Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Bupati Tanggamus secara resmi mengukuhkan, pengurus dewan kesenian Tanggamus (DKT) Kabupaten Tanggamus periode 2019 - 2023, ini dilakukan untuk dapat melestarikan seni dan nilai-nilai budaya di kabupaten yang berjuluk bumi begawi Jejama ini. Kamis,26/11/2020.
Pengukuhan pengurus dewan kesenian Tanggamus (DKT) dengan nomor B.326/19/08/2019 tentang pembentukan dewan kesenian Tanggamus (DKT) Kabupaten Tanggamus masa bakti 2019 -2023. Bahwa dengan berakhirnya masa kepengurusan dewan kesenian Tanggamus (DKT) Kabupaten Tanggamus berdasarkan surat keputusan bupati tanggamus nomor B.247/11/38/2013 tentang kepengurusan dewan kesenian Tanggamus masa bakti 2013 - 2018 sehingga perlu dibentuk kembali dengan masa bakti 2019 - 2023.
Adapun pengurus dewan kesenian Tanggamus (DKT) 2019 - 2023 meliputi, dewan penasehat Bupati Tanggamus dan wakil Bupati Tanggamus, ketua DPRD Tanggamus, dewan kesenian Lampung, dinas pariwisata Tanggamus serta majelis penyimbang adat Lampung (MPAL) Tanggamus, ketua umum Yadi Mulyadi, Sekretaris Soribasari, bendahara Firman Yendi, dan pemgurus komite - komite lainnya.
Bupati Tanggamus saat menyampaikan sambutannya mengatakan, pembangunan di bidang seni harus dapat membawa manfaat bagi para pelaku seni serta masyarakat pada umumnya. Dan tidak hanya sebagai sebuah karya yang harus diapresiasi, tetapi mampu memberikan efek ganda (multiplier effect). Pemberdayaan seni tidak hanya harus dijaga agar tetap lestari dan menjadi simbol kepribadian, tetapi juga ditekankan pada unsur hiburan, ekonomi, pendidikan, dan pariwisata.
Semua unsur harus saling terkait dan mendukung.
Sebagai hiburan, sudah jelas seni bukan hanya
bentuk dari karya dan karsa yang perlu diapresiasi.
Unsur pendidikan, seni memiliki filosofi dan perlu adanya pembelajaran untuk mempelajarinya bukan hanya dalam pendidikan informal, tetapi juga perlu
adanya pendidikan formal. Pada aspek ekonomi, seni menjadi salah satu mata pencaharian dan bila
diberdayakan dengan baik, maka dapat membuka
lapangan kerja. Pada aspek pariwisata, seni
menjadi salah satu pertunjukan yang dapat
diagendakan dalam satu paket tour yang menarik bagi wisatawan.
" Ini artinya, dalam menjalankan pembangunan di
bidang seni, tidak semata-mata hanya dapat
menciptakan karya seni, tetapi harus ada tata kelola yang baik. Meng-agendakan seni dalam paket
pariwisata, menyelenggarakan pameran dan
pertunjukan, maupun memasukan seni dalam
kurikulum pembelajaran, memerlukan bekal tata
manajerial yang baik. Jadi, kemajuan seni tidak hanya didukung anggaran yang baik, tetapi juga harus ada sistem pengelolaan yang baik dibelakangnya,'' Ucap Bunda Dewi.
Lanjutnya, kepada DKT agar bersinergi dan menjalin kerjasama dengan perangkat daerah yang terkait, yaitu Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, kerjasama dalam bidang kesenian dan budaya untuk mendukung sektor pariwisata Tanggamus, serta dengan Dinas Pendidikan yakni kerjasama dalam bidang pendidikan, untuk pelestarian dan pemanfaatan seni budaya sejak dini kepada anak- anak sekolah.
Dampak Pandemi Covid-19 saat ini terus berlangsung, dan belum ada yang
dapat memastikan kapan pandemi ini akan berakhir, sektor kesenian dan usaha menjadi salah satu yang terkena imbas lantaran pandemi Covid-19. Pemilik jasa kesenian atau sewa hiburan organ tunggal, penyanyi dan seniman semuanya merasakan dampak Covid-19. Saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tanggamus sudah lebih dari 140 orang, dan yang meninggal dunia 5 orang. Hal inilah yang harus di waspadai bersama, dimana penularan wabah ini sudah semakin masif dan tak terkendali.
" Oleh karena itu kepada seluruh masyarakat termasuk para seniman untuk mengikuti aturan di dalam protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, yang artinya seluruh masyarakat harus menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing), pakai masker dan selalu mencuci tangan di air mengalir. Mohon kerjasamanya kepada seluruh pimpinan dan anggota DKT agar membantu pemerintah daerah dalam mensosialisasikan dan memberikan pengertian kepada seluruh seniman dan pemilik usaha kesenian agar tetap patuh ikuti protokol kesehatan. berikan pemahaman tatanan adaptasi kebiasaan baru kepada masyarakat agar tidak terjadi salah tafsir,"pungkasnya.
Dalam laporannya ketua umum DKT Tanggamus Yadi Mulyadi mengatakan, seni dan budaya yang dimiliki sangatlah besar dan beraneka ragam, semua ini merupakan aset serta kekayaan daerah, sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan.
Perlu di ketahui bahwa seni dan budaya lampung, khususnya kabupaten tanggamus, sering kali tampil dalam ajang seni ataupun budaya diluar daerah hingga sampai di luar negeri, yang kesemuanya ini tentunya mengharumkan nama kabupaten tanggamus di level nasional sampai internasional.
" Telah terpilihnya kami dan telah diberikannya kepercayaan kepada saya debagai ketua Dewan Kesenian Tangamus Periode 20192023, maka kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah daerah, khususnya kepada Bupati Tanggamus,"Ungkapnya.
Dewan Kesenian Tanggamus merupakan salah satu mitra Pemerintah Kabupaten Tangamus yang diharapkan dapat memberikan gagasan-gagasan baru, terarah serta mengandung nilai positif bagi pembangunan seni budaya Tanggamus.
" Oleh karena itu saya mengajak kepada rekan - rekan pengurus dewan kesenian seluruhnya, untuk dapat bekerja dengan bersungguh-sungguh dan bersinergi membangun kesenian dengan hati nurani, rasa yang ikhlas serta tanggungjawab secara moral untuk memajukan dan mengembangkan kesenian, sehingga menjadi kontribusi positif bagi kemajuan di kabupaten Tanggamus,"tandasnya.(Rudi)




0 Comments: