Selasa, April 27

Nggruput Dilirik Jadi Sentra Pembangunan Ekonomi oleh Pemda Pringsewu

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi rapat dengar penaparan rencana kegiatan dalam rangka pemulihan ekonomi di Kabupaten Pringsewu. (sumber: Diskominfo Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Pemerintah kabupaten Pringsewu melalui dinas Koperindag menyampaikan Pemaparan Rencana Kegiatan Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Pringsewu, yang dilaksanakan di Ruang rapat Bupati Pringsewu, Selasa pagi (12/4/2021).

Giat tersebut Dihadiri langsung oleh Bupati Pringsewu Hi. Sujadi dan Asiseten Ekonomi Pembangunan Drs. Masykur, MM, Kepala Dinas Koperindag Bambang Suharmanu, S.sos. beserta staf, serta para undangan yang lainnya.

Pemaparan yang di bahas terkait penataan jalur yang biasa kita kenal sebagai jalur " NGGERUPUT" tempat masyarakat Pringsewu melakukan aktivitas di hari minggu atau akhir pekan, yang di sana disugukan makanan dan minuman tradisional oleh masyarakat sekitar yang bekerja sama dengan pemuda desa setempat, dan para masyarakat penggiat yang peduli akan kemajuan Kabupaten Pringsewu dari segi Pariwisata dan Ekonomi. 

Dalam sambutannya Bambang Suhermanu S.sos. menyampaikan sebagai percepatan Pembangunan yang menuju peningkatan ekonomi dari mikro ke makro, dijalur dua nggruput adalah bagian dari pintu gerbang menuju perkantoran pemda pringsewu maka jika dilakukan penataan maka akan secera otomatis merupakan percepatan pembangunan yang kedepannya akan dapat menjadi ikon. untuk Kabupaten Pringsewu sendiri agar lebih dikenal oleh banyak masyarakat luas jika terealisasikan. Jelasnya.

Sementara Bupati Pringsewu Hi. Sujadi menyambut baik hal tersebut, dalam sambutannya Hi. Sujadi mengungkapkan "Pengembangan pembangunan di kabupaten pringsewu telah memiliki LP2G Masterplan yang besar. Tahap pembanguan jalan Dari bandara sampai Pringsewu dan mulai masuk Pringsewu akan di bangun jalan dua jalur namun di karenkan pandemi dana yang ada tentunya di relokasi untuk penganan covid terlebih dahulu. Kawasan dari jembatan sampai mapolres itu menjadi kawasan khusus yang tidak boleh ada pembangunan, harapannya lahan yang ada di jalur supaya bisa di beli oleh pemda. Buku besar RPJP daerah adalah sebagai paket rencana, awalnya lokasi jalan menuju pemda supaya ada kegiatan sosial atau ekonomi yang sekarang dinamakan nggruput yang berlangsung setiap hari minggu. Kata kunci mulai dari pertiga sampai pemda itu kawasan perkantoran". 

 Kedepannya Nanti di ujung pemda tepatnya di sebelah kantor KPU akan di buka kawasan untuk wisata kecil dan perdagangan, diharapkan konsultan Konsep nggruput supaya berkoordinasi bersama Asisten Pembangunan, BAPPEDA dan Dinas Pekerjaan Umum, supaya konsep Nggruput dan rencana tempat wisata kecil yang nantinya akan di bangun di ujung perkantoran pemda bisa satu tujuan untuk membangkitkan perekonomian di kabupaten pringsewu". Pungkasnya. (Red)


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: