Kamis, April 29

Masih Masa Isolasi Covid-19, Ini Pesan Sekda Tanggamus Drs. Hamid H Lubis Bagi Masyarakat



Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Setelah dinyatakan reaktif hasil rapid diagnostic test (RDT) antigen, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si. kini masih terus menjalani perawatan. Termasuk isolasi mandiri. Ia pun bersyukur, sekarang kondisinya berangsur-angsur telah membaik. 


Di sela-sela masa isolasinya, Sekda Tanggamus sempat membuat sebuah tulisan di akun media sosialnya. Tulisan tersebut berisi kondisi terkini dirinya. Lalu gambaran singkat tentang kronologi gejala yang sempat ia rasakan. Kemudian berisi ajakan, imbauan, serta warning tegas dari Hamid H. Lubis kepada seluruh masyarakat Tanggamus, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyebaran COVID-19.


Ketika di hubungi Sekda Tanggamus melalui pesan WhatsApp, Kamis (29/4/2021) pukul 11.00 WIB. Tujuannya untuk memverifikasi apakah tulisan di media sosial yang kemudian tersebar melalui WhatsApp, benar berasal dari Sekda Tanggamus atau bukan. 


"Benar (tulisan saya). Agar masyarakat selalu mawas diri," ketik sekda. 


Menurut dia, penyebaran COVID-19 kini terbagi menjadi dua fase. Yaitu fase pra-vaksinasi dan fase pasca-vaksinasi. Sebab untuk diketahui, Sekda Tanggamus telah dua kali divaksin. Kemudian saat jam kerja maupun di luar jam kerja, dirinya selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Namun toh hal itu tidak lantas serta-merta membuatnya "kebal" dari COVID-19.  


Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus itu mengimbau semua pihak agar "sedia payung sebelum hujan." Dalam artian, masing-masing orang dalam lingkup keluarga, harus sudah menyiapkan konsep penanganan. Bukan lagi hanya pada tahap preventif (pencegahan). 


Dia menganalogikan, konsep penanganan yang sudah harus disiapkan jika ada anggota keluarga yang terpapar COVID-19, seperti konsep jalur evakuasi bencana alam. Atau konsep penyediaan kotak P3K di rumah-rumah. Dengan sudah terkonsepnya tindakan penanganan, maka dimungkinkan akan memberikan resultan baik bagi keluarga yang anggotanya terpapar. 


Hamid H. Lubis juga me-warning tegas masyarakat untuk tidak terlalu percaya dengan istilah orang tanpa gejala (OTG). Sebab pemahaman soal OTG, menurut dia justru akan menurunkan level kewaspadaan setiap individu. 


Berikut adalah tulisan dari Sekda Tanggamus, Hamid H. Lubis: 


Saudara saudaraku, virus ini bukanlah hal yang dianggap remeh, gejala atau dampak yang dirasakan bisa terus berubah dari waktu ke waktu, seperti fase sebelum ada vaksin dan fase pasca vaksinasi, sama halnya dengan kita yang terus beradaptasi dengan lingkungan, kondisi saya saat ini kurang baik, pasien covid belum tentu bisa sama penanganannya dengan pasien lain, karena kondisi dan respon setiap orang bisa berbeda dalam menerima obat obatan, kondisi mati rasa panca indra perasa kita juga tidak bisa menjadi patokan, berbeda beda yang di alami, saya mengalami sesak nafas, badan panas, lemas dll, saya merasa drop dari kesehatan dan psikis, percayalah saudaraku, tidak mudah menjalani ini, saya juga harus menjalani terapi sejauh mana kondisi jantung dan fisik saya dalam menerima obat, pemikiran lainnya adalah beban terhadap keluarga apakah mereka aman atau tidak, sudah saatnya kita semua, masyarakat tidak hanya berpikir pencegahan, tapi menyiapkan diri dan keluarga, bila ini terjadi, sepertl layaknya kita menyiapkan P3K dirumah atau jalur evakuasi kebencanaan, harus SUDAH TERKONSEP jika ada anggota keluarga yang terjangkit, kamar, vitamin, peralatan makan habis buang, dan lainnya sudah harus dipersiapkan, saya mohon doanya kepada saudara saudaraku semua, karena saya tidak tau kedepan nanti akan seperti apa, jangan terlalu percaya dengan sebutan OTG (Orang Tanpa Gejala), karena itu akan mengurangi kewaspadaan kita...Semoga kita semua dilindungi Allah SWT...Aamiin YRA

Saya mengijinkan tulisan ini di-share agar menjadi kesadaran dan kewaspadaan di masyarakat


SEKDA TANGGAMUS

Hamid H. Lubis. (RIS/Rudi)


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: