Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Lembaga Ruang Perempuan dan Anak (RPA) Kabupaten Tanggamus melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil di Jalan Lintas Barat Pekon Teba Kecamatan Kotaagung Timur, Jumat sore (30/4). Kegiatan bagi takjil ini juga melibatkan Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Lampung dan GenRe Kabupaten Tanggamus. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Lampung Azuwansyah,S.Ag, M.M.
Ketua Lembaga RPA Tanggamus, Ruwiyati,S.Ag,M.Si mengatakan bahwa aksi bagi-bagi takjil dalam rangka menyemarakkan bulan Suci Ramadhan penuh berkah sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama khususnya umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa.
"Alhamdulillah acara ngabuburit yang diisi dengan pembagian takjil dan buka bersama RPA Kabupaten Tanggamus berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Semoga acara ini membawa manfaat bagi kita semua," kata Ruwiyati.
Dilanjutkan Ruwiyati bahwa saat ini Lembaga RPA Tanggamus sudah berusia tiga bulan, kendati baru, namun organisasi yang concern terhadap perempuan dan anak itu terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi kekerasan pada perempuan dan anak.
"Di moment Ramadhan ini RPA bersama duta GenRe Provinsi Lampung dan GenRe Kabupaten Tanggamus terus bersinergi dalam mensosialisasikan dan mengedukasi kepada masyarakat mengenai hak hak perempuan dan anak serta agar tidak ada lagi kekerasan baik itu verbal maupun seksual kepada perempuan dan anak, semoga kegiatan kami diridhoi Allah dan bermanfaat bagi masyarakat,"ucap Ruwiyati.
Sementara Anggota DPRD Provinsi Lampung Azuwansyah memberikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan berbagi takjil dan buka bersama yang dilaksanakan Lembaga RPA bersama GenRe. Hal ini menurut Azuwansyah adalah kegiatan sangat positif sebab selain bermanfaat bagi orang lain juga dapat memupuk tali silahturahmi antara pengurus dan anggota Lembaga RPA dengan GenRe.
"Saya apresiasi kegiatan ini semoga ini bisa terus dilakukan secara berkesinambungan dan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial belaka. RPA kedepan harus ada aksi nyata dengan mengedukasi masyarakat sehingga dapat meminimalisir kejadian seperti pelecehan seksual, KDRT dan pemerkosaan terhadap perempuan dan anak,"Tandas Azuwansyah.(Rudi)





0 Comments: