Senin, Februari 24

WARGA KELUHKAN MATINYA PJU JALINBAR KOTAAGUNG, KEMANA DISHUB?

Keterangan: Salah satu ruas Jalinbar Ir. Hi. Djuanda tampak gelap di malam hari akibat kurangnya penerangan. (foto: Rudi)

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Masyarakat Kotaagung khususnya pengguna kendaraan roda dua dan roda empat mengeluhkan lampu jalan atau dikenal juga sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU) milik Dinas Perhubungan banyak yang mati.

Bukan hanya itu, masyarakat yang banyak tinggal sepanjang jalan tersebut turut memberikan kritikannya terkait padamnya lampu PJU, sebab bukan hanya gelap yang menyelimutinya namun juga keindahan Kotaagung saat malam hari sebagai ibukota Kabupaten Tanggamus sedikit agak sirna.

Mulai dari Jl. Ir. Hi. Djuanda depan Klinik Alhafa Medika Kotaagung sampai depan Kantor Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)  mengalami mati total sehingga kondisi yang gelap memaksa pengendara lebih berhati-hati dalam melintasi jalur tersebut. Terhitung ada sedikit kurang lebih 8 tiang yang di topang dua lampu di kiri dan kanan ditambah ornamen terbaru yang masuk dalam program 55 Aksi Asik kebanggaan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus yaitu Asmaul Husna turut padam.

"Kami harap pihak-pihak yang berkompeten untuk dapat melakukan perbaikan atau dapat dinyalakan sebagaimana mestinya dan sesegera pada malam hari, mengingat untuk menghindari potensi terjadinya rawan kecelakaan dengan ramainya lalu lintas kendaraan dan potensi tindak kriminal di lokasi tersebut pada malam hari," jelas Kiki pengendara dari Pekon Penanggungan tersebut.

Hal senada yang di sampaikan Marta (30) masyarakat sekitar Way Tuba Kelurahan Kuripan,  dirinya menuturkan bahwa, pada saat kondisi sering turun hujan lampu PJU tersebut pasti mengalami mati, entah apa penyebabnya jika dilakukan perbaikan pastinya lampu akan dalam kondisi baik, namun apabila sering dilakukan perbaikan namun masih juga mati, itu yang menjadi pertanyaannya, apa yang Dinas terkait perbaiki sehingga kejadian ini selalu berulang.

"Jika Malam hari, seperti mengalami kekurangan daya, jangan melulu di perbaiki tapi hasilnya hanya seperti ini, jangan dibiarkan berlarut-larut. Kasihan juga sama warga, semua anggaran yang dipakai semua bersumber dari pajak rakyat juga, Kami minta Dinas terkait untuk cek langsung kondisi ini," keluh Marta. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: