Kamis, Januari 16

WABUP SENTIL PJ YANG TIDAK DISIPLIN WAKTU, TAK SESUAI SLOGAN RATU


Tanggamus, www.lampungheadlines.comBanyaknya pegawai khususnya Pejabat (Pj) Kepala pekon yang tak disiplin, seperti datang terlambat di suatu kegiatan pemerintah kabupaten (Pemkab) membuat geram wakil bupati Tanggamus Hi. AM Syafii. Hal ini disampaikan Wabup ketika menghadiri kegiatan Sosialisasi ATR/BPN Tanggamus tentang PTSL di Hotel 21 Gisting.

Bagaimana tidak, jadwal kegiatan yang sudah di tentukan di surat undangan masih membuat para Pejabat ini terlambat hadir datang, seharusnya mereka merasa malu, sebab wakil bupati hadir tepat pada waktunya dalam kegiatan ATR/BPN yang telah agendakan pukul 09.00 wib, harus molor dikarenakan para peserta yang hadir belum memenuhi kursi Yang telah disediakan oleh panitia. Bahkan ada beberapa pegawai dan Pejabat (Pj) kepala pekon datang pada pukul 10:00, ketika pada saat orang nomor dua di Tanggamus ini sedang menyampaikan sambutannya.

Tak pelak pada saat itu juga Wakil bupati Tanggamus ini langsung memberikan teguran pada mereka yang terlambat hadir, tidak sesuai dengan slogan ramah, Amanah, Tegas dan Unggul (RATU), Disiplin sangat penting dalam sebuah pekerjaa, wabup merasa malu dengan kepala BPN. " Saya dengar undangan memang Jam 09.00 wib, ketika kita diberi amanah berapa lama pun durasinya itu adalah amanah, jadi kerjakan sebaik-baiknya, jangan berpikiran hanya sebagai PJ jadi semau-maunya, menjadi PJ ini adalah bagian dari asesment ada recordnya di tapem itu, Siapa, jadi PJ mana, kelakuannya seperti apa, semua ada, kepada Kabag Tapem nanti saya minta recordnya, "tegas Wabup.

Selanjutnya, tidak ada PNS yang selama hidupnya tak mau naik karirnya, jika menjadi pejabat kepala pekon saja tidak bagus, mau dipromosikan kemana, berkali-kali disampaikan masyarakat itu menginginkan kepala pekon yang bagusnya seperti PJ, tapi jika dalam hal pekerjaan seperti disiplin saja tak bisa di atur, masyarakat bakal merasa kecewa, PJ seperti ini yang tak bisa menjadi untuk contoh yang baik.

" Langkah evaluasi akan kita ambil kedepannya, selama dia menjalankan tugas recordnya harus jelas, jadi referensi untuk yang bersangkutan nanti, dalam perjalanan kariernya mau seperti apa, artinya menjadi PJ itu asesment bagi yang bersangkutan, seberapa sering dan sukses serta disiplin sehingga itu akan menjadi rekomendasi kita kedepannya, ketika yang bersangkutan kita promosikan. Untuk sangsi yang akan diberikan kepada PJ sendiri, akan melihat kembali tingkat kekurangan kedisiplinanya seperti apa, yang jelas akan kembali mendorong kembali agar yang bersangkutan tak mengulangi lagi kebiasaannya,"pungkas Mantan Anggota DPRD Tanggamus ini. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: