Jumat, November 6

Kabupaten Tanggamus Borong 3 Penghargaan Di Festival Iklim 2020 Dari KLHK RI



Tanggamus, www.lmapungheadlines.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus, kembali menerima sebuah penghargaan dalam program kampung iklim (Proklim) dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) Republik Indonesia tahun 2020. 


Pertama penghargaan diberikan kepada Pekon ngarip kecamatan Ulu Belu sebagai penghargaan program kampung iklim (ProKlim) kategori Utama, kedua Penghargaan diberikan untuk Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.MM selaku pembina Proklim dan penghargaan ketiga, berhasil meraih juara pertama (1) dalam lomba video Proklim, penghargaan ke 3 ini di umumkan pada saat penutupan Festival Iklim 2020, yang diselenggarakan oleh kementerian KLHK Republik Indonesia.


Penghargaan Program kampung iklim tersebut, diterima oleh Bupati Kabupaten Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM, yang diserahkan oleh sekretaris jenderal Kementerian lingkungan dan kehutana RI Bambang Hendroyonodi, yang mewakili menteri KLHK Siti Nurbaya secara virtual melalui video conference. Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Horison Bandar Lampung, pada tanggal 23 Oktober 2020 kemarin.


Turut hadir dalam mendampingi Bupati Tanggamus, sekretaris daerah kabupaten (Sekdakab) Drs. Hamid Heriansyah Lubis, Asisten II Bidang Ekobang Sukisno, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gilas Kurniawan, serta Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin.


Sedangkan dari Pemerintah Pusat, dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup, lalu menteri dalam negeri (Kemendagri), Menteri Keuangan (Kemenkeu), kemudian ada pula dari pimpinan Lembaga Negara, serta para Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia.


Dan untuk penghargaan Program kampung iklim (Proklim) ini sendiri diberikan kepada 6 Provinsi dan 33 Kabupaten serta 5 Kota di indonesia.


Sekjen KLHK Bambang Hendroyonodi dalam penyampaiannya mengatakan bahwa, penghargaan Proklim dalam kategori Utama ini, merupakan bentuk pengakuan Pemerintah pusat atas inisiatif, dedikasi, dan komitmen masyarakat dalam mendukung penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.


'' Ini merupakan suatu keunggulan komperatif Indonesia dalam menerjemahkan komitmen global, menjadi aksi nyata yang mampu menggerakan berbagai pihak untuk ikut serta berperan secara aktif, dalam mewujudkan Indonesia yang berketahanan iklim dan rendah emisi. Dibandingkan dengan permasalahan perubahan iklim global, apa yang dilakukan di tingkat tapak ini mungkin tidak terlihat besar. Namun menjadi spesial, karena memiliki daya ungkit, dan daya angkat yang sangat kuat, ketika kita bergotong royong melakukan hal yang sama," ungkapnya.


Bambang menekankan bahwa Indonesia mempunyai komitmen kepada masyarakat internasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan usaha sendiri, sampai 41 persen dengan kerjasama internasional, dan secara bersamaan membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim. Komitmen tersebut termuat dalam NDC yang tahun ini merupakan awal implementasi NDC sesuai dengan Paris Agreement. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendukung implementasi NDC adalah dengan meningkatkan peran serta aktif seluruh pihak, untuk dapat mencapai target 20.000 kampung iklim pada tahun 2024 nantinya.


"Inisiatif yang dilakukan para pelaksana ProKlim sangat penting, antara lain menghijaukan dan menghutankan daerahnya, memilah sampah, menghemat pemakaian listrik dan air, tidak membakar sampah, hutan dan lahan, meningkatkan ketahanan pangan serta mengurangi risiko, dan ancaman akibat bencana terkait iklim," ucap Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono, membacakan sambutan tertulis Menteri LHK, pada acara Puncak Festival Iklim dan Penghargaan Proklim 2020.


Usai momen penyerahan penghargaan, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM, tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagia yang tengah dirasakan pada saat ini, perasaan senang serta sangat bersyukurnya atas moment pada hari ini, yakni kabupaten Tanggamus kembali dapat meraih sebuah penghargaan Proklim dari kementerian KLHK RI tahun 2020 ini.


" Alhamdulillah tahun ini pemerintah kabupaten Tanggamus, kembali mendapatkan apresiasi dalam momen Festival Iklim Nasional Tahun 2020, penghargaan ini merupakan untuk kedua kalinya yang telah diraih oleh Kabupaten Tanggamus. Karena tahun 2019 kemarin tepatnya berada di pekon gisting bawah Kecamatan Gisting, dan tahun ini untuk di pekon/desa Ngarip kecamatan Ulu Belu,” terang yang biasa disapa Bunda Dewi tersebut.


Serta keberhasilan daerah dapat meraih penghargaan ProKlim ini tentunya tidak terlepas dari peran aktif Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta seluruh masyarakat yang telah melakukan upaya-upaya pengendalian iklim dalam menciptakan kegiatan mitigasi dan adaptasi.


Kemudian bupati Tanggamus ini, juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi Lampung dalam hal ini, karena program seperti ini merupakan program kolaboratif dan juga kerjasama yang baik, sebab sinergitasnya dibangun mulai dari tingkat pekon hingga ke tingkat Pusat.


Serta diberikan apresiasi dan penghargaaan setinggi-tingginya kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pihak terkait, serta seluruh lapisan masyarakat yang selama ini telah bekerja keras melaksanakan program Kampung Iklim untuk mengatasi masalah pemanasan global.


Bunda Dewi juga berharap, momen penghargaan tersebut bisa menjadikan sebuah manfaat yang besar dalam ketahanan iklim di negara ini yakni Indonesia. Dalam rangka untuk menjaga kelestarian alam, selain itu ia juga mengajak semua pihak secara bersama-sama untuk selalu berupaya, guna meningkatkan kapasitas, aksi mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim secara global.


'' Pemerintah bersama seluruh masyarakat yang diberdayakan, kemudian dari stake holder pun turut melakukan berbagai upaya, supaya agar tetap menjaga kelestarian alam, khususnya di kabupaten Tanggamus dapat ikut pula terjaga dalam menghadapi dampak akibat perubahan iklim global, yang bisa memberikan efek buruk bagi manusia di muka bumi ini. Dan saya berharap keberhasilan ini juga dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk ikut serta melakukan hal serupa,"tandasnya.


Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanggamus M. Gilas Kuniawan menjelaskan, bahwa dalam hal ini kabupaten Tanggamus, dapat meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni sebagai Proklim Utama yang diraih oleh pekon ngarip kecamatan Ulu Belu dan sebagai pembina program Proklim turut diraih oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani.


Serta kedepan, Kadis DLH Gilas juga akan terus meningkatkan seluruh program-program yang berkaitan dengan lingkungan atas penghargaan yang telah diraih oleh kabupaten Tanggamus, dan terus berusaha serta berupaya meningkatkan jenjang penghargaan, dari Proklim Utama saat ini agar bisa naik ke penghargaan Proklim Lestari. Langkah-langkah ini di ambil sebagai upaya untuk memotivasi semua pihak, dalam meningkatkan upaya menjaga kelestarian alam.


'' Ini sebuah intropeksi bagi kita, bahwa pemanasan global saat ini menjadi fokus perhatian semua khususnya di Kabupaten Tanggamus. Jadi salah satu solusinya adalah berupa program kampung iklim ini. Saya berharap kedepan kita bakal terus berupaya lebih untuk meningkatkan lagi ke Proklim Lestari,"tandas M. Gilas. 


Selain itu, sekretaris Lingkungan Hidup Kemas Amin Yusfi juga menambahkan, selain dua penghargaan yang telah disebutkan tadi, bahwasanya kabupaten Tanggamus juga ikut turut meraih penghargaan ketiganya di tahun ini dari kementerian KLHK RI Tahun 2020 ini, penghargaan tersebut ialah dengan meraih juara pertama dalam lomba video Proklim, yang telah di umumkan pada tanggal 27 Oktober 2020 kemarin, yang masih dalam satu rangkaian kegiatan festival iklim tahun 2020 dari kementerian Lingkungan Hidup dan kehutan (KLHK) Republik Indonesia.


" Ada satu lagi penambahan sebuah penghargaan, yakni kita berhasil meraih juara pertama dalam lomba video Proklim, di umumkan pada tanggal 27 Oktober kemarin, sehingga dalam kegiatan festival Iklim 2020 dari kementerian KLHK RI, Kabupaten Tanggamus telah meraih tiga (3) penghargaan sekaligus,"tutup Kemas. (Rudi)


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: