Kamis, Mei 2

PEKON DADISARI WAKILI LAMPUNG KE TINGKAT NASIONAL LOMBA PAAR


Tanggamus, www.lampungheadlines.comSetelah berhasil meraih prestasi sebagai terbaik pertama dalam kategori pola asuh anak dan remaja (PAAR), sekaligus berhak mewakili Provinsi Lampung pada penilaian lomba asuh anak dan remaja tingkat nasional, dan terpilih menjadi 6 (enam) besar terbaik tingkat nasional. Hari ini Pekon Dadisari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, dilakukan verifikasi oleh TP-PKK Pusat yang bertempat di Lapangan Pekon Setempat.02/05/19.

Tim Verifikasi TP-PKK Pusat dipimpin oleh Ketua Bidang Pokja I Ir. Ervina Muniarti, Dra Hernawati, Sri Sunari,SH, Aniek Anani, didampingi Anggota TP PKK Provinsi Lampung, Adham, beserta anggota lainnya Dan disambut langsung Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani SE.MM, Wakil Bupati Hi.AM Syafii, Sekretaris Daerah (Sekda) Hamid H. Lubis, Stap Ahli Bupati, Asisten, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Arh Anang Hasto Utomo, Wakapolres Andik Purnomo Sigit, Wakil Ketua TP-PKK Tanggamus Sri Nilawati Syafii, Ketua Dekranasda Nur'aini Lubis, Camat Wonosobo Edi Fahrurrozi, Kepala Pekon Dadisari Isdiyono, dihadiri juga oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda Tanggamus, TP PKK serta Camat Se- Kabupaten Tanggamus.


Dalam laporannya Ketua Panitia Ketua TP-PKK Kecamatan Wonosobo Reski Edi Fahrurrozi menyampaikan, Dasar Kegiatan  surat keputusan TP PKK Provinsi Lampung nomor 09/KEP/PKK/.LPG/IX/2018 tanggal 19 Desember 2018, tentang penetapan pemenang lomba kegiatan PKK tingkat provinsi Lampung  tahun 2019. Surat TP PKK pusat nomor 174/SKr/PKK.Pst/XII/2018 tanggal 27 Desember 2018 perihal lomba-lomba kegiatan PKK tahun 2019 dalam rangka peringatan Hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke 47. Surat TP PKK pusat nomer 36/SKr/PKK/Pst/IV/2019 tanggal 29 April 2018 perihal nominasi lomba kegiatan PKK dalam rangka HKG PKK TAHUN 2019. Maksud tujuan kegiatan ini adalah turut serta pada kegiatan lomba kesal Kesrak PKK-KKBPK-KESEHATAN tahun 2018 dalam rangka memeriahkan hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke 47.

" Tujuannya sendiri untuk meningkatkan peranan keluarga dalam melaksanakan pola asuh anak dan remaja penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga, terhindarnya keluarga dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Bahaya Narkoba, perdagangan manusia, pornografi dan pornoaksi, meningkatkan pengetahuan dan wawasan orang tua, dan masyarakat dalam perkembangan balita, PAUD dan Lansia, serta terwujudnya kota layak anak,"Jelasnya. 

Sementara itu dalam penyampaiannya Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.MM mengatakan bahwa, Kepada Tim Verifikasi Pusat dan Provinsi Lampung dalam penilaian Lomba Asuh anak dan remaja tingkat nasional ini sudah cukup tadi dipaparkan, mewakili apa saja yang harus dipersiapkan juga program yang ada dipekon Dadisari ini.  Dadisari adalah salah satu pekon dari jumlah 299 Pekon, 3 Kelurahan serta 20 Kecamatan di Tanggamus,merupakan suatu kebanggaan karena pekon Dadisari satu-satunya  terpilih sebagai duta yang mewakili Lampung ke tingkat nasional diajang lomba pola asuh anak dan remaja penuh cinta dan kasih sayang, dari beberapa unggulan yang bisa menghantarkan Tanggamus bisa menjadi juara yang pertama, telah melakukan penyuluhan-penyuluhan berkaitan dengan memberikan pola asuh dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) generasi muda yang berkualitas, diantaranya pengamalan pancasila, kemudian Pendidikan Kesadaran bela negara (PKBN), Layanan Kesehatan salah satunya puskesmas ramah anak, sosialisasi pencegahan kekerasan, KDRT, dan optimalisasi kepemilikan akte kelahiran.

Pemerintah Kabupaten tanggamus begitu komitmen memberikan kemudahan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dalam mendapatkan legalitasnya sebagai warga negara Indonesia dengan memberikan program, Akte Kelahiran, Kartu identitas anak (KIA), dan Kartu keluarga dapat diperoleh masyarakat dalam waktu yang sangat singkat tanpa dipungut biaya apapun, dimana disini kesehatan. Apabila ada ibu yang melahirkan mau dibidan, Puskesmas Pembantu (Pustu), dalam waktu 3 hari setelah itu langsung mendapatkan 3 program tersebut. Ini adalah pelayanan prima yang dapat kami berikan kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus.
Juga program kartu lansia Tanggamus dimana masyarakat diatas 65 tahun berhak mendapatkan pelayanan dasar kesehatan, dimana petugas jemput bola kerumah lansia tersebut, tersedianya fasilitas USG untuk ibu hamil, ini adalah langkah kongkrit untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan kematian bayi.

" Jika tadi ada pantun yang dibaca oleh Ketua TP-PKK Wonosobo; saya juga tak mau kalah "Makan ketimus panggang diatas batu, tanggamus memang pantas juara satu", jika sudah juara di tingkat provinsi mudah-mudahan semangat dan kerjasama seluruh elemen yang dari tingkat pekon, Kecamatan, sampai bersama jajaran pemerintah dikabupaten dan Provinsi tentunya, insyaallah kami siap mengemban amanah sebagai juara satu (1) di tingkat nasional,"jelasnya.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Pusat menyampaikan, ada dua hal yang dicatat saat kegiatan sedang berlangsung diantaranya dirinya sangat terkesan dengan lagu Mars Tanggamus, terdapat pola-pola yang yang dapat di implementasikan tentunya tidak susah lagi menerapkan pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang, kedua ada program 4 jam tanpa gadget ini salah satu program yang manfaatnya banyak sekali, disitu juga ada peran penting dari pendidikan karakter peran ayah dalam pola asuh anak, karena dalam mendidik anak-anak diperlukan dua hal jiwa pertama, jiwa maskulin ayah dan feminim seorang ibu sebab ini harus seimbang dalam menerapkan nya. Lomba PAAR ini dapat membawa nama harum daerah namun dirinya tetap menjaga kesinambungannya karena merupakan prestasi dari daerah itu sendiri, dan pemenang nantinya akan menjadi Study banding dalam berbagi pengalaman sebagai tempat pembelajaran, dan percontohan bagi daerah lain.

" Provinsi Lampung yang pertama kami kunjungi dalam lomba Pola asuh anak dan remaja tingkat nasional, dan pekon dadisari menjadi yang pertama untuk diverifikasi tim dari pusat, kualitas manajemen penilaian yang meliputi materi penilaian, tahapan, proses dan mekanisme penilaian sampai dengan penentuan juara pada saatnya nanti dilakukan secara berjenjang, terbuka, akuntabel, merupakan instrumen penilaian yang objektif, melalui proses penilaian ini saya mengharapkan agar lomba ini memiliki potensi dan nilai strategi yang mampu menjadi inspirasi serta motivasi bagi masyarakat luas, pelaku pembangunan dan pimpinan daerah melalui gerakan PKK fungsi dalam proses keluarga dan masyarakat dapat didukung penuh oleh pemerintah daerah masing-masing di seluruh nusantara,"pungkasnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: