Sabtu, Februari 15

KELURAHAN PASAR MADANG ADA PROGRAM JUSARI BAGI WARGANYA


Tanggamus, www.lampungheadlines.comImplementasi dari Program Bunda Dewi Serap Aspirasi dan informasi (Bude Sar'i) milik Bupati dan wakil bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dan Hi. AM Syafii. Hal yang sama dilakukan oleh kelurahan pasar Madang Kecamatan Kotaagung, akan tetapi berbeda nama, mereka menyebutnya "Jumat Sambut Aspirasi" (Jusari) dengan membawa empat poin penting didalamnya seperti, keamanan dan Ketertiban, kebersihan, kesehatan dan pelayanan.

Jum'at sambut aspirasi ini telah dilakukan sejak kepemimpinan lurah baru yaitu dede Chandra, sejak dilantik 2 bulan yang silam menggantikan lurah sebelumnya Isman hadi yang di posisikan menjadi sekretaris Camat Sumberejo. Didalam Jusari ini di sisipkan berbagai keperluan masyarakat, mulai dari cek berbagai kesehatan bagi warga, sosialisasi tentang kebersihan serta turut juga menampung apa yang menjadi aspirasi dan harapan warga setiap dusun RT yang di datangi. Selain itu juga bekerjasama dengan pihak keamanan dari Polri-TNI Babinkamtibmas dan Babinsa Kotaagung guna dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang hal-hal kriminal agar menjauhi hal yang dapat bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Dede Chandra lurah Pasar Madang saat ditemui ketika menggelar Jusari di Dusun RT 07 Way taman kelurahan setempat mengatakan, ini adalah kegiatan Jum'at sambut aspirasi Yang ke 10 kali di gelar tiap pekannya serta telah melayani 492 warga dengan berbagai keluhan kesehatan dalam hal ini pihaknya mengandeng tim kesehatan dari Puskesmas Kotaagung, selain itu juga turut mendengarkan aspirasi maupun harapan warga. Kelurahan pasar Madang memiliki 17 Rukun Tetangga (RT) dan empat Lingkungan di huni berbagai etnis suku, ras dan juga agama semua dapat bersatu dan hidup rukun dalam kesehariannya. 14/02/2020.

Untuk kali ini, Lurah yang terkenal supel kepada awak media ini juga, menghimbau kepada warganya untuk dapat selalu menjaga Kebersihan lingkungan disekitarnya. Ia pun menyadari tak mudah merubah keinginan dalam sekejap mata, namun dia percaya bahwa masyarakat lambat laun dapat merubah kebiasaannya apa bila selalu di berikan pemahaman serta sosialisasi tiap saat.

Kebersihan lingkungan dari sampah adalah hal utama yang menjadi perhatiannya sesuai dengan program bupati dan wakil bupati Tanggamus yang tertuang dalam program 55 desa Aksi Asik, di Kelurahan Pasar Madang baru mampu  separuhnya di kisaran 50 persen warga yang ikut dalam program kebersihan ini, karena memang belum semua. Untuk kendaraan Tosa pengangkut sampah sudah masuk dan menyentuh di masing-masing RT.

 " Kendalanya adalah sosialisasi masih kurang di masyarakat, maka dengan program Jusari ini bisa menjadi jalan kita  agar dapat memberikan pemahaman artinya woro-woro ke warga, selain itu juga setiap kegiatan pengajian pun kita selalu himbau, permasalahan sampah ini menjadi atensi khusus bagi kami, Baru di dua RT yang 100 persen warganya ikut semua berlangganan sampah (Sokli) yang sangat antusias dan sadar dengan lingkungannya, mudah-mudahan kedepan yang lain akan ikut juga,"Ungkapnya.

Selain itu lanjut Dede, kendala yang kedua selain daripada sosialisasi, adalah masalah keuangan warga, sebab pengangkutan sampah dari warga satu ke warga lainnya telah dibebankan biaya perbulannya dari 5 ribu-10 ribu rupiah perbulan, serta kepengurusan sampah ini diserahkan disetiap RT masing-masing untuk penanganannya mulai dari gaji sokli yang mengendarai motor roda tiga yang setiap hari mengangkut sampah-sampah warga dan operasional Tosa tersebut. 

" Mayoritas usaha Warga di kelurahan ini, adalah mulai dari pedagang, Jasa, dan Nelayan, 3 sektor ini yang paling dominan. Maka dari itu program Jusari ini pelayanan kesehatannya kita gratiskan bagi masyarakat yang datang,"jelasnya.

Tambah Dede, kedepan ia juga akan menggagas program Kelurahan akan ngantor di tiap RT di pasar madang ini, dalam sepekan atau tiap bulan, pada intinya supaya lebih dekat dengan warga. "Untuk mempermudah pelayanan ke masyarakat, hemat waktu dan biaya, pelayanannya seperti mengurus Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), persyaratan nikah seperti NA, apapun bentuknya tentang adminitrasi, kita akan layani saat disana,"ujarnya.

Lurah Pasar Madang Dede Chandra, Babinkamtibmas Polsek Kotaagung Aiptu Suhaqli. S, Tim kesehatan Kotaagung,
Tim kesehatan Puskesmas Kotaagung

Tim Kesehatan dari Puskesmas Kotaagung Ida Maulida juga melakukan sosialisasi tentang kesehatan pada warga, saat ini tengah memasuki musim penghujan, banyak dampak dalam hal bagi kesehatan, guna mencegah penyakit yang tak diinginkan, salah salah satunya mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD), dengan cara menguras, mengubur, dan mengubur (3M) serta pengasapan dan pencegahan sarang nyamuk (PSN). Kemudian Ida turut pula memberikan pemahaman tentang virus Corona dan cara pencegahannya untuk selalu mencuci tangan usai melakukan suatu aktivitas. Lalu edukasi tentang penyakit TBC serta cara mengobati juga disarankan menghindari paparan asap rokok.

" Pantau jentik nyamuk seperti di bak mandi atau tempat penampungan air lainnya,  nyamuk DBD malah banyak bersarang di air yang bersih, kemudian Kulkas, dispenser air minum karena itu di sarankan untuk perhatikan serta selalu menjaga lingkungan di sekitar,"jelasnya.

Sementara itu Babinkamtibmas Polsek Kotaagung Aiptu Suhaqli mengatakan, bahwa di pasar madang masih dalam keadaan cukup relatif aman, untuk pelaku kejahatan atau kriminal lainnya sangatlah minim, malah yang sangat berpotensi kerawanan adalah penyalahgunaan narkoba, imbas karena masih adanya hiburan malam jenis organ tunggal terkadang sampai larut malam, ini yang menyebabkan peluang penyalahgunaan narkoba tinggi.

" Kemungkinan masih ada yang lainnya remaja terpapar narkoba, walaupun banyak yang telah di tangkap oleh Satresnarkoba Polres Tanggamus beberapa waktu lalu. Maka dari itu saya himbau kepada orang tua, untuk lebih ketat mengawasi anak-anak remajanya dalam hal pergaulan guna mengatisipasi narkoba yang dapat merusak generasi muda, nah jika ada keluarga terkena oleh narkoba, disarankan untuk dapat di lakukan rehabilitasi dan itu di gratiskan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus,"tandasnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: