Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Banyak kegiatan dan produk UMKM yang disajikan dalam pembuka kegiatan Opening Ceremony Festival Teluk Semaka (FTS) tahun 2019 yang di gelar di taman wisata air terjun Waylalaan, Pekon Kampung Baru , Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus. Kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 17 - 21 September 2019 ini akan diisi berbagai kegiatan dan hiburan untuk masyarakat.17/09/19
Festival yang menjadi ritual setiap tahunnya ini nampak lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Selain pementasan drama kolosal, dalam FTS tahun ini juga melibatkan para penggiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dibawah naungan Diskoperindag yang ada di kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini, Contohnya Kopi yang diolah dari biji-biji kopi pilihan, yang diseduh dan disajikan langsung untuk masyarakat. Turut pula digelar lomba mewarnai yang notabene pesertanya dari taman kanak kanak (TK).
Bukan hanya para UMKM dan peserta lomba mewarnai saja yang hadir. Namun warga sekitar lokasi pun cukup antusias untuk memadati taman wisata air terjun waylalaan ini. Hal itu disebabkan banyaknya kegiatan yang digelar, terutama para warga sangat penasaran dengan pementasan drama kolosal legenda putri madang.
Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengatakan, Kabupaten tanggamus ini adalah kabupaten yang memiliki seni budaya dan potensi sumber daya alam yang sangat kaya. Salah satu nya bendungan batu tegi, yang mana menjadi kebanggaan kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jajama ini, dan satu satunya ada di Provinsi Lampung, dan tentunya harus dieksplore lebih jauh lagi.
"Kegiatan Festival Teluk Semaka (FTS) ini saya lihat sudah cukup lengkap, ada kegiatan di wisata Air nya, kemudian mengakat potensi kekayaan baharinya, ada gelaran budayanya, juga ada kegiatan kegiatan wisata yang tidak berasa khusus dari suku lampung, ada kuda lumping dan sebagai nya. Ini menunjukan kekayaan, keberagaman seni buda yang ada di kabupaten ini sangatlah kaya dan kita harus saling menghargai serta bersama sama berkomitmen untuk mengembangkannya bersama sama," ujar Bunda Dewi.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Tanggamus Retno Noviana Damayanti mengatakan, kegiatan FTS 2019 yang bertemakan Kebayan Lappung diselenggarakan selama lima (5) hari yakni di mulai tanggal 17-21 September 2019. Dengan lokasi kegiatan yakni di Kecamatan Kota Agung Timur, Gisting dan berakhir di Kecamatan Kota Agung.
"FTS ini tentunya, lanjut Retno, diselenggarakan agar dapat meningkatkan sektor pariwisata dan melestarikan budaya serta kesenian yang ada di kabupaten ini. Yang tentunya mampu meningkatkan pendapatan kesejahteraan bagi masyarakat melalui sektor pariwisata dan budaya daerah,"jelas Retno.
Serta untuk gelaran UMKM dijelaskan oleh Kasi Fasilitasi UMKM Omi Lestari mewakili Plt Kepala Diskoperindag Ir. Fb. Karjiono menyampaikan bahwa, dalam gelaran Festival Teluk Semaka 2019 kali ini, bidang UMKM menampilkan produk-produk baik Makanan, minuman, kerajinan dan jajanan pasar, selain itu mereka juga sedang gencar - gencarnya mempromosikan penyajiannya kopi yang diolah oleh barista dari beloe Kopi, El Ka dan juga dari Arseda yang mana terbuat dari biji kopi pilihan seperti Robusta petik merah, kopi Lanang, dan Kopi Luwak.
Ada 100 jenis produk yang di tampilkan saat FTS 2019 kali ini, serta mengharapkan dengan kegiatan seperti ini menjadi ajang promosi agar masyarakat serta pengunjung mengetahui produk unggulan UMKM yang ada di Bumi Begawi Jejama ini, dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan angka penjualan suatu produk dan dikenal oleh masyarakat luas dari dampak Festival Teluk Semaka (FTS) 2019 ini.
" Kita turut andil dalam mengikuti gelaran FTS ini semoga suatu produk UMKM dapat berperan serta dalam pertumbuhan nilai ekonomi dengan meningkatnya pendapatan, keluarnya suatu kreatifitas masyarakat terutama anak-anak mudanya dalam membuat suatu produk makanan atau pun minuman untuk ikut serta dalam mengurangi angka pengangguran yang ada di tanggamus. Kedepan UMKM akan mempunyai suatu wadah yang bernama Koperasi Anugrah Alam Asri (A3), dan saat ini sedang dalam proses pembuatan Akte Notarisnya dahulu, "pungkasnya.(Rudi)




0 Comments: