Tampilkan postingan dengan label gayahidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gayahidup. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 22

Bupati Dan Forkopimda Tinjau Bakal Ruang Penanganan Covid 19 Di RSUDBM Serta Asrama

Bupati Dan Forkopimda Tinjau Bakal Ruang Penanganan Covid 19 Di RSUDBM Serta Asrama


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Pemkab Tanggamus telah menyiapkan ruang isolasi bagi pasien Positif Covid 19. Ruang Isolasi tersebut ada di Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang Kotaagung dan RS Panti Secanti Gisting bahkan tidak menutup kemungkinan Asrama Islamic Center Kotaagung bakal dijadikan sebagai cadangan ruang Isolasi sebagai langkah antisipasi jika pasien Covid 19 terus bertambah.

Hal itu diungkapkan bupati Tanggamus sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tanggamus Hj Dewi Handajani kepada wartawan usai meninjau ruang Isolasi RSUD Batin Mangunang Kota Agung dan asrama Islamic Center Kotaagung. Turut mendampingi bupati, Wabup Hi AM Syafii,  Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Dirut RSUD Batin Mangunang dr. Diyan Ekawati dan sejumlah kepala OPD.

"Di RSUD Batin Mangunang Kota Agung ada empat ruang Isolasi dengan kapasitas 42 tempat tidur ditambah yang di RS Panti Secanti Gisting. Kami juga menyiapkan asrama Islamic Center sebagai cadangan ruang Isolasi dengan kapasitas 14 ruangan, "ujar Dewi Handajani.

Menurut bupati, ruangan Isolasi disiapkan karena tidak menutup kemungkinan ada pertambahan kasus, sebab pasien 01 yang meninggal dunia sebelum dinyatakan positif Covid 19 melaksanakan kontak erat dengan sejumlah orang dan tenaga medis, sehingga setiap orang yang melakukan kontak erat dilakukan rapid test.

"Kami sudah melakukan rapid test dan swab test kepada 34 orang yang kontak erat dengan pasien 01 dan ditambah lagi kita melakukan swab seorang warga yang baru pulang dari Temboro Magetan Jawa Timur, Mudah-mudahan kasus pasien Covid 19 di Kabupaten Tanggamus tidak lagi bertambah, "kata bunda Dewi.

Dilanjutkan bunda bahwa, gedung Asrama Islamic Center selain disiapkan untuk menampung pasien Positif Covid 19 juga untuk para tenaga medis menginap." Jadi sementara menunggu, gedung Asrama ini dapat dimanfaatkan untuk menginap bagi rekan-rekan tenaga medis, "ujar bupati.

Masih kata bupati bahwa untuk swab test Pemkab Tanggamus kini mengirim sampel ke Laboratorium Pemerintah Provinsi Lampung. Harapannya hasil  tes lebih cepat keluar." Saat ini Lampung sudah punya laboratorium sendiri sehingga sampel yang mau dilakukan tes swab kita kirim kesana (Pemprov). Harapannya hasilnya cepat diketahui dan semakin cepat pula kita melakukan langkah langkah penanganan dan antisipasi,"terang Dewi.

Dalam kesempatan itu, bupati mengungkapkan kepada masyarakat mengenai pentingnya jaga jarak dan melaksanakan pola bersih hidup sehat (PHBS)."Ayo kita bersama-sama cegah covid 19, patuhi protokol kesehatan jaga jarak, selalu gunakan masker dan rajin cuci tangan pakai sabun diair mengalir, "pungkas bupati.

Sementara Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tanggamus dr. Eka Priyanto mengatakan bahwa saat ini Tanggamus memiliki 780 alat rapid test. Jumlah tersebut tentu masih belum cukup ideal. Maka dari itu bahwa Tim Gugus Tugas dan fasilitas kesehatan di Tanggamus tidak akan melayani rapid test untuk keperluan mudik. "Satu orang yang positif terus kami tracking, tentu kita butuhkan alat rapid test yang banyak, sehingga mohon maaf kami tidak bisa melayani rapid test untuk keperluan mudik, tapi alat rapid test yang ada sekarang untuk mengetes orang yang pernah kontak erat dengan pasien Positif Covid 19, "ujar Eka. (Rudi)

Kamis, April 2

Dalam Rangka Penanggulangan Virus Corona Yantoni Bersama Aparat Pekon Semprotkan Desinfektan

Dalam Rangka Penanggulangan Virus Corona Yantoni Bersama Aparat Pekon Semprotkan Desinfektan


Lambar, www.lampungheadlines.com -
Dalam menanggulangi virus Corona Yantoni Peratin Tapak siring, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung barat melakukan penyemprotan desinfektan diseluruh pemangku,dan disekolah dipekon itu,01/04/2020.


Dalam hal ini juga melibatkan seluruh aparatur Pekon juga dibantu oleh warga yang bertujuan untuk meminimalisir penyebaran virus Corona dipekon Tapak siring,ini juga sesuai dengan anjuran dari Pemda Lampung barat.

Selain itu Yantoni juga memberikan wadah air untuk warga ditempat umum seperti Sekolah,Musola,dan beberapa tempat umum lainnya,agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada umumnya.

"Kami lakukan penyemprotan desinfektan,dan memberi wadah air untuk cuci tangan agar nantinya warga selalu menjaga kebersihan dan semoga Pekon Tapak siring ini dapat terhindar dari virus tersebut" ungkapnya.

Hal ini senada dengan langkah Pemda Lampung barat untuk melakukan penyemprotan desinfektan merata. (kartiko)

Kamis, Maret 19

 PPSMI: Relawan Kemanusiaan Adalah Untuk Dunia

PPSMI: Relawan Kemanusiaan Adalah Untuk Dunia


Bandar Lampung, www.lampungheadlines.com -Perkumpulan Pengusaha Sahabat Migran Indonesia  (PPSMI) Provinsi Lampung, melalui Ketua umumnya Rafaeli Hia, SH mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada  para relawan PPSMI yang  berada di Taiwan (Thaicung) yang di komandoi oleh  Amran Saleh (PMI) Asal Kab. Way Kanan Prov. Lampung,  dalam Misi PPSMI Peduli Kemanusian, pembagian masker gratis bagi Para Pekerja Migran Indonesia yang berada di  Taiwan, Kamis (19/03)


Misi PPSMI Peduli kemanusiaa ini berawal dari Informasi dan pemberitaan bahwa pemerintah China, saat itu sangat membutuhkan peralatan medis pelindung gidung dan mulut (Masker) di tengah terus meluasnya wabah virus Covid-19  yang telah menginfeksi banyak orang.

Kebutuhan masker sangat diperlukan  dan sangat sulit diperoleh atau dijangkau oleh para PMI. (Info Pers)


Melihat hal ini, seluruh dunia makin meningkatkan kewaspadaannya untuk  meminimalisir dampak dari penularan virus Covid-19 ini. PPSMI sebagai wadah organisasi yang erat hubungannya dengan para Pekerja Migran Indonesia terutama di Negara China, Hongkong dan Taiwan. DPP PPSMI Prov. Lampung, melalui (KSB) bernisiatif membentuk panitia dan berusaha mengumpulkan sumbangan dari anggota PPSMI serta  sepakat menjalankan kegiatan Misi Kemanusiaan pembagian masker gratis bagi Pekerja Migran Indonesia bersama Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung. Hal ini dijelaskan oleh Ketua PPSMI melalui Telepon kepada humas PPSMI.

Keterangan yang disampaikan oleh Sekjend PPSMI Idrus Zaman, SH. Kepada Humas Media PPSMI,  Rangkaian kegiatan Misi PPSMI Peduli ini melalui beberapa tahapan; mengumpulkan Donasi, pengadaan masker serta  Pengiriman. Pengiriman ke negara tujuan dilakukan secara  simbolis oleh PPSMI  bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Prov. Lampung Bpk Ir. Lukmansyah, M.M. (12/02/2020)

Pembagian Masker juga dilakukan bertahap oleh para relawan di Taiwan, mengingat para relawan adalah para PMI adalah pekerja. Pembagian Masker Gratis ini dilakukan pada saat relawan lubur bekerja. Rangkaian Kegiatan dilakukan mulai Tgl 01, 04 dan 14 Maret 2020, berdasarkan data dan dokumentasi yang disampaikan relawan kepada Sekjend PPSMI.

Sekjend PPSMI dalam keterangannya, sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada relawan, atas kerja keras tanpa kenal lelah. Menjadi relawan, bukan untuk sekelompok masyarakat atau kelompok tertentu saja. "Relawan Kemanusiaan Adalah Untuk Dunia" menjadi relawan kemanusiaan berarti berbuat baik. Jangan takut berbuat baik. Jangan capek berbuat baik. Jangan bosan berbuat baik,” pesannya.

Amran Saleh menjelaskan dan menyampaikan pesan melalui saluran telepon kepada humas PPSMI, Mengucapkan banyak  terimakasih kepada Pemerintah Indonesia, Gubernur Lampung, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Ir. Lukmansyah, M.M)  dan PPSMI Provinsi Lampung yang sangat perduli dengan menyumbangkan masker kepada para  Pekerja Migran Indonesia yang berada di Taiwan. (red)

Rabu, November 20

Komunitas Sedekah Gandum Pringsewu Ajarkan Berbagi

Komunitas Sedekah Gandum Pringsewu Ajarkan Berbagi

Foto: Salah satu anggota Komunitas Sedekah Gandum Pringsewu terlihat tengah berbagi. 


Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Sebagai salah satu organisasi yang bersifat sosial di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, keberadaan serta kiprah Komunitas Sedekah Gandum sudah banyak dirasakan oleh masyarakat Bumi Jejama Secancanan.

Komunitas Sedekah Gandum Kabupaten Pringsewu yang saat ini diketuai Abdurrahman Asrofi didampingi wakil ketua Windy Ellise, dan Sekretaris Arif Tirto Kamandanu beserta Bendahara Soni Rudiansyah, banyak membantu masyarakat melalui sejumlah program kegiatannya. Beberapa program komunitas ini, diantaranya adalah program Berbagi Gandum, program Nasbung SG, program Perpustakaan Keliling, program Bersih Masjid dan program Wakaf Al-Qur'an.

Menurut Ketua Komunitas Sedekah Gandum Kabupaten Pringsewu Abdurrahman Asrofi, Rabu (20/11/19), untuk dana kegiatan tersebut dihimpun dari para pengurus dan anggota serta para donatur, dimana kegiatannya dilaksanakan pada Minggu ketiga setiap bulannya, dengan sasaran tidak hanya perseorangan, namun juga lembaga seperti panti asuhan dan pondok pesantren, khususnya yang tidak memungut biaya bagi para santrinya.

Asrofi juga menyebut bahwa untuk kegiatan di bulan November ini, pihaknya melaksanakannya di Pekon Sukoharjo II Kecamatan Sukoharjo, yakni membagikan gandum atau beras sebanyak 30 sak dengan isi setiap sak masing-masing sebanyak 10 kg, kemudian membagikan 50 nasi bungkus, wakaf Al-Qur'an sebanyak 50 eksemplar, serta membersihkan Masjid Al-Muttaqin juga membuka perpustakaan keliling.

Selain itu, lanjut dia, untuk lokasi lainnya adalah di Sidoharjo, Danau Margakaya, Pamenang, Parerejo, Kediri, serta di Podomoro untuk 15 Desember mendatang. "Khusus untuk Pondok Pesantren Baitul Qur'an, untuk bulan ini merupakan kali yang keempat kami datangi," ungkapnya. (Mr)

Selasa, Juni 25

Ketua LPA Pringsewu Angkat Bicara Soal Meningkatnya Kasus Pelecehan Seksual

Ketua LPA Pringsewu Angkat Bicara Soal Meningkatnya Kasus Pelecehan Seksual

Foto: Ketua LPA Kabupaten Pringsewu Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A., (kanan_red) bersama Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., selaku Ketua LPAI.

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur baru-baru ini di Kabupaten Pringsewu mendapat tanggapan ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pringsewu, Jum'at (21/06).

Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A., ketua LPA sekaligus Wakil Bupati Pringsewu mengungkapkan banyaknya kasus pelecehan terhadap anak dibawah umur yang terungkap di Kabupaten Pringsewu ini menjadi suatu bukti bahwa masyarakat Pringsewu, orang tua yang anaknya menjadi korban tersebut sudah berani untuk mengungkap.

"Kita salut kepada korban atau orang tua dari korban yang sudah berani menceritakan atau melaporkan akan terjadinya kasus pelecehan yang menimpanya" kata Fauzi.

Masih menurut Fauzi sejauh ini Pemkab Pringsewu sudah melakukan sosialisasi bersama dengan lembaga-lembaga terkait tentang UU Perlindungan Anak di Kabupaten Pringsewu, "minimal kita mengajak kepada anak-anak kita untuk berani menceritakan apa yang terjadi kepadanya" harapnya.

Selain itu Fauzi juga mengajak kepada seluruh masyarakat Pringsewu terutama kepada orang tua untuk lebih hati-hati dalam menjaga dan mengawasi anak, "karena anak kita sebagai aset bangsa", pesannya. (mr) 

Sabtu, Maret 23

Sambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke-10, Bupati Mencanangkan Geramas

Sambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke-10, Bupati Mencanangkan Geramas

Foto: Kampanyekan Geramas menyambut HUT Pringsewu ke-10

Pringsewu, www.lampungheadlines.com – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Geramas) Kabupaten Pringsewu Tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Ir. Hi. A. A. Siregar mewakili Bupati Pringsewu Hi. Sujadi di halaman kantor dinas kesehatan, komplek perkantoran pemkab setempat, Jumat (22/03).

Kegiatan yang dirangkai dengan lomba senam jantung sehat ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-10 Kabupaten Pringsewu.

Asisten Bidang Administrasi Umum Ir. Hi. A. A. Siregar dalam sambutannya berharap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dapat menjadi awal dari upaya menjadikan pribadi yang sehat sebagai salah satu upaya menuju Kabupaten Pringsewu Sehat. “Dengan kita melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, serta mengkonsumsi makanan bergizi, sayur dan buah-buahan, memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali, serta tidak merokok dan minum alkohol, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan jamban sehat serta menjauhi narkoba, diharapkan akan membuat tubuh kita lebih kuat dan sehat,” katanya.

Selain di komplek perkantoran pemkab, kegiatan yang sama juga digelar di Pekon Selapan, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, yang dihadiri oleh Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu sekaligus sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Pringsewu Hj. Rita Irviani Fauzi, S.E., M.M., dan Camat Pardasuka Dra. Titi Puji Lestari. (mr)

Minggu, Januari 27

Coba Larikan Diri, Pelaku Curat Terima Tindakan Tegas

Coba Larikan Diri, Pelaku Curat Terima Tindakan Tegas


METRO, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM Ungkap kasus curat rumah oleh Tim Opsnal Gabungan Tekab 308 Polres Metro, pada dini hari sekira pukul 03.00 Wib, telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), Sabtu (26/01/2019).

Kapolres Metro AKBP Ganda MH Saragih, S.ik , melalui Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Try Maradona, S.ik , menjelaskan bahwa berdasarkan Laporan Polisi Nomor : Lp / 337- B / X / LPG / RES Metro tanggal 18 Oktober  2018 yang terjadi di Jl. Duku RT 016/RW 003 Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Dan diketahui korban dengan atas nama Elya Agustina (35), Islam, Polri, alamat Jl. Duku Rt 016 Rw 003 Kel. Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro dan dua saksi.
Try Maradona juga mengatakan, kronologis kejadian pada hari Kamis Tanggal 18 Oktober 2018, sekira pukul 11.00 Wib, di jl duku Rt 016 Rw 003 Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat Kota Metro, terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
"Modus operandi pelaku masuk kedalam rumah dengan cara merusak / mendongkel pintu samping kemudian mengambil 1 (satu) unit Tv bermerk sony 42 inc, 1 (satu) unit Tv bermerk panasonic 33 inc, 1 (satu) unit laptop merk toshiba, 1 (satu) unit handphone bermerk zenphone 5, 1 (satu) unit merk samsung tab 4, sehingga korban mengalami kerugian sekira 15.000.000 (lima belas juta rupiah), identitas Pelaku IS (30), laki-laki, islam, tani, Bumi Jawa Kecamatan Batang Hari Nuban Kabupaten Lampung Timur," Jelasnya.
Penangkapan bermula pada hari Sabtu Tanggal 26 Januari 2019, timsus gabungan mendapat informasi bahwa pelaku berada di Desa Bumi Jawa Kecamatan Batang Hari Nuban Kabupaten Lampung Timur. Lalu selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan setelah diketahui pelaku benar berada dialamat tersebut, sekira 03.00 Wib tim melakukan penangkapan terhadap pelaku. 

"Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku mencoba melarikan diri dengan melakukan perlawanan aktif sehingga terpaksa petugas mengambil tindakan tegas dan terukur. Dan hasil Riksa sementara terdapat dua TKP lain, tempat pelaku dan kawan-kawan beraksi, lalu untuk barang bukti (BB) yang ditemukan satu unit TV Lcd 42 inc Merk Sony Warna hitam, satu unit TV Lcd 32 inc Merk Panasonic Warna hitam," ungkap Kasat Reskrim, AKP Try Maradona, S.ik mewakili Kapolres Metro AKBP Ganda MH Saragih, S.ik 

Pelaku dan barang bukti diamankan di Satreskrim Polres Metro, guna penyidikan dan pengembangan. (chard)

Kamis, Januari 17

Antisipasi DBD, Kabupaten Pringsewu Canangkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Antisipasi DBD, Kabupaten Pringsewu Canangkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Foto: Wakil Bupati Pringsewu Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., instruksikan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) demam Berdarah Dengue (DBD) yang akan dimulai pada Jum'at (18/01)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melaksanakan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan yang dimulai pada hari Jumat (18/01), merupakan tindak lanjut dari Pencanangan Pemberantasan Sarang Nyamuk beberapa waktu lalu serta meningkatnya wabah Demam Berdarah Dengue di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Pringsewu.

Wakil Bupati Pringsewu Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., kepada awak media, Kamis (17/01), mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, baik itu organisasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan dan pekon, UPTD Puskesmas maupun UPTD Pendidikan, untuk melakukan pemantauan dan pengawasan di wilayah masing-masing, baik di permukiman penduduk, tempat ibadah, sekolah, dan lain sebagainya, yang meliputi seluruh Pekon dan Kelurahan di Sembilan Kecamatan se Kabupaten Pringsewu.

Sejumlah langkah antisipasi yang dapat dilakukan, menurut Wakil Bupati Pringsewu, diantaranya adalah dengan menguras bak mandi, vas bunga, tempat minum burung, dan tempat genangan air lainnya. Kemudian dengan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang-barang bekas, serta dengan cara memelihara ikan pemakan jentik, menebar bubuk abate, memasang kasa, penyemprotan insektisida, menggunakan obat nyamuk oles, serta memasang obat nyamuk minimal sepekan sekali. (mr)

Selasa, Januari 15

Jelang Program Road Safety Millennial,  Kapolres Tanggamus Pimpin Rapat Anggotanya

Jelang Program Road Safety Millennial, Kapolres Tanggamus Pimpin Rapat Anggotanya

Foto: Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK., M.M., tengah pimpin rapat anggotanya. 

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Disinyalir generasi millenial penyumbang angka kecelakaan yang cukup tinggi, sehingga Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung menggelar acara Millenial Road Safety Festival.

Guna memantapkan kegiatan itu, Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK., M.M., juga menggelar rapat bersama jajarannya guna memantapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Rapat digelar Selasa (15/1/19) di Aula Wirasatya Polres Tanggamus dihadiri seluruh pejabat utama, Kapolsek jajaran serta personil Sat Lantas Polres Tanggamus.

Millenial Road Safety Festival, Polres Tanggamus direncanakan akan dihelat di Lapangan Komplek Pemkab Pringsewu, Minggu, 17 Maret 2018 mendatang, dengan tujuan meminimalisir kecelakaan yang disumbangkan dominan dilakukan generasi millenial.

Foto: Millennial Road Safety Festival yang akan digelar di lingkungan Pemkab Pringsewu. 

Kapolres AKBP Hesmu Baroto mengungkapkan, kegiatan Millennial Road Safety Festival bertujuan untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas dan menyasar ke generasi millennial, umur 17 hingga 35 tahun.

"Harapannya dengan acara ini generasi milenial bisa menjadi pelopor keselamatan dalam lalulintas, dan angka kecelakaan bisa diminimalisir," ungkap AKBP Hesmu Baroto.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri, S.Kom selaku ketua pelaksana menghimbau masyarakat, baik itu komunitas, anak sekolah maupun perorangan di Kabupaten Tanggamus maupun Pringsewu untuk dapat hadir dalam kegiatan tersebut.

"Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan senam bersama, jalan sehat, safety ridding serta banyak doorprize sepeda motor," jelas AKP Dade Suhaeri. (mr) 

Jumat, Desember 14

DUKUNGAN SEBAGAI DESTINASI BARU, DINAS PARIWISATA BERI PERHATIAN WISATA PUNCAK BATU KAPAL

DUKUNGAN SEBAGAI DESTINASI BARU, DINAS PARIWISATA BERI PERHATIAN WISATA PUNCAK BATU KAPAL

Foto: Kepala Dinas Pariwisata kabupaten tanggamus Hj. Retno Noviana Damayanti berfoto disalah satu spot wisata puncak batu kapal bersama rombongannya

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Kehadiran objek wisata Puncak Batu Kapal yang terletak di Pekon Wayharong, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus sebagai lokasi wisata alam baru mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) setempat.

Kadispar Tanggamus Hj. Retno Noviana Damayanti mengatakan, wisata puncak batu kapal ini sendiri akan menjadi salah satu lokasi wisata yang akan digandrungi oleh parawisatawan, terkhusus generasi muda. Dan secara pribadi kehadiran wisata bebatuan alam yang berada diatas bukit dengan jumlah batu ribuan dan ukuran yang sangat besar ini akan menjadi kebanggaan Kabupaten Tanggamus, (13/12/18).

“Saya sangat merespon dan bangga terhadap masyarakat setempat dalam hal ini Pokdarwis wisata puncak batu kapal ini karena mampu menghadirkan dan mengembangkan wisata alam yang sangat menakjubkan ini sebagai destinasi wisata baru di Tanggamus,” kata Retno, saat melakukan kunjungan ke lokasi destinasi wisata puncak batu kapal, Kamis (13/12/2018).

Mantan Sekretaris Dinas PU Tanggamus ini juga menerangkan, tentunya dalam hal ini Dispar Tanggamus sangat mendukung penuh masyarakat dan pokdarwis setempat dalam mengembangkan dan memajukan pekon dengan memanfaatkan potensi alam yang ada didaerahnya. Seperti yang diketahui, Kecamatan Airnaningan ini sendiri memang memiliki lokasi wisata yang indah seperti air terjun, bendungan batu tegi dan pulau kukang.

“Kedepannya, untuk pengembangan wisata ini akan menjadi perhatian khusus dari kita. Karena memang sangat berpotensi sekali, jadi bukan hanya menyuguhkan spot yang instagrmable, namun ada nilai sejarahnya juga kenapa wisata ini dinamakan batu kapal. Dan memang salah satu spot utama di lokasi wisata ini adalah ada satu batu yang sangat besar jika dilihat dari bawah akan terlihat layaknya sebuah kapal,” terangnya.

Retno juga menambahkan, untuk langkah pertama Dispar Tanggamus ini sendiri dalam hal mendukung pengembanganya adalah akan menerbitkan surat keputusan (SK) dan  pengukuhan Pokdarwis wisata puncak batu kapal ini. Dan untuk kedepanya, akan di lakukan pembinaan dan di ikut sertakan dalam kegiatan sosialisasi ataupun pelatihan di Dispar Tangamus.

“Kita berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang ada di kabupaten ini membuat pokdarwis bisa meningkatkan kesadaran akan pemanfaatkan potensi wisata yang ada didaerahnya. Sehingga tidak dipungkiri lagi dengan meningkatnya lokasi wisata tersebut, akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar, ya dengan menjajakan berbagai macam makan atau souvenir lainnya,” pungkasnya.(Rudi)
TANGGAMUS, SURGANYA PARIWISATA DI LAMPUNG

TANGGAMUS, SURGANYA PARIWISATA DI LAMPUNG

Foto: Salah satu batu terbesar yang disebut masyarakat pekon way harong bernama batu kapal yang menjadi ikon pariwisata pekon setempat

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Pariwisata Puncak batu kapal yang berada dipekon Way Harong Kecamatan Airnaningan Kabupaten Tanggamus ternyata banyak menyimpan cerita sejarah yang didapat secara turun-temurun dari orang tua mereka. Keberadaannya yang baru dibuka sekitar 3 bulan lebih ini diyakini bisa menjadi salah satu objek wisata andalan dikabupaten tanggamus. 13/12/18.

Saat ditanya lebih mendalam lagi kisah sejarah tentang puncak batu kapal ini ketua pokdarwis Surya didampingi oleh Triyono selaku sekretarisnya menyampaikan bahwa,  Sejarah batu kapal diyakini telah berusia ribuan tahun lamanya, ini dibuktikan dengan adanya jejak purbakala batu yang ada bekas tapak kaki dengan panjang setengah meter, dan telapak tangan manusia zaman dahulu kala. Luas lahan 2 hektar yang telah dibuka masyarakat secara bergotong royong ini dihuni ribuan batu yang beraneka ragam rupa dan bentuknya, disebut batu kapal karena menurut orangtua mereka dahulunya jika malam hari sering mendengar suara kapal seperti akan siap berlayar, Batu kapal jika dilihat dari bawah lebih terlihat kemiripannya dengan kapal.

" Bahkan nama batu kapal memang sudah melekat dari dahulu bahkan sebelum wisata ini dicetuskan, dusun kami sudah bernama dusun batu kapal pekon Way Harong, kalau jenis batunya kami ketahui jenis porselen, ada 1000 batu disini mas, bahkan bisa lebih luas lagi yang dapat kita temukan karena belum kita gali lagi potensinya,"jelasnya.

Selain berbentuk batu kapal, masih banyak jenis bentuk yang telah ditemukan masyarakat saat bergotong royong membersihkan rumput belukar, seperti batu yang diatasnya tumbuh pohon beringin yang sudah tua, ada lagi batu solat batu yang berbentuk datar, Batu lesung, lalu batu sumur, kemudian ada semacam celah yang diyakini mereka adalah sebuah goa dengan panjang 5 meter yang dihuni ratusan kelelawar yang bersarang didalamnya.

"Berawal dari dari anak-anak KKN Kebangsaan saat itu, ketika mereka di pekon Way Harong lalu melihat potensi atau spot yang bagus untuk melakukan swafoto, lalu muncul keinginan mereka dengan dibantu masyarakat untuk membersihkan wisata puncak batu kapal dari rumput belukar. Butuh satu minggu bagi kami bergotong-royong membuka akses jalan dan tempat wisata puncak batu kapal ini,"ujarnya.(Rudi)
WAKIL BUPATI HADIRI ACARA GERMAS DAN PERINGATAN HARI DIABETES MELITUS SEDUNIA 2018

WAKIL BUPATI HADIRI ACARA GERMAS DAN PERINGATAN HARI DIABETES MELITUS SEDUNIA 2018

Foto : wakil bupati Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Com., Akt., bersama istri berfoto bersama para undangan Germas

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat  (Germas)  dan peringatan Hari Diabetes Melitus sedunia 2018 Kabupaten Pringsewu dipusatkan di lapangan Kecamatan Sukoharjo, Jumat (14/12).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi didampingi Wakil Ketua TP-PKK Pringsewu Ny.Hj.Rita Irviani Fauzi, Sekdis Kesehatan Jarwo, Camat Sukoharjo dan Kepala Puskesmas Sukoharjo, serta tokoh masyarakat dan warga setempat. Selain diisi dengan senam pagi bersama, juga dilakukan aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi dalam sambutannya  mengatakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diluncurkan Presiden Jokowi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta pada 15 November 2016 silam pada prinsipnya bertujuan agar masyarakat meningkatkan kualitas hidup dengan berperilaku hidup sehat, sehingga produktivitas juga meningkat.

Demikian juga di Kabupaten Pringsewu, dimana masyarakat  Bumi Jejama Secancanan digarap dapat pula menerapkan pola hidup yang sehat sebagaimana tujuan gerakan tersebut. (mr)

Kamis, November 2

18 perserta ikuti balap traktor dalam rangka menyongsong musim tanam rendeng.

18 perserta ikuti balap traktor dalam rangka menyongsong musim tanam rendeng.


GADINGREJO,WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan balap traktor dalam rangka menyongsong musim tanam rendeng, Kamis 02 November 2017 di areal sawah Pekon Bulokkarto, Kecamatan Gadingrejo. Kegiatan yang dileading sektori Dinas Pertanian Pringsewu ini diramaikan dengan hadiah menarik bagi peserta.

Kepala Dinas Pertanian Pringsewu Iskandar Muda mengatakan, kepada media balap traktor ini diikuti perwakilan dari masing-masing kecamatan, dua peserta. Sehingga totalnya peserta dengan Sembilan Kecamatan sebanyak 18 peserta.


Lomba yang dibuka langsung oleh Bupati Pringsewu Sujadi ini, menurut Iskandar dalam rangka percepatan tanam.


“Biasanya petani di Pringsewu tanam rendeng mulai Desember-Januari, diharapkan sekarang ini tutup tanam mulai November,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan ini dalam rangka merangsang petani supaya tidak malas melakukan percepatan tanam. Mengingat alat mesin pertanian, seperti traktor sudah diberikan. Sehingga, tambah Iskandar, pihaknya mencari inovasi dengan cara mengadakan lomba balap traktor untuk memotivasi petani.

Balap traktor inipun dilombakan dengan membajak sawah yang terbagi dalam petak-petak dengan ukuran sama. Penilaian tidak hanya untuk yang tercepat, melainkan juga pada hasil serta kondisi mesin trakror. (Yuda )

Sabtu, September 23

Tak Perlu Bingung, Ini Bedanya Kopi Arabica dan Robusta

Tak Perlu Bingung, Ini Bedanya Kopi Arabica dan Robusta

Kopi memiliki jenis beragam yakni Arabica, Robusta, Liberica hingga Excelsa. Dari ragam tersebut, Arabica dan Robusta adalah varietas terbesar yang ada di Indonesia dan digunakan di sebagian besar coffee shop atau kedai kopi.
Tapi, apakah Anda semua sudah tahu karakteristik dari dua varietas tersebut? Iwan Setiawan, pemenang Indonesian Latte Art Championship (ILAC) 2014 dan 2015 menjelaskan perbedaan karakteristik Arabica dan Robusta.
Kopi Arabica, kata Iwan, memiliki bentuk biji lebih panjang. Kandungan kafein kopi Arabica juga lebih rendah, yakni 08 - 1,4 %, sehingga tidak terlalu pahit namun memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi. 
Kopi Arabica hanya tumbuh dengan baik bila ditanam di dataran tinggi, antara 1.000 meter hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Suhu di lokasi penanaman pun sebaiknya berkisar antara 14-24 derajat Celsius.
Tanaman kopi jenis ini memerlukan perawatan yang lebih baik karena lebih rentan terkena penyakit karat daun terutama bila ditanam di dataran rendah. Selain itu, jumlah biji kopi dalam setiap panen juga tidak sebanyak kopi Robusta.
Kebanyakan kopi Arabica memiliki aroma yang wangi seperti buah-buahan atau bunga-bungaan. Beberapa disertai aroma kacang-kacangan. Rasanya pun lebih halus dan penuh.Tak heran harganya juga jauh lebih mahal dibanding jenis kopi lain.
Jenis-jenis kopi Arabica yang populer di Indonesia adalah kopiGayo, Toraja, Wamena, beberapa kopi Bali dan Flores, serta yang sekarang banyak bermunculan adalah kopi-kopi Arabica dari dataran tinggi di Pulau Jawa, seperti di Jawa Barat dan Banyuwangi di daerah Gunung Raung.
Kopi Arabica dulu banyak dikembangkan di Brasil dan Etiopia, namun kini di berbagai belahan dunia, orang menanam dan mengembangkannya. Tak heran produksinya lebih banyak, yakni lebih dari 70% pasar kopi dunia. 
"Varietas ini lebih mahal karena memiliki cita rasa khas yang berbeda di setiap daerah tanam," kata Iwan saat sesi kelas Brewers Workshop di Indonesia's Biggest Business Expo 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (8/9/2017).
Nah, untuk varietas Robusta, biji kopinya berbentuk lebih bulat dan seringkali lebih besar. Kopi robusta bisa ditanam pada ketinggian di bawah 1.000 meter permukaan laut dengan suhu antara 24 hingga 30 derajat Celsius. Tanaman kopi ini lebih kuat serta tahan penyakit.
Adapun ciri khas paling kentara adalah tingkat kafein lebih tinggi, antara 1,7 hingga 4 persen sehingga lebih pahit, dan keasamannya rendah. Harga kopi robusta lebih murah karena rasa kopi varietas ini nyaris sama. Memang ada juga kopi robusta yang enak, namun sulit dijumpai.
Rasa yang muncul dari racikan kopi Robusta cenderung memiliki aroma cokelat, kacang-kacangan dan tanah. "Robusta bisa tiga kali panen dalam satu tahun, hal ini karena ditanam di suhu rendah, maka bisa cepat panen," kata Iwan.
Beberapa daerah yang terkenal dengan kopi Robustanya di Indonesia antara lain Lampung, juga beberapa wilayah penghasil kopi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Pada umumnya, orang yang sudah mengenal dan merasakan berbagai jenis kopi, akan lebih selektif memilih kopinya. Itulah sebabnya makin banyak kedai kopi yang menyajikan berbagai varian kopi Arabica. 
Meski begitu, masalah rasa adalah selera masing-masing orang. Ada yang suka kopinya pahit, ada yang suka lebih kompleks. Kata pepatah, "De gustibus non est disputandum", selera bukanlah sesuatu yang bisa diperdebatkan.