Kamis, Desember 27

USAHA SELUNDUPKAN BARANG KEDALAM LAPAS BERHASIL DIGAGALKAN PETUGAS

Foto: Tahanan pidana perampokan yang diduga akan menerima barang selundupan dari luar tahanan.

Tanggamus, www.lampungheadlines.com- Untuk yang kesekian kalinya Lembaga permasyarakatan (Lapas) IIB Kotaagung kembali menggagalkan penyeludupan barang-barang terlarang ke dalam lapas dengan berbagai macam cara dan modus dilakukan oleh para masyarakat yang melakukan kunjungannya.

Seorang pengunjung wanita, berinisial SU warga pekon way panas kecamatan wonosobo kabupaten tanggamus, yang hendak membesuk Kosim bin Ahmad narapidana kasus perampokan didapati membawa handphone yang disembunyikan didalam konde kerudungnya pada saat melakukan kunjungan ke lapas kotaagung dipekon Way Gelang, Kamis (27/12/18)

Foto: Barang bukti satu buah handphone yang berhasil diamankan oleh petugas pengamanan lapas.

Hal ini terungkap berkat sigap dan ketelitian petugas yang berjaga di Pintu pengamanan Lapas. Petugas wanita yang tengah melaksanakan piket itu adalah Ruwet yang memeriksa pengunjung wanita tersebut saat akan memasuki lapas.

" Ketika pemeriksaan saya suruh balik badan untuk diperiksa badan, namun pembesuk wanita tersebut sedikit menolak untuk berbalik dan menunjukan kecurigaan kami, setelah kami periksa bagian kerudung belakang kami dapati SIM card dan satu unit Handphone merk Samsung," ujar Ruwet, Petugas wanita yang sudah mengabdi selama 30 tahun di Lapas Kotaagung itu.

Kepala Lapas, Sohibur sangat mengapresiasi peran kerja dari jajaran para petugasnya serta kembali memotivasi petugas lainnya untuk bekerja cerdas, ikhlas, dan pasti sesuai moto Lapas Kotaagung. "Kami sangat mengapresiasi kerja dari petugas kami yang mampu menemukan Handphone tersebut, dan ini merupakan kejadian yang kedua kali terjadi, saya akan lebih memotivasi rekan rekan petugas untuk mampu memberikan hal hal yang membuat lapas Kotaagung menjadi lebih baik, kejadian tadi langsung kami buatkan BAP dan  kami berikan hukuman kepada pembesuk wanita tersebut dengan membuat surat pernyataan dan melarang wanita tersebut membesuk ke Lapas selama 2 Minggu, untuk Napinya sendiri kami Laksanakan Sel isolasi selama 6 hari kurungan", ujar Sohibur selaku Kepala Lapas Kotaagung.

Dengan adanya kejadian ini Lapas Kotaagung akan terus melakukan kegiatan dengan lebih teliti dan cermat saat memeriksa pengunjung yang datang saat membesuk, karena ini bukan yang pertama kali ditemukan beberapa waktu yang lalu juga para petugas lapas telah menggagalkan penyeludupan barang terlarang yang serupa, maka dari itu dirinya akan terus berusaha guna untuk membangun Lapas Kotaagung menjadi yang lebih baik lagi.

" Kami Jajaran lapas kotaagung akan terus berusaha semaksimal mungkin guna membangun lapas ini menjadi lebih baik lagi," pungkasnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: