TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM -
Polres Tanggamus terus mendalami peristiwa perkelahian antara 3 warga Pekon Rantau Tijang Kecamatan Pugung, Tanggamus antara Nawawi (59), Kenedi (58) dan Januari (50) yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB hari Selasa (28/11/2017) yang lalu, dan mengakibatkan 3 orang itu harus dirawat di 3 Rumah Sakit (RS) yang berbeda akibat luka sabetan benda tajam.
Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si, Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda, S.Sos mengatakan sampai saat ini Polsek Pugung terus melakukan pengawasan ketat kepada ketiga warga tersebut terkait kesehatannya masing-masing.
"Alhamdulillah pagi ini kondisi saudara Kenedi pasca operasi sudah bisa berkomunikasi. Kenedi merupakan korban terparah dalam perkelahian tersebut untuk 2 warga lainnya juga dalam kondisi sehat wal afiat", kata Ipda Mirga Nurjuanda, Jumat, 1 Desember 2017 siang.
Polres Tanggamus telah melakukan tindakan kepolisian guna mengantisipasi terjadinya konflik di masyarakat, Polres Tanggamus telah melakukan koordinasi dengan semua pihak keluarga, tokoh masyarakat dan unsur pimpinan kecamatan Pugung. Meski penyelidikan Kepolisian sedikit tertunda, karena ketiga pria yang terlibat dalam insiden tersebut masih dalam perawatan medis, sehingga belum bisa dimintai keterangan tetapi beberapa saksi telah dimintai keterangan.
"selain upaya tersebut, kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi secara bertahap sehingga pada saat nanti ketiga warga tersebut sembuh dapat segera kami periksa guna terangnya perkara tersebut", tegasnya.
Senada dengan Kapolsek Pugung, Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Tanggamus, AKP Hendra Saputra mengungkapkan, pihaknya belum bisa secara gamblang menjelaskan kronologi dan penyebab perkelahian.
“Kami masih terus mendalami (masalah) ini. Apa penyebab dan bagaimana kronologi kejadian, kami belum bisa menjelaskan. Karena, Nawawi, Januari dan Kenedi belum bisa dimintai keterangan,” katanya AKP Hendra Saputra Rabu (29/11/2017) yang lalu.
AKP Hendra Saputra menyebutkan, dari hasil sementara, pengambilan keterangan para saksi, Nawawi dan Kenedi berstatus korban. Sementara Januari terduga tersangka. Tetapi itu sifatnya masih sementara, kepastiannya, menunggu Nawawi, Kenedi dan Januari apabila sudah bisa dimintai keterangan,” terang AKP Hendra Saputra.
AKP Hendra Saputra membenarkan, polisi menemukan dua bilah golok dan satu bilah trisula disekitar TKP. Diduga kuat, tiga senjata tajam itulah yang digunakan ketiganya untuk berduel. Selain itu, juga didapati sebuah sandal berwarna ungu dan potongan jari tangan.
“Tapi kami masih belum tau, siapa menggunakan senjata tajam apa. Kalau potongan jari tangan telah diserahman kepada rumah sakit diduga milik Kenedi. Saat ini, Kenedi berada di RS Urip Sumoharjo Bandarlampung, dalam kondisi kritis dan sudah menjalani dua kali operasi. Kakaknya, yaitu Nawawi, dalam kondisi yang sama, tetapi di RSUD Pringsewu. Sedangkan Januari berada di RS Mitra Husada, Pringsewu. Saya tegaskan, tidak ada yang meninggal dunia. Jangan percaya terhadap isu-isu yang provokatif,” tegasnya. (yuda)




0 Comments: