Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Forum Relawan Literasi kabupaten tanggamus melakukan audensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus, guna menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat tersebut.
Rombongan Forum Relawan Literasi ini dipimpin oleh ketua relawan literasi Roli Ferdo, didampingi oleh dewan penasehat Akhmadi Sumaryanto, serta jajaran, dan diterima langsung oleh pimpinan DPRD Heri Agus Setiawan, bersama Wakil ketua I Tedi Kurniawan, Wakil Ketua II Irwandi Suralaga, Wakil Ketua III Kurnain, dan anggota DPRD lainnya seperti Buyung Zainudin, Edy Yalismi. Rabu,04/03/2020.
Akhmadi Sumaryanto saat di wawancarai awak media menyampaikan bahwa, ini adalah buntut dari kegiatan sebelumnya akhir 2019 melakukan audensi dengan bupati untuk mengusulkan dua hal, pertama tanggamus sebagai kabupaten literasi dan kedua pengangkatan bunda literasi dan direspon dengan dilakukannya pengukuhan dan penetapan ditanggal 20 januari kemarin bupati serta kabupaten sebagai bunda literasi. kemudian menyampaikan agar kabupaten sebagai literasi agar dibarengi dengan di buat peraturan daerah (Perda), agar forum seperti ada payung hukumnya, oleh karena itu hal tersebut adalah wewenang DPRD.
" Kami juga rencananya tanggal 12 nanti akan ke perpustakaan Nasional RI, ingin melakukan shering tanggamus sebagai kabupaten literasi, kebetulan undangan yang disampaikan sudah diterima dan kami akan menghadirinya, tempatnya pun berada di lantai 7, karena forum ini berawal dari komunitas-komunitas, ada komunitas rumah baca berbasis masyarakat, mushola masjid, pengelola perpustakaan sekolah, ini dilakukan relawan dalam rangka membantu pemerintah untuk menyebarkan minat baca masyarakat,"jelas Akhmadi yang di amini oleh ketua forum.
Tambah Akhmadi, harapan forum relawan literasi ini berkeinginan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di kabupaten Tanggamus dan ini bukan tanggung jawab perorangan namun semua pihak harus bisa bersatu. "Jadi mencerdaskan kehidupan bangsa ini, bukan hanya tanggung jawab dari sekolah saja atau tanggung jawab dari pemerintah, akan tapi tanggung jawab dari semua elemen termasuk masyarakat,"tandasnya.
Sementara itu Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan menanggapi aspirasi forum relawan literasi ini, dirinya mengapresiasi langkah kedepan yang digagas kawan-kawan relawan literasi, maka dari itu forum literasi prinsipnya ingin meminta dukungan dari DPRD karena Tanggamus ini sudah ditetapkan sebagai Kabupaten literasi dan minta ada dukungan perda, di mana Nanti di dalam Perda itu memuat mendorong pemerintahan daerah sampai ke tingkat Pekon untuk mendukung gerakan literasi tersebut.
" Tapi pada prinsipnya kami dari DPRD sangat mendukung kegiatan tersebut, karena kami menyadari bahwa memang permasalahan literasi ini bukan permasalahan perpustakaan atau budaya Membaca semata, tapi ini lebih luas lagi budayanya ke karakter budaya dari generasi penerus kita bahwa, sekarang perkembangan teknologi semakin pesat dan banyak sekali anak-anak kita itu lebih banyak bermain dengan gadget atau medsos,"ungkap Heri.
Dimana informasi-informasi yang beredar di media sosial itu terkadang tidak bisa di pertanggungjawabkan, kemudian DPRD akan coba mendorong kembali mereka untuk minat membaca dan tentunya ini akan menumbuhkan sifat kesabaran dan ketekunan dan kemudian juga mereka dapat referensi informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Kemudian dalam Perda itu mereka diharapkan mendapatkan support baik dari pemerintahan daerah maupun sampai ke tingkat Pekon, baik itu anggaran atau pun kebijakan-kebijakan lainnya, dan di situ juga akan diatur partisipasi lainnya kelompok-kelompok rumah minat baca gerakan literasi ini tidak terbatas, gerakan-gerakan formal lalu instansi-instansi formal dan bisa ke relawan-relawan tersebut bahwa benar-benar kegiatan dilakukan secara menyeluruh. Untuk kendala Tanggamus yang mempunyai luas wilayah sangat besar menurut heri itu tak menjadi persoalan.
" Ya Justru itu ketika semuanya berkomitmen mulai pemerintah daerah maupun pemerintah pekon, Saya pikir itu tidak akan menjadi kendala karena kita tahu di dana desa ada juga untuk peruntukan di dalamnya. Diharapkan Dalam Perda tersebut ada komitmen dari pemerintah daerah melalui APBD dan dari pemerintah pekon melalui APBDES sama-sama men-support kegiatan literasi tersebut,"jelasnya.
Lanjut Ketua DPRD, ini merupakan bentuk partisipasi dari semua elemen instansi pemerintah, untuk memberikan kontribusi dengan memberikan sumbangan berupa buku-buku dengan ditempatkannya box box yang ada di setiap instansi pemerintah, dan akan di Awali dari DPRD Tanggams, kemudian buku-buku itu nanti akan distribusikan ke masyarakat oleh relawan-relawan tersebut. Untuk menumbuhkan minat baca, salah satu strateginya juga adanya perpustakaan tematik, tidak hanya bahan bacaan yang mencakup tentang umum, tapi akan disesuaikan dengan wilayah potensi masing-masing.
" Misalkan di sebuah wilayah itu banyak berprofesi sebagai nelayan maka buku bacaan tentang pengolahan hasil laut lalu di wilayah pertanian dan perkebunan diberikan buku tentang tata cara Bagaimana cara bercocok tanam serta Tanaman apa yang cocok di tempat tersebut, buku-buku tersebut akan diarahkan ke sana sehingga masyarakat merasa buku-buku itu bermanfaat bagi mereka, ini dapat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan bagi mereka juga, karena bertambahnya ilmu dengan cara pengolahan hasil tangkapan laut dan cara bercocok tanam di pertanian dan perkebunan,"tutup Ketua DPRD ini.
Wakil Ketua II DPRD Irwandi Suralaga pun ikut menanggapi, melihat gerakan di kondisi saat ini, semua harus kompak dalam mendukung literasi ini, seperti gerakan membaca yang bisa menjawab kondisi peradaban saat ini, ia mengaku prihatin kondisi saat ini anak-anak terbius akibat adanya gadget, tak mau lagi membaca buku hanya bermain game. " Maka dari itu semua elemen harus saling mendukung, dan kegiatan ini nantinya tidak hanya menjadi bahan seremonial semata, kita akan bantu permasalahan perdanya, program dan pembahasan, semoga DPRD satu suara, tapi forum harus mempunyai konsep yang benar. Harus bisa menggali potensi di bawah, tingkatkan minat baca masyarakat, agar bisa bermanfaat untuk masyarakat,"ujar Irwandi. (Rudi)




0 Comments: