PRINGSEWU, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM - menanggapi tudingan menjual makanan yang sudah kadaluarsa/tidak layak makan, Owner Rumah Makan Lesehan D'Bakule 2 yang berada di jalan K.H. Gholib Kecamatan Pringsewu angkat bicara, Jum'at (28/09).
Kepada awak media, Owner RM lesehan D'bakule 2, Media Destriana "mengakui" bahwa adanya komplain dari konsumen pada Senin malam sekitar pkl. 21.00 WIB (24/09), namun hal ini harus diklarifikasi bahwa itu bukanlah belatung seperti yang diberitakan oleh beberapa media Online, tetapi itu adalah telur lalat, "yang namanya makanan apapun itu pasti akan dihinggapi lalat" bantah Media.
Lanjut media, dan daging yang dimakan konsumen itu adalah daging yang layak konsumsi, bukan daging kadaluarasa/busuk, karena ciri-ciri daging yang tidak layak konsumsi itu warnanya kecoklatan dan apabila daging itu busuk sebelum di makan pasti sudah tercium baunya dan kalau daging itu busuk kenapa bisa habis separuh "iya kan mas", bebernya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, lalu kami membawa konsumen ke Rumah Sakit terdekat dan Dokter pun menjelaskan bahwa kondisi pasien baik-baik saja, karena tidak ada reaksi yang berlebihan seperti pinsan, Muntah-muntah dan tidak sampai di Infus juga, dan sepulang dari RS kami mendatangi rumah konsumen untuk meminta maaf kepada keluarga konsumen tersebut.
Namun kami sangat menyayangkan setelah melihat pemberitaan yang saya baca bahwa pihak Rumah Sakit memeriksa sempel makanan tersebut dan menyatakan makanan tersebut sudah Kadaluarsa/tidak layak makan, "Padahal saat kami pergi ke Rumah Sakit, kami tidak membawa sempel makanan apapun" dan "kamipun tidak mengetahui yang disebut dalam pemberitaan itu RS mana dan sempel makanan dari mana", tegasnya.
Salah satu pengunjung RM lesehan D'Bakule 2, Tari Warga Pringsewu saat di konfirmasi "mengatakan" saya dan teman-teman sudah sering makan di sini namun tidak pernah ada yang komplain soal makanannya dan makanan yang disajikan juga tidak ada yang kadaluarsa/busuk, semua masih layak konsumsi", jelasnya.
Sampai kini masih belum diketahui Rumah Sakit mana dan sampel makanan dari mana yang beritakan. (Mr)




0 Comments: