Rabu, Februari 26

PULUHAN MOBIL DAN SOPIR TRUK DI PERIKSA ADMINISTRASI DAN KESEHATANNYA


Tanggamus, www.lampungheadlines.comPuluhan pengendara truk yang melintas di Jalan lintas barat (Jalinbar) Kotaagung terjaring dalam pemeriksaan Laik jalan kendaraan jalur wisata oleh tim gabungan dari Satlantas Polres Tanggamus bersama dinas perhubungan, organda, tim kesehatan. Kegiatan ini dilakukan di depan kantor Perhubungan setempat. Rabu,26/02/2020.

Kasatlantas polres Tanggamus AKP Yuniarta, mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, Maka dari itu dilakukan pemeriksaan terhadap pengemudi beserta kelaikan kendaraan yang mereka kemudikan, seperti truk angkutan orang dan kelebihan muatan barang atau overload yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Faktor kecelakaan ini seperti faktor kendaraan dan pengemudi, pelibatan tim kesehatan sendiri untuk diperiksa kesehatan para pengemudi tersebut, seperti gula darah, tensi darah dan lain sebagainya. Untuk tes urine apakah para pengendara ini terindikasi penggunaan narkoba belum dilakukan pihaknya hari ini, sebab pihak terkait (BNNK) stok alat untuk melakukan tes urine sedang habis.

" Pengemudi yang membawa kendaraan membahayakan langsung kita tilang di tempat, kegiatan ini kita gelar di satu titik, kegiatan seperti ini dilakukan serentak di seluruh indonesia, dengan bekerjasama dengan Dishub Tanggamus, tim kesehatan Kotaagung, pihak Jasa Raharja serta Organda,"jelasnya.

Sementara itu Ketua Organda Tanggamus Hi. Rahman talen, akan terus berkoordinasi dalam hal ini, masih banyak kekurangan yang ada dilapangan, Dan pihaknya selalu mendukung kegiatan seperti ini guna mencegah kecelakaan lalu lintas. Organda kerap melakukan rapat dengan para perusahaan mobil, serta menghimbau tentang syarat dan kendaraan yang layak dan tidak laik jalan yang diduga melanggar aturan.

" Kalau mereka ada yang melanggar langsung kita sikapi dengan cara menegur, dan menghimbau agar tak mengulangi lagi hal serupa, dan harus segera melakukan perbaikan-perbaikan sebagaimana mestinya,"ungkapnya.

Penanggung jawab kegiatan ini yang mewakili Kabid angkutan darat dan laut Hi. Amin, melalui Sigit Purnomo menjelaskan, dalam operasi gabungan ini kepada pengendara apabila ditemukan Masa berlaku KIR habis, akan langsung diarahkan untuk dilakukan pengujian dan perpanjangan. " Hari ini kita mengamankan Puluhan kendaraaan yang sudah ditindak berbagai kesalahan dari para supir, harapannya bisa menghindari kecelakaan terjadi akibat faktor human eror atau rendahnya kesadaran pengendara dalam mentaati aturan berlalulintas,"tandasnya.

Sementara itu, Koordinator tim kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Baryanto menerangkan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan adalah tes kesehatan dasar bagi para pengemudi kendaraan angkutan umum. "Jenis tes kesehatan itu, meliputi, tensi darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol," terangnya.

Baryanto mengungkapkan, tim kesehatan yang diterjunkan sebanyak 4 orang dari puskesmas kotaagung, yang terdiri dari satu orang dokter, perawat 2 dan tenaga analis satu orang. "Untuk supir atau pengendara yang mengalami kelemahan dalam pemeriksaan itu, maka kami berikan ejukasi atau penyuluhan dan diberikan obat, atau diberikan resep bila stok obat tidak ada," ujarnya.

Lebih lanjut Baryanto mengaku, alasan diadakan pemeriksaan terkait 4 macam tes kesehatan itu, karena dapat berpengaruh pada konsentrasi para pengemudi saat mengendarai kendaraan.

"Seperti halnya tensi darah, bila dia terlalu tinggi akan memicu tingkat emosi pengendara, bila rendah akan menurunkan konsentrasi saat berkendara, jadi hal semacam itu akan membahayakan bila dipaksakan untuk terus mengemudikan kendaraannya, sehingga kita anjurkan untuk beristirahat sejenak dan diberi obat agar kondisi pengendara kembali normal," terangnya.

Perwakilan dari BNN Lampung dan BNNK Tanggamus melalui Generasi Anti Narkoba (GAN) Tanggamus Niagari Galuh,.SH. mengatakan, sebagai mitra dengan pemerintah daerah, keikutsertaan dalam kegiatan ini dengan melakukan pemeriksaan angkutan orang dan barang, dan pemeriksaan kesehatan termasuk didalamnya penyalahgunaan narkoba. Dirinya telah berkoordinasi dengan BNNK Tanggamus untuk dilakukan tes urine, namun kehabisan stok barang/alat pemeriksaan urine sehingga urung dilakukan. " Namun kita melakukan kordinasi dengan tim kesehatan, karena mereka dapat mengetahui indikasi tentang narkoba, dan agar dapat memberitahu kepada kita, apabila ada yang terindikasi, lalu akan kita himbau untuk rehabilitasi yang dalam hal ini akan dilakukan oleh BNNK maupun di provinsi,'tandasnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: