Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Ruas Jalan penghubung dibeberapa titik dikecamatan Wonosobo mengalami banyak kerusakan serta menjadi keluhan masyarakat setempat, pasalnya akses jalan ini digunakan ketika menuju Jembatan Gotong royong dan sebaliknya. Juga akses tercepat yang menghubungkan ke Kecamatan Semaka serta kecamatan lainnya.
Yang cukup parah berada di Pekon Banjar Negara, Pekon Dadi Mulyo, Dadi Sari sampai Pekon Dadirejo Kecamatan Wonosobo, menurut Sukanto (35) warga Pekon Dadi Mulyo mengatakan bahwa, jalan penghubung ini sudah lama mengalami kerusakan di sejumlah titik bahkan kerusakan terparah ada di depan rumahnya ini, serta di depan SDN 1 Dadi Mulyo,sehingganya pengendara roda dua dan empat pun harus lebih berhati-hati saat melintas terlebih pada saat musim hujan karena air menggenang sampai ke badan jalan.
" Sudah lama mas rusak jalan ini, belum juga ada perhatian, yang pasti masyarakat sangat mengharapkan jalan ini dapat segera di perbaiki, karena ini adalah akses utama satu-satunya bagi beberapa Pekon yang tersebar di kecamatan wonosobo,"jelasnya.
Hal senada disampaikan Paryono (42) Warga Dadirejo, Kerusakan jalan di beberapa Pekon ini seharusnya cepat-cepat di benahi sehingga masyarakat dari kedua arah aman dan nyaman dalam berkendara, jangan sampai menunggu jalan rusak parah terlebih dahulu. Jalan ini menurutnya kurang lebih sepanjang 3 Kilometer dan seharusnya ini menjadi perhatian pemerintah kabupaten tanggamus untuk menyikapi banyaknya keluhan masyarakat setempat karena rusaknya jalan tersebut.
" Kami Meminta kepada pemerintah kabupaten tanggamus agar segera memperbaikinya agar kerusakan tak bertambah parah, jalan ini adalah jalur alternatif kami jika ingin ke kecamatan semaka dengan melewati Pekon Banjar Negara. Itu kan ada jembatan Gotong-royong yang pernah diresmikan oleh pemerintah daerah saat itu, masa jembatannya bagus jalanannya buruk,"ungkap pria yang berprofesi sebagai petani ini.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, dirinya terkadang kasihan kepada sesama masyarakat atau pun pengguna jalan yang sedang melintas dengan dihadapkan pada jalan rusak tersebut, persoalannya adalah dikala hujan jalanan di penuhi air dan saat hari panas terpaksa warga menghirup debu jalanan akibat kerusakan jalan ini. Selain itu jalanan ini juga merupakan akses perekonomian masyarakat banyak karena mayoritas warga adalah petani.
" Harapan kami yang pasti sama Mas, hanya berharap pemerintah segera mengupayakan memperbaiki atau membangun jalan tersebut, melihat kondisinya sudah memprihatinkan, sebab infrastruktur jalan adalah salah satu penunjang peningkatan perekonomian masyarakat. Masa daerah lain di perhatikan kami ndak,"tandasnya. (Rudi)




0 Comments: