan mencari titik aman kumpul, Kita memang belum mempunyai selter, namun dalam waktu dekat kita akan bekerjasama dengan Tim Geologi dari Unila, Karena wilayah kabupaten Tanggamus sama dengan wilayah Palu disulawesi,"Pungkasnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: