Tampilkan postingan dengan label Headlines Kesehatan daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headlines Kesehatan daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 17

Komisi III DPRD Tanggamus Tinjau Banjir Bandang Di Semaka, Serahkan Bantuan Ke Warga Terdampak

Komisi III DPRD Tanggamus Tinjau Banjir Bandang Di Semaka, Serahkan Bantuan Ke Warga Terdampak


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Komisi III DPRD Tanggamus mengunjungi pekon terdampak banjir di Kecamatan Semaka, Jumat siang (7/8).Tinjauan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi III Iskandar Juned, bersama Sekretaris Hilman dan Anggota Edi Yalismi, Hendrawan Adam dan Azmi.



Dalam kunjungan tersebut, wakil rakyat melihat dari dekat rumah korban bencana banjir yang cukup parah yakni di Pekon Way Kerap, lalu meninjau masjid Baitul Rahman yang porak poranda akibat diterjang banjir badang. Usai meninjau rumah dan masjid terdampak, rombongan Komisi III melanjutkan meninjau Posko Tanggap Bencana dan Dapur umum yang di pusatkan di Kantor Kecamatan Semaka. 



Rombongan disambut Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tanggamus Mansyurin dan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Edi Nugroho. Dalam kesempatan tersebut Komisi III juga menyerahkan bantuan berupa 20 dus mie instan dan  biskuit, bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak.



Ketua Komisi III Iskandar Juned kepada wartawan memberikan apresiasinya atas gerak cepat Pemkab Tanggamus beserta Instansi terkait dalam menangani bencana banjir bandang di Kecamatan Semaka.


"Ya kami apresiasi atas kecepatan pemerintah daerah bersama unsur TNI/Polri dan relawan dalam menangani musibah banjir ini dimana saat malam kejadian langsung turun guna membantu masyarakat," kata Iskandar Juned.



Sementara Sekretaris Komisi III, Hilman mengatakan bahwa bencana banjir lantaran kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Ia juga menyarankan agar pemukiman penduduk yang posisinya dekat dengan bukit agar direlokasi ketempat lebih aman."Kalau kita lihat kondisi bukit masih hijau tidak gundul, namun tidak bisa kita pungkiri kondisi alam tidak bisa diprediksi,  saran saya agar masyarakat lebih waspada lagi dan jika perlu tempat tinggalnya pindah menjauh dari bukit untuk menghindari longsor yang terjadi seperti sekarang," kata Hilman.


Politisi Partai Gerinda ini juga meminta peran aktif lembaga lain dalam membantu masyarakat Semaka khususnya Way Kerap yang terdampak bencana." Lembaga dan organisasi lain harus juga turut membantu saudara kita di Semaka, mari kita bergotong-royong membantu saudara kita,"pungkasnya. (ADV)

Kamis, Agustus 27

Rakor Bahas KBM Tatap Muka Di Tengah Covid 19, 20 Poin Ini Harus Disiapkan Sekolah

Rakor Bahas KBM Tatap Muka Di Tengah Covid 19, 20 Poin Ini Harus Disiapkan Sekolah


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus menggelqr rapat Kordinasi bersama dalam rangka " Tanggamus menuju pendidikan berkualitas", kegiatan ini bertempat di Taman Wisata Bukit Idaman Gisting Kecamatan Gisting. Kamis, 27/08/2020.

Hadir dalam kesempatan ini, sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, lalu satuan pelaksana layanan pendidikan (SPLP), musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS), kelompok kerja kepala sekolah (K3S), himpunan pendidikan tenaga kependidikan anak, ikatan guru taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Tanggamus diperkirakan berlangsung Oktober mendatang. Namun sebelum itu diberlakukan sekolah harus memenuhi semua prosedur yang terdiri dari 20 item yang telah di tetapkan.

Menurut Sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, tim Assessment akan mulai bekerja diperkirakan pada 9 September mendatang. Sebelum tim Assessment turun, sekolah harus menyiapkan segala sesuatunya. Adapun 20 item yang harus dipenuhi diantaranya menyiapkan alat pengukur suhu tubuh (thermogun), mengatur jarak duduk siswa, pemetaan warga satuan pendidik mulai dari  pendataan penyakit bawaan hingga riwayat perjalanan peserta didik apakah habis bepergian dari daerah zona merah.

"Selain sanitasi yang harus memadai,tugas cukup berat dari pihak sekolah adalah wajib mendata ada atau tidaknya penyakit bawaan peserta didik hingga riwayat perjalanan,jadi butuh kejujuran dari orang tua murid," kata Lauyustis mewakili Kepala Disdik Tanggamus A.Dasmi yang ditemui usai membuka rapat koordinasi (Rakor) bersama tersebut.

Masih kata Lauyustis, bahwa dibutuhkan komitment kuat berupa dukungan orang tua murid dalam menyiapkan pembelajaran tatap muka di era Pandemi Covid 19. Komitment itu diwujudkan dengan surat pernyataan orang tua murid dan juga ketua komite sekolah."Orang tua juga harus paham dan mendukung penerapan protokol kesehatan dilingkungan sekolah, seperti memastikan anaknya memakai masker saat pergi kesekolah. Selain dukungan dari orang tua murid, sekolah juga harus melakukan MoU dengan puskesmas/pustu dan klinik," kata dia.

Masih kata Lauyustis,bahwa penilaian dilakukan secara ketat sehingga sekolah harus memenuhi 20 item yang telah ditetapkan."Jadi kalau seandainya satu saja dari 20 item itu sekolah belum bisa memenuhi maka sekolah tersebut belum bisa melaksanakan KBM tatap muka,"kata dia.

Dilanjutkan Lauyustis bahwa tim Assessment bekerja kurang lebih tiga pekan dengan melibatkan lima tim."Ada hampir seribuan sekolah, satu tim melakukan assessment di empat kecamatan. Jadi waktunya kurang lebih tiga pekan,hasil assessment dirapatkan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, lalu dilaporkan kepada bupati, keputusan terakhir di kepala daerah dalam hal ini bupati, jadi estimasinya kalau bupati mengizinkan Oktober KBM tatap muka dapat dilaksanakan,"ucapnya.

KBM Tatap Muka nantinya terus Lauyustis, dilakukan secara serentak dari mulai jenjang SMA/SMK, SMP dan SD, lalu untuk jenjang TK dan PAUD, dua bulan setelahnya."SKB Empat Menteri sudah direvisi sehingga SMA hingga SD bisa serentak, dua bulan setelahnya baru jenjang TK/PAUD, lalu dalam kelas juga murid dibatasi untuk jenjang SMP maksimal 16 siswa, kejang SD maksimal 14 siswa dan PAUD lima orang dan waktu belajar juga dipangkas maksimal 3,5 jam,"pungkas Lauyustis. (Rudi)

Kamis, Agustus 6

Irwandi Minta Bunda Ratu Segera Evaluasi Data Program Penerima Bantuan, Jangan Sekedar Pencitraan

Irwandi Minta Bunda Ratu Segera Evaluasi Data Program Penerima Bantuan, Jangan Sekedar Pencitraan


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Wakil ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga sangat  menyayangkan masih banyak warga yang tak bisa menikmati berbagai bantuan dari pemerintah apa lagi di saat pendemi covid 19 saat ini, terutama dalam bidang sektor ekonomi, dimana daya beli masyarakat yang masih rendah, seperti yang terjadi dengan salah satu warga di pekon Negeri Ratu Kecamatan Kotaagung. Kamis, 06/08/2020.

Irwandi cukup mengapresiasi kepada bupati Tanggamus yang sangat peduli dengan rakyatnya, dengan melakukan kunjungan turun langsung kebawah untuk mendengarkan keluhan-keluhan warganya, hanya di sayangkan bahwa pendataan bantuan dampak covid 19 ini agak sedikit kacau, menurutnya hal yang terjadi pada salah satu warga di pekon negeri ratu ini hanya sebagian permasalahan kecil yang terlihat, dan sebenarnya cukup banyak dialami masyarakat diseluruh pekon di Kabupaten Tanggamus.

" Hal ini sudah lama menjadi keluhan warga, bukan hanya warga di pekon negeri ratu saja, selama ini bupati hanya mendapatkan berita-berita sukses dan tak tahu dengan kondisi di lapangan yang sebenarnya, alangkah lebih baiknya bupati Tanggamus mengevaluasi dan mengecek kembali tentang warga  yang penerima seluruh bantuan dampak covid 19 ini,''Tegas Irwandi.

Lalu, jangan hanya sekedar menerima laporan yang bagus saja, ini adalah salah satu contoh kecil yang terlihat, diperlukan ketegasan dari seorang pemimpin untuk melakukan evaluasi data seluruh penerima bantuan tersebut ke pusat, provinsi maupun di daerah kabupaten jika memang benar-benar peduli dengan rakyatnya, dengan melaksanakan program-program ini secara utuh dan benar.

" Bupati Tanggamus harus tegas memerintahkan jajaran di bawahnya untuk melakukan pendataan kembali, sebab keluhan masyarakat dibawah bukan sekedar pepesan kosong belaka, saya harap bupati berani untuk mengambil sikap dalam mengevaluasi pendataan itu, jangan sampai hanya memberi bantuan kepada satu orang tetapi ada ratusan orang menunggu untuk mendapatkan bantuan, saya lihat ini hanya sekedar pencitraan,"ucap legislator dari PKB tersebut.

Kemudian lanjut Irwandi, ada program untuk balita dan ibu hamil dari pemkab Tanggamus dan ini nyata adanya, kinerja para PJ Kakon di seluruh Tanggamus juga dilakukan evaluasi, jika kinerjanya tak benar harus segera digantikan, dan gantikan kepada PJ Kakon yang benar-benar mau bekerja bagi masyarakat yang di pimpinnya.

" Memang benar bahwa program-program bantuan ini tak sesuai target, seharusnya program bantuan ini dapat berjalan dengan benar, jika kinerja jajaran pemerintah ini benar, harusnya tak kejadian hal seperti di Pekon Negeri Ratu ini, seharusnya ini segera dilakukan evaluasi program-program bantuan tersebut, ini hanya sebagian contoh kecil saja, jika tak mampu mengevaluasi, jelas saya katakan ini hanya pencitraan !,"Tandanya. (Rudi)

Rabu, Juli 22

Polemik BLT-DD Pekon Kotaagung, Irwandi: Selesaikan Dengan Musyawarah

Polemik BLT-DD Pekon Kotaagung, Irwandi: Selesaikan Dengan Musyawarah


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga mengharapkan persoalan pemotongan bantuan langsung tunai Dana desa (BLT-DD) di Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung diselesaikan secara musyawarah dengan masyarakat. Senin,21/07/2020.

Ini berawal ketika wakil rakyat dari dapil II Kabupaten Tanggamus ini menerima masukan atau laporan dari beberapa masyarakat di pedukuhan Way Som Pekon Kotaagung, bansos BLT-DD notabennya merupakan bantuan pemerintah kepada masyarakat dibawah akibat merebaknya pandemi penyebaran covid 19.

Setelah menerima laporan masyarakat tersebut, Bang Ir sapaan akrabnya, langsung mengkroscek permasalahan yang sebenarnya, dengan mendatangi kantor pekon Kotaagung untuk mengklarifikasi penyebab permasalahan ini sehingga masyarakat menjadi resah.

" Atas dasar laporan itu saya berinisiatif langsung ke kantor Pekon Kotaagung, dan meminta permasalahan ini di pecahkan secara musyawarah dengan masyarakat, memang di dalam aturannya tak ada dalil pemotongan tersebut terlepas apapun alasannya, kebetulan saya bertemu dengan kepala Pekon tadi,"ungkap Irwandi.

Menurut Irwandi, di dalam pernyataan Kakon tersebut ada 463 Rumah yang tak menerima bantuan dari pemerintah, namun ia membantah telah melakukan pemotongan tersebut, masyarakat yang tak menerima bantuan ini lalu menggelar musyawarah di dusun tanpa melibatkan Pekon.

Kemudian keputusan di ambil oleh mereka para warga yang tak menerima bantuan  dan meminta masyarakat penerima bantuan BLT-DD untuk membagi bantuannya untuk warga yang tak menerima bantuan sama sekali.

" Warga ini musyawarah sendiri dan rapat sendiri mereka yang tak menerima bantuan mendesak agar warga penerima bantuan BLT-DD agar membagi bantuan bansos tersebut. Bantuan ini seperti buah simalakama bagi pemerintah Pekon manapun, niatnya memang bagus namun terbentur oleh aturan yang ada, niat Pekon ini pemerataan, terlepas apapun itu tolong selesaikan dengan baik secara musyawarah, saya himbau kepada semua Pekon yang ada di Tanggamus, diharapkan agar Penyaluran dan penerimaan BLT-DD harus sesuai dengan aturan yang ada,''tegas politisi dari partai PKB tersebut. (Rudi)
PRAJURIT YONIF 7 MARINIR ASAH KEMAMPUAN BELA DIRI KARATE

PRAJURIT YONIF 7 MARINIR ASAH KEMAMPUAN BELA DIRI KARATE


Pesawaran, www.lampungheadlines.com - Dalam rangka mengasah kemampuan perorangan, prajurit Batalyon Infanteri 7 Marinir melaksanakan latihan beladiri karate di lapngan apel Kesatrian Batalyon Infanteri 7 Marinir. Ketapang Teluk Pandan Pesawaran Selasa 21/07/2020.

Kegiatan Latihan Karate rutin yang di laksanakan personil Yonif 7 Marinir di pimpin oleh Pelda Marinir Zalman selaku pembina karate Yonif 7 Marinir .
Latihan beladiri Karate adalah wujud dari profesionalisme prajurit Petarung Anggaraksa Jaladhi Brani, karena selain mampu bertempur, tiap-tiap individu harus mempunyai kemampuan beladiri dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, apabila menghadapi keadaan yang dapat membahayakan keselamatan tiap - tiap prajurit Yonif 7 Marinir.
Serta dalam melaksanakan kegitan  harus tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan covid-19, menggunakan masker dan tetap melaksanakan physical distancing.

Kegiatan latihan bela diri Karate di lansanakan sesuai perintah dari Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Marinir Budi Wijani, M.Han,  mengharapkan kepada seluruh prajurit Yonif 7 Marinir agar menjadikan latihan tersebut sebagai wahana untuk menempa menjadi prajurit yang profesional dan terlatih dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas ke depannya. (NS)