Lapas Kotaagung Berdayakan Warga Binaannya Untuk Produksi Masker
Tanggamus, www.lampungheadlines.com - TANGGAMUS,LAMPUNGHEADLINES.COM -- Kewajiban memakai masker bagi setiap orang sebagai sarana alat pelindung diri yang telah di tetapkan Pemerintah pusat di tengah pandemi Corona virus desease (Covid 19) memang sebuah kewajiban yang mutlak harus dilaksanakan.
Kepala Lembaga pemasyarakatan kelas IIB Kotaagung Beni Nurrahman menyampaikan, pelatihan pembuatan masker oleh warga binaan ini dilakukan sejak pandemi virus Corona ini mulai merebak di indonesia, kemudian lapas kotaagung pun berinisiatif memberdayakan warga binaan yang ada untuk membuat masker kain dengan menggunakan mesin jahit manual. Senin, 04/05/2020.
"Produksi masker sampai hari ini yang dibuat oleh warga binaan lapas kotaagung sebanyak 350 pcs, Kantor wilayah Lampung kita telah menyerahkan 100 pcs masker, kita memproduksi masker ini sejak pandemi mulai merebak pada tanggal 13 April 2020, sesuai dengan perintah yang telah di tetapkan pimpinan,"jelasnya.
Lanjutnya, selain kanwil Lampung, lapas kotaagung juga ikut berkontribusi pada tenaga kesehatan di wilayahnya, seperti puskesmas negara batin di kecamatan Kotaagung barat sebanyak 150 pcs, tujuannya adalah untuk membantu relawan yang menjadi garda terdepan melawan covid 19.
" Mereka petugas kesehatan adalah garda terdepan dalam melawan virus Corona, karena mereka ini yang langsung berinteraksi dengan masyarakat,"ungkapnya.
Kemudian, untuk kebutuhan pegwai lapas sendiri sudah ada stoknya sebanyak 30 pcs, lalu jika pegawai sudah mencukupi akan di distribusikan kepada warga binaan di dalam lapas IIB Kotaagung. Ada beberapa warga binaan yang mempunyai keahlian dalam menjahit namun masih kaku sebabnya sudah lama tak menjahit.
'' Kita berdayakan warga binaan ini yang bisa menjahit untuk membuat masker, dengan kerjasama dengan LKP Innie Desain di Kotaagung, pembelajarannya sendiri secara virtual untuk mengasah kemampuan mereka agar kembali lagi, sementara kita hanya memproduksi masker, karena untuk hand sanitizer kita kewalahan mencari bahan bakunya yang masih langka terutama alkohol, perhari kita bisa memproduksi 50 buah masker jenis kain ini,"tandas Beni. (Rudi)




0 Comments: