Rabu, Januari 30

PDAM DAN AUTJ AKAN MENJADI PRIORITAS PEMKAB TANGGAMUS


TANGGAMUS, WWW.LAMPUNGHEADLINES.COM -  Usai Melakukan sidak di RSUD Batin Mangunang Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Tanggamus Drs. Hamid Heriyansah Lubis didampingi Plt Kepala Dinas PPKAD Suaidi serta Plt Kepala Bappelitbang Yadi Mulyadi, melakukan sidak ke Kantor PDAM Way Agung serta Kantor Way Ku di Komplek Pemkab Tanggamus, Rabu (30/1).

Pj. Sekda menyampaikan, evaluasi ke kantor badan usaha milik daerah (BUMD) yakni PDAM Way Agung serta Way Ku merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak sektor pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tanggamus yang muaranya ialah agar supaya program-program yang akan direalisasikan kepada masyarakat nantinya dapat berjalan dengan baik. Namun sebelum berbicara peningkatan PAD, tentunya ada evaluasi yang harus dilakukan.

"Sumber pendapatan daerah itu melalui BUMD-nya, salah satu PDAM Way Agung ini, yang belum sama sekali menyumbangkan PAD, namun bukan berati mereka tidak mampu namun pada kenyataannya saat ini PDAM Way Agung ini tengah mati suri, untuk membeli water meter saja sulit, untuk itu kita bertekad apa yang bisa dikerjakan oleh Pemkab Tanggamus serta upaya apa yang dilakukan oleh manajemen PDAM Way Agung ini kedepan, sehingga di tahun 2020 sudah ada target PAD,"kata Sekda.

Langkah yang akan dilakukan kedepan, untuk "Menghidupkan" kembali PDAM Way Agung menurut Pj. Sekda ialah pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi, apakah itu melalui dana alokasi khusus (DAK) ataupun kalau memang memungkinkan nantinya Pemkab akan memberikan investasi kepada PDAM Way Agung. Dengan catatan jika memang telah ada investasi maka tentunya diharapkan ada peningkatan PAD dari sektor BUMD.

"Karena Ibu Bupati menginstruksikan kepada kita semua agar keuangan dan APBD kita ini sehat. Dengan APBD yang sehat maka program-program akan tepat sasaran, salah satunya ialah melalui BUMD yang juga merupakan sumber pendapatan kita,"ujarnya. 

Usai mengunjungi PDAM Way Agung, rombongan Pj. Sekda lalu menyambangi kantor pemasaran Way KU. disini Sekda mendapat penjelasan bahwa untuk mendongkrak sektor PAD, telah ada penambahan modal untuk pembelian mesin baru yang lebih canggih dan bersifat level industri sehingga harapannya kedepan jumlah produksi jauh lebih meningkat, sehingga WayKu dapat dipromosikan kemana saja.

"Seperti yang disampaikan, kita nantinya miliki mesin yang baru untuk produksi Wayku dalam kemasan dus jika menggunakan mesin saat ini hanya 50 dus per hari, lain halnya dengan mesin yang baru nanti dalam satu jam bisa hasilkan 70 dus Wayku, Mei nanti Insyallah beroperasi," ujarnya.


Dengan adanya penambahan modal untuk pembelian mesin baru, selain segi kualitas lebih meningkat, promosi Way ku bisa keluar tanggamus, produksi akan semakin meningkat, Pemerintah daerah akan dapat menerima pendapatan asli daerah (PAD), dan juga pemerintah berencana akan mengembangkan anak-anak perusahaan dibawah naungan Badan usaha Milik daerah (BUMD) contoh seperti pembukaan bengkel untuk perbaikan mobil-mobil plat merah milik pemkab, karena selama ini hanya sedikit yang melakukan perbaikan  bengkel di wilayah tanggamus, ada yang ke pringsewu bahkan kebanyakan mobil-mobil ini melakukan perbaikan di bandar lampung.

" Kita banyak mekanik-mekanik handal jebolan teknik permesinan, anak-anak TKJ dari setiap kejuruan dari sekolah SMK dapat menerapkan ilmunya disini, sehingga nantinya jika bisa memperbaiki mobil-mobil plat merah milik pemkab tidak perlu jauh-jauh sampai ke bandar lampung cukup di sini saja, dengan begitu maka perputaran uang hanya didalam tanggamus saja, sehingga kabupaten kita dapat maju dan berkembang jauh lebih baik,"pungkasnya.(Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: