Sabtu, Maret 23

SATU-SATUNYA DI INDONESIA, TANGGAMUS PECAHKAN REKOR MURI TANAM BIBIT POHON AKASIA 30 RIBU


Tanggamus, www.lampungheadlines.comAksi Gerakan Penanaman 30.000 bibit akasia secara serentak di Kabupaten Tanggamus, rangka memperingati HUT Tanggamus Ke 22 tahun tahun 2018, yang di pusatkan di bendungan batutegi Wisata Dusun Mandi Angin Pekon Sinar Sekampung Kecamatan Airnaningan. Dalam hal ini kegiatan terselenggara oleh kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pangan dan Pertanian dan Dinas Kominfo. 22/03/19.

Hadir Dalam kesempatan ini, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani SE.MM, perwakilan BPDAS hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung Dudi SP. Msi, Perwakilan Museum rekor indonesia (MURI) Andre Purwandono, Asisten Bupati Drs Firman Ranie, Kepala Inspektur Faturahman, Wakapolres Tanggamus Kompol Andik Purnomo Sigit, Kasdim 0424 Suhada Erwin, Anggota DPRD Komisi III Provinsi Lampung Joko Santoso, Ketua TP PKK Sri Nilawati Syafii, Ketua Dekranasda Nur'aini Lubis, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tanggamus, Camat Airnaningan Thalut beserta Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Airnaningan, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat Serta ratusan masyarakat pekon Sinar Sekampung. 



Bupati  dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan terima kasih atas penghargaan rekor MURI dalam aksi penanaman pohon 30 ribu akasia yang serentak di tanam di berbagai wilayah di kabupaten Tanggamus, dan simbolis penanamannya dilakukan di wisata Dusun Mandi Angin, Pekon Sinar Sekampung, Kecamatan Airnaningan, dan ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu semangat masyarakat Tanggamus dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan.


"Namun tentunya, penghargaan yang kita dapat hari ini bukan lah merupakan suatu tujuan daripada kegiatan hari ini, karena esensi dan tujuan daripada kegiatan ini adalah mengajak kepada masyarkat seluruh Tanggamus untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan,"kata Bupati.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gilas Kurniawan dalam laporannya menerangkan, maksud dilaksanakannya kegiatan tersebut ialah sebagai upaya dalam rangka penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan, mengatasi ancaman global baik pencegahan banjir, erosi, tanah longsor, kekeringan maupun pemanasan global.


"Kegiatan penanaman bibit pohon akasia, sejumlah 30 ribu tersebar penanamanya di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus dengan kegiatan puncak penanaman dilakukan di objek wisata Dusun Mandi Angin, Pekon Sinar Sekampung Kecamatan Airnaningan, penanaman dilakukan oleh oorganisasi perangkat daerah sejumlah 2.800, instansi vertikal 600 bibit, kecamatan, pekon, sekolah dan Puskesmas 26.600 bibit pohon akasia,"terangnya. 


Sementara itu operation museum rekor Indonesia (MURI) Andre Puwandono menerangkan, kegiatan penanaman 30 ribu pohon akasia merupakan pencatatan rekor baru, yang mana penanaman pohon akasia tersebut belum pernah dilakukan dimanapun dan baru terjadi di Tanggamus.


"MURI sebagai lembaga pencatatan rekor pertama dan tertua di Indonesia yang selama hampir 29 tahun, mencatat segala bentuk karsa maupun karya yang diciptakan oleh insan bangsa Indonesia, yang mana Kabupatrn Tanggamus telah berhasil mencatatkan sebuah sejarah, dan Kabupatren Tanggamus satu-satunnya daerah di Indonesia penanaman pohon akasia sebanyak sejumlah 30 ribu pohon,"pungkasnya. (Rudi) 

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: