Kamis, Februari 26
Jumat, Juni 9
Perseteruan Sekda dan Ketua Dewan Kab Pringsewu ini kata Ketua Pekat
Kamis, Januari 6
DPW PETANESIA Provinsi Lampung Resmi Terima SK Baru dari DPP PETANESIA.
Bandar Lampung – DPW Ormas Pencinta Tanah Air Indonesia (PETANESIA) Provinsi Lampung, resmi terima Surat Keputusan ( SK ) Kepengurusan dari DPP PETANESIA Nomor : 260/DPP. PETANESIA/SK/XII/2021 Tentang Pengesahan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Pencinta Tanah Air Indonesia Provinsi Lampung Periode 2021 s/d 2026. SK diberikan Kepada Ketua DPW PETANESIA Provinsi Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT. dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PETANESIA M. Eko Priyono, S.Pi. bersama Sekjen DPP H. Miftahuddin Ridho dan Sekjen DFK PETANESIA, Laksma TNI (Purn) Heri Suyanto, S.Mn di Pekalongan, Pemberian SK ini bertujuan untuk melanjutkan kepengurusan DPW dan pembentukan Struktur Kepengurusan DPC PETANESIA di 15 Kabupaten/Kota di Prov Lampung. Rabu (05/01/2022)
Ketua DPW PETANESIA Provinsi Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT saat di konfirmasi oleh awak media melalui saluran telepon membenarkan hal ini, Saya selaku Ketua Dewan Fatwa Kebangsaan DPW PETANESIA pada saat kepengurusan DPW yang lama menerima amanah dan mandat Caretaker dari DPP PETANESIA dengan nomor surat: 233/DPP.PETANESIA/SK/XI/2021 tentang Pembekuan Pengurus dan Pengangkatan Caretaker Pembentukan DPW PETANESIA Provinsi Lampung Periode 2021 -2026. Perlu saya sampaikan bahwa kepengurusan DPW PETANESIA Provinsi Lampung yang lama dengan nomor SK: 042/DPP.PETANEAIA/SK/II/2021 Tertanggal 4 Februari 2021, sudah tidak berlaku lagi. Hal-hal atau aktivitas yang masih mengatasnamakan DPW PETANESIA dengan nomor SK yang lama, bukan menjadi tanggung jawab jajaran Pengurus DPW PETANESIA yang baru. Mari kita sama-sama mendukung, membesarkan serta menjalankan amanah dari pendiri PETANESIA Habib Luthfi bin Yahya,” ujar Ketua DPW PETANESIA Provinsi Lampung, Iqbal Putra Panglima, ST.,MT.
Dia berharap, dengan diterimanya SK Kepengurusan DPW PETANESIA yang baru ini, PETANESIA Provinsi Lampung, dan 8 Kabupaten DPC PETANESIA yang sudah terbentuk, dapat memperluas jaringan Organisasi, keanggotan, dengan tujuan meningkatkan rasa persaudaraan, rasa Nasionalisme dan rasa cinta tanah air Indonesia. Bukan hanya untuk pengurus saja, namun semua elemen masyarakat juga harus mampu meningkatkan rasa cintanya terhadap tanah air Indonesia.
“Semoga rasa cinta tanah air dan kebangsaan akan selalu tertanam dalam sanubari anak-anak Bangsa, organisasi PETANESIA diharapkan dapat bersinergi dengan pihak-pihak pemerintah, lintas agama, lintas etnis, TNI dan Polri serta seluruh lapisan masyarakat, khusus nya di Provinsi Lampung" Tutur Iqbal.
Hal senada disampaikan oleh sekretaris DPW PETANESIA Provinsi Lampung Idrus Zaman,SH. saat dikonfirmasi oleh awak media, Alhamdulillah, saya kembali dipercaya sekaligus cobaan untuk duduk dalam kepengurusan DPW PETANESIA sebagai sekretaris DPW, hal ini diputuskan pada saat rapat Anggota Caretaker DPW PETANESIA Provinsi Lampung Tgl 28 Desember 2021 sebelum SK dikeluarkan oleh DPP PETANESIA. "InsyaAllah saya akan menjalankan amanah ini dengan baik bekerja sama dengan Ketua DPW (Iqbal Putra Panglima) dan seluruh jajaran Pengurus DPW untuk membesarkan Ormas PETANESIA di Provinsi Lampung." tutur Idrus
Kami siap untuk membesarkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan Ormas PETANESIA ini, setelah diterimanya SK kepengurusan ini, akan kita laksanakan program-program kerja dengan baik,dan kami berharap bimbingan, petunjuk dan saran dari Pengurus DPP PETANESIA, tutup Idrus. (*)
Jumat, Desember 31
Kado Akhir Tahun, Sekda Tanggamus Lantik 273 Pejabat Eselon IV Tenaga Fungsional
Pelantikan tersebut, berdasarkan keputusan Bupati Tanggamus nomor 821.2/1339/43/2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional dilingkungan Pemkab Tanggamus, adapun salah satunya yang dilantik ialah, Betharia Julianti sebagai perencana ahli muda di dinas Perpustakaan dan kearsipan daerah, lalu Farida Ariani sebagai Analis kebijakan ahli muda pada bagian organisasi sekretariat daerah, Arif Rahman Hakim sebagai analis sumber daya manusia aparatur ahli muda pada badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Dalam sambutannya mewakili Bupati Tanggamus, yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Hamid Heriansyah Lubis mengatakan bahwa, para peserta tenaga jabatan fungsional yang telah dilantik, ini adalah bentuk responsif dan dukungan pemkab Tanggamus, dalam mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo ketika pelantikan selaku presiden di hadapan DPR/MPR RI yang menyampaikan bahwa perlu adanya penyederhanaan birokrasi dilingkungan Pemerintah, untuk itu perlu adanya reformasi struktur agar lembaga pemerintah semakin sederhana dan dapat bergerak semakin lincah dan cepat.
" Menindaklanjuti hal tersebut Kementerian PANRB telah menerbitkan Permenpan RB nomor 17 Tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi kedalam jabatan fungsional. Jabatan fungsional ini adalah yang menekankan keahlian dan kompetensi, oleh karena itu pejabat yang baru saja dilantik agar meningkatkan kinerja dan kompetensinya, serta terus berlomba berinovasi dan berkreasi untuk menciptakan Smart ASN,"Ucap Sekda.
Hal itu dilakukan, agar sehingganya nanti dapat mampu beradaptasi dan responsif terhadap pencapaian tujuan dari organisasi, masih kata sekda, bahwa pelantikan ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Kemendagri melalui surat nomor 800/8758/OTDA tanggal 30 Desember 2021 kemarin, perihal persetujuan penyetaraan jabatan di kabupaten/kota di provinsi Lampung, dengan jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 273 orang.
" Kepada jajaran teknis, OPD teknis yang berkaitan dengan pelantikan ini, saya berharap ada tindak lanjut di dalam peningkatan kompetensi bagi jabatan fungsional, serta saya minta secara administratif saya tidak menginginkan adanya penundaan atau terhambatnya sistem penggajian dan lainnya, seperti insentif atau pun TPP dibulan Januari nanti, karena adanya perubahan secara struktural menuju ke fungsional ini,"Jelasnya lagi.
Tambah Sekda, Pemerintah Daerah Tanggamus berkomitmen akan memberikan atau pun mensosialisasikan, bagaimana mekanisme bagi pelaksanaan tenaga fungsional ini. '' Sampai dengan kenaikan karir dan pangkat dan lain-lain, semua diharapkan tetap tenang, sebab ini merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat yang dijalankan oleh seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, sekali lagi saya ucapkan selamat bagi yang telah dilantik dalam rangka melakukan tugas dan pengabdian kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus,"Tandas Sekda.(Rudi)
Rabu, Desember 29
Tanggamus Raih Penghargaan IGA Tahun 2021, Sebagai Kabupaten Ter-inovatif
Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI M.Tito Karnavian, yang diikuti langsung oleh 519 Pemerintah Daerah yang ada di Indonesia. Turut hadir langsung juga Plh. Kepala Badan Litbang Kemendagri Eko Prasetyanto Purnomo.
Dalam sambutannya, Plh. Kepala Badan Litbang Kemendagri Eko Prasetyanto Purnomo menyampaikan laporannya, bahwa pelaksanaan penganugerahan penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2021, yang berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 Tentang Inovasi Daerah, Permendagri Nomor 104 Tahun 2018 Tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif daerah. Peningkatan kualitas Indeks Inovasi Daerah (IID) dilakukan dengan, penyempurnaan Indikator dan Parameter Penilaian Keterlibatan Tim Independent dalam melakukan Quality Controle Peningkatan partisipasi Pemerintah Daerah dalam penyusunan Inovasi Daerah pada tahun 2021 menghasilkan 25.124 Inovasi dari 519 Pemerintah Daerah, meningkat jika dibandingkan pada tahun 2020 yaitu 17.779 Inovasi dari 484 Pemerintah Daerah.
" Jumlah Pemerintah Daerah yang “ Terinovatif ” ialah 31 Daerah, yang akan direkomendasikan kepada Kementerian Keuangan Daerah untuk Mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID Bidang Inovasi Daerah), dari 31 Pemerintah Daerah “ Terinovatif ” salah satunya Pemerintah Kabupaten Tanggamus, yang mendapatkan Penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2021, sebagai 10 Kabupaten Terinovatif se-Indonesia,"Ungkap Eko Prasetyanto Purnomo.
Kemudian, Menteri Dalam Negeri RI M. Tito Karnavian dalam sambutannya turut mengatakan bahwa, dengan adanya IGA bukan hanya kegiatan tahunan tetapi merupakan terobosan kreatif, sebagai salah satu bagian untuk menunjukan bahwa Kepala Daerah memiliki kemampuan yang kuat (strong Leader) untuk pembangunan daerahnya. Strong Leader tidak hanya memiliki power dan Followers, namun harus memiliki konsep yang jelas sehingga pemimpin diharapkan mampu membawa organisasi untuk mencapai tujuan, dengan menggunakan strategi yang kuat dan telah dipertimbangkan secara matang.
" Pemimpin yang konseptual dan inovatif menjadi kunci keberhasilan daerah untuk mandiri selama fiskal dan mampu mensejahterakan masyarakat. Selain itu Indonesia bisa maju jika Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bergerak bersama menuju Negara Indonesia yang dominan dengan potensi yang kita miliki yaitu angkatan kerja yang besar, wilayah yang luas dan sumber daya alam yang melimpah, salam perubahan salam inovasi,"ungkap Tito.
Sementara itu, Bupati Tanggamus mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri RI, karena telah menganugerahkan penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2021 kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, sebagai 10 Kabupaten “ Terinovatif ” se-Indonesia.
" Alhamdulillah, pada tahun ini Kabupaten Tanggamus mendapatkan kategori Kabupaten sangat Inovatif, pada hari ini naik levelnya menjadi Kabupaten Ter-inovatif. Melalui inovasi, kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik melalui pelayanan publik, tata kelola pemerintah guna kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanggamus,"Kata Bunda Dewi sapaan akrabnya.
Lanjutnya, Pemkab Tanggamus mendapatkan penghargaan IGA terinovatif dan masuk sepuluh besar tingkat nasional, beberapa capaian dari jajaran seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus telah di kirimkan ke Kemendagri. " kurang lebih 350 inovasi inovasi yang ada, dan bersyukur melalui rangkaian Verifikasi dari panitia penyelenggara dari Balitbang Kemendagri, Kabupaten Tanggamus masuk ke dalam nominator, kemudian dilakukan verifikasi dilakukan wawancara dan paparan secara langsung,"Tandas Bupati Tanggamus.
Adapun Tahapan pengukuran dan penilaian ialah Penjaringan, Pengukuran, Penilaian dan Validasi Lapangan. Dari hasil tersebut menghasilkan:
37 Pemerintah Daerah Sangat Inovatif
316 Pemerintah Daerah Inovatif
166 Pemerintah Daerah Kurang Inovatif
23 Pemerintah Daerah Tidak Dapat Dinilai
Penganugerahan Penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2021 ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI terhadap Pemerintah Daerah dengan kategori sebagai berikut:
5 Provinsi Terinovatif
10 Kabupaten Terinovatif
10 Kota Terinovatif
3 Daerah Perbatasan Terinovatif
3 Daerah Tertinggal Terinovatif
14 Daerah Sangat Inovatif.(Rudi)
Sabtu, Desember 25
Derasnya Hujan Disertai Angin Kencang, Jalinbar Pringsewu Terendam & Satu Rumah Roboh
Jumat, Desember 24
Lagi, Oknum Kakon di Pringsewu Diringkus Unit Tipidkor Atas Dugaan Korupsi APB
Kamis, Desember 23
Pekon Banyumas Salurkan Insentif Guru Ngaji
Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Pemerintah Pekon Banyumas, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu salurkan Insentif kepada 107 Peserta di Aula Balai Desa setempat, Kamis (23/12/21).
Peserta yang terdiri dari Guru Ngaji, Guru PAUD, Guru RA, Kader Posyandu, Kader Lansia, BPKBD, BKL dan BKD dari 4 (Empat) Dusun di Pekon Banyumas tersebut mendapatkan Insentif tahap II periode Juli - Agustus.
Dalam kesempatan Kasi Pelayanan Teguh Yuwono mewakili Kepala Pekon Banyumas bapak Wasino menyampaikan pembagian insentif terhadap tenaga pendidik tersebut untuk menyalurkan hak rakyat dalam bidang pendidikan.
"Pemberian insentif ini dilaksanakan untuk menyalurkan hak rakyat dalam bidang pendidikan, guna menumbuhkan Pendidikan Karakter Dasar pada anak. Mulai Balita sampai anak usia dini diantaranya pendidikan PAUD, pendidikan RA dan kegiatan mengaji yang diadakan setiap hari, sehabis Ashar hingga sebelum Isya", jelas Teguh.
Dirinya juga mengatakan bahwa pemberian insetif ini merupakan pemberian insentif tahap Kedua di tahun 2021 ini, "Pada Kali Ini kami menyalurkan insentif tahap Kedua selama 6 bulan untuk semua Kader dibulan Juli - Desember kepada 107 Peserta mulai dari Guru Ngaji sampai dengan KPR", imbuhnya.
Keterangan foto: Kepala Pekon Banyumas, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu bapak Wasino tengah sampaikan pembukaan kegiatan. (sumber: Ria)Teguh menambahkan acara penyaluran tersebut dibatasi jumlah Pesertanya yakni dari Posyandu Lansia hanya 50 Persen dari biasanya dan secara bergilir yang 50 Persen diadakan dibulan berikutnya.
"Harapan Kami untuk kedepannya agar semua keaktifan pada elemen yang ada didalam kegiatan dapat lebih aktif dan bersemangat lagi, supaya terwujudnya visi dan misi Pekon untuk lebih maju dan sejahtera", tutupnya. (Mr/Ria)
Rabu, Desember 22
Edy Yalismi Tinjau Banjir bandang Serta Serahkan Bantuan di Pekon Napal Dan Unggak - Kelumbayan
Anggota DPRD dari fraksi PKB Edy Yalismi turut serta di dampingi Camat Kelumbayan Nauval Syahri, Ketua APDESI Kelumbayan Zulkarnain, meninjau langsung tanggul penahan sungai yang rusak parah akibat di terjang banjir bandang beberapa waktu yang lalu.
Banjir bandang setinggi satu meter yang menerjang Pekon Napal Dan Pekon Unggak, akibat hujan lebat yang mengguyur kecamatan Kelumbayan selama 2 hari berturut-turut, sehingga talud penahan sungai Way Napal yang baru selesai pembangunan tahun 2020 kemarin jebol sepanjang kurang lebih 50 meter jebol, sehingga membanjiri pemukiman penduduk serta lahan pertanian masyarakat. Dan banjir terparah berada di Pekon Napal Dan Pekon Unggak.
Edy Yalismi pun turut menyampaikan perasaan duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang terjadi, anggota legislatif ini pun berjanji akan berusaha untuk memperjuangkan guna membenahi kerusakan yang terjadi akibat musibah banjir bandang yang menimpa warga masyarakat di Kecamatan Kelumbayan, khususnya di Sungai Way Napal Dan sekitarnya.
Selain itu bantuan berupa bahan sembako yang diserahkan kepada masyarakat, sebagai bentuk kepedulian DPRD khususnya dari fraksi PKB terhadap masyarakat, yang menjadi korban akibat musibah banjir bandang,
"Saya ikut berduka atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di kecamatan Kelumbayan, untuk itu saya hadir disini, guna meninjau langsung kerusakan yang terjadi akibat jebolnya tanggul penahan sungai Way Napal, sebab bukan hanya pemukiman penduduk saja yang terkena imbas, namun juga lahan-lahan pertanian ikut juga terdampak,"Ungkap Edy Yalismi.
Lanjutnya, Edy Yalismi pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, dalam hal ini dinas PUPR dan BPBD Tanggamus agar segera menindaklanjuti kejadian tersebut, sebab dampaknya sungguh sangat terasa bagi masyarakat, pembenahan sangat perlu untuk kembali dilakukan seperti pemasangan bronjong penahan sungai serta normalisasi sungai terparah di Pekon Napal dan Pekon Unggak Kecamatan Kelumbayan.
" Khususnya di Pekon Unggak sendiri akibat musibah banjir bandang ini, masyarakat yang berprofesi petani tak lagi bisa menggarap lahan persawahannya, karena areal sebagian sawah tersebut telah rata oleh material banjir seperti pasir, bebatuan dan sampah dari batang pepohonan yang terbawa oleh banjir bandang tersebut. Sedangkan itu merupakan salah satu mata pencaharian warga disini,"Ucap Edy Yalismi.
Sementara itu, Sekdes Pekon Napal Ilman mewakili Kakon setempat, menceritakan kronologis kejadian memilukan tersebut, ia mengatakan bahwa pada saat sebelum kejadian itu, akibat hujan yang terus-menerus mengguyur selama dua hari berturut-turut, sehingga Bronjong sungai tak lagi sanggup menahan luapan sungai Way Napal, sehingga jebol dan masuk ke pemukiman penduduk.
"Air sungai mulai masuk lagi ke perkampungan kami selama 2 harian ini, dan membuat masyarakat cemas dan was-was apa lagi saat ini tanggul sungai telah jebol dan tak lagi berfungsi secara maksimal,"Tandasnya.(Rudi)
Selasa, Desember 21
Selama Sembilan Tahun, Seorang Pria Bejat di Pringsewu Tega Cabuli Anak Tiri
Sabtu, Desember 18
FJI Pringsewu Bekali Puluhan Pelajar SMA Muhammadiyah Pelatihan Jurnalistik Dasar
Selasa, Desember 14
Pemkab Pringsewu Ditahun 2022 Targetkan Satu Posyandu Satu Alat Antropometri
Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Pemerintah Kabupaten Pringsewu menargetkan penurunan angka stunting hingga 3,5℅. Hal ini sesuai dengan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Pringsewu hingga 2024.
Demikian disampaikan Bupati Pringsewu Sujadi saat membuka Focus Group Discussion (FGD) serta koordinasi institusi pendidikan dan organisasi profesi dalam rangka penurunan stunting di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Selasa (14/12/21).
Dikatakan, salah satu intervensi terintegrasi yang dilakukan Pemkab Pringsewu adalah aksi ke-7 yaitu pengukuran dan publikasi stunting. "Pengukuran dan publikasi angka stunting adalah upaya memperoleh data prevalensi stunting terkini pada skala layanan tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Pekon", katanya.
Hasil pengukuran tinggi badan anak di bawah lima tahun serta publikasi angka stunting, digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam gerakan bersama penurunan stunting, dimana berdasarkan kegiatan pengukuran yang telah dilakukan, didapati data bahwa pada 2020 lalu, angka prevalensi stunting di Kabupaten Pringsewu berjumlah 2.145 balita (7,57%) dan 2021 menurun menjadi 1.843 balita (6,45%).
Upaya penurunan stunting ini terdiri dari intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang harus dilakukan oleh semua pihak. "Salah satu upaya untuk meningkatkan keakuratan data dalam pengukuran stunting diperlukan alat antropometri yang sesuai standar. Dan, Pringsewu sudah mengadakan alat antropometri dengan memanfaatkan dana desa mulai 2019 hingga sekarang dan dengan anggaran DAK 2021. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada pekon yang sudah turut berperan aktif dalam pengadaan alat antropometri sesuai standar di Posyandu masing-masing, karena 2022 mendatang Pringsewu menargetkan satu posyandu satu alat antropometri", ujarnya.
Bupati Pringsewu didampingi Kadis Kesehatan Ulinoha dan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Uki Basuki juga mengajak seluruh pihak bersinergi demi mewujudkan Generasi Indonesia Emas sebagai cikal bakal generasi penerus estafet pembangunan di Kabupaten Pringsewu khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Rahmadi mengatakan FGD digelar secara offline dan online, diikuti seluruh OPD dan instansi terkait beserta stakeholders. "Secara offline diikuti 46 peserta, sedangkan online ditarget seribu peserta", kata Rahmadi, yang juga Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu.
Pada kesempatan tersebut, turut ditandatangani komitmen bersama organisasi profesi dan institusi pendidikan di Kabupaten Pringsewu, serta penyerahan secara simbolis alat antropometri oleh bupati kepada para kapekon dan lurah di Kabupaten Pringsewu. (Mr)
Senin, Desember 13
Jalin Silaturahmi, Ketua Caretaker DPW PETANESIA Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT Berkunjung Ke Ponpes Darussaadah.
Lampung Tengah- Ketua Caretaker DPW PETANESIA Provinsi Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT beserta jajaran bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darrussadah beralamat di Seputih Jaya Kec. Gunung sugih Kab. Lampung Tengah. Rombongan diterima langsung oleh Putra KH Muhsin Abdillah, H Hisyamudin selaku pemilik Pondok Pesantren Darrussadah, Minggu, 12 Desember 2021.
Ketua Caretaker DPW PETANESIA Provinsi Lampung, Iqbal Putra Panglima, ST., MT saat diwawancarai oleh awak media menuturkan, kegiatan ini dalam rangka menjalankan mandat dan amanah dari DPP PETANESIA untuk menjalin komunikasi, silaturahmi ke tokoh-tokoh Agama, Pemuda, dan pihak-pihak terkait. Yang paling utama kami menyampaikan salam dari Ketua Umum dan pendiri PETANESIA Maulana Habib Luthfi bin Yahya kepada, KH Muhsin Abdillah, dan putranya H Hisyamudin, semoga selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tutur Iqbal.
Pada kesempatan itu, Ketua Caretaker DPW PETANESIA Lampung Iqbal Putra Panglima, ST., MT memaparkan bahwa PETANESIA adalah Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Nasionalis dan Kebangsaan yang digagas dan didirikan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya dengan wadah Ormas Kebangsaan.
NKRI harus kita jaga dengan menanamkan rasa Cinta Tanah Air Indonesia, memperdalam wawasan kebangsaan dan rasa Nasionalisme kepada semua generasi penerus, jangan pernah bosan untuk mensosialisasikan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini, terangnya.
Pada kesempatan yang sama, H. Hisyamudin yang lebih akrab disapa Gus Hisyam menyambut baik dan siap bergabung serta membangun Ormas PETANESIA Provinsi Lampung, Gus Hisyam berharap, agar PETANESIA Lampung mampu berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Mukhtamar NU ke 34 yang akan dilaksanakan di Lampung, khususnya di Ponpes Darrussadah sebagai tuan rumah.
Ini implementasi dari harapan pendiri PETANESIA Maulana habib Luthfi bin Yahya, harapan kita semua, agar PETANESIA menjadi wadah berkumpulnya Seluruh elemen masyarakat dari berbagai profesi yang cinta terhadap tanah air Indonesia, tutupnya (*)
Jumat, Desember 10
Debut Perdana SAINTSKY, Grup Band Asal Kabupaten Pringsewu
Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya Grup Band SAINTSKY asal Kabupaten Pringsewu sukses debut album perdananya di D'JIM yakni sebuah Cafe yang berlokasi di Wates, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung pada Selasa (7/12/21) malam.
Band anak muda SAINTSKY yang bermetamorfosis dari nama sebelumnya SEVENSKY (Langit Tujuh) kini beranggotakan Dian (30) sebagai Vokalis, Renald (25) Gitaris, Kevin (24) di Keyboard, Tiar (26) sebagai Bassis dan Drummer oleh Hendra (25).
"Meraih Mimpi" pun di dapuk menjadi tema Album perdananya yang banyak menginspirasi kaula muda untuk mengejar mimpi hingga tercapai. Dan pada debut perdananya, SAINTSKY membawakan 2 (Dua) Judul lagu terbarunya yakni 'Sesalku' dan 'Mantan Terindah'.
Dalam kesempatan usai penampilannya di atas panggung, Dian sang Vokalis memberi bocoran tentang arti dan makna SAINTSKY Band kepada para penonton yang menikmati pertunjukannya sedari Pukul 19.00 WIB., yakni mengartikan 'Langit Suci', hal tersebut memberi pemahaman bahwasanya nama Grup Band SAINTSKY dapat mengudara (terbang) hingga mencapai puncaknya.
"SAINTSKY artinya Langit Suci, maksudnya yaitu supaya Band Kami eksis dan mengudara hingga puncaknya", ucap Dian menanggapi pertanyaan dari pembawa acara.
Sang Vokalis juga menambahkan informasi untuk para penikmat musik yang ingin mendengarkn lagu-lagu dari SAINTSKY dapat dinikmati di Channel Youtube SAINTSKY, Joox, Spotify, Langit Musik dan bahkan di Jejaring Sosial TikTok dengan nama akun SAINTSKY.
"Lagu-lagu Kami dengan Album Meraih Mimpi dapat Kita nikmati di Channel Youtube Kami SAINTSKY, atau yang mengunduh Aplikasi Joox, Spotify, Langit Musik dan bahkan di TikTok juga sudah tersedia", tutup Yudian Riski Pratama yang akrab disapa Mas Dian. (Mr)
Rabu, Desember 8
Sedekah Bumi Jelang Muktamar NU ke-34
Harga Bahan Pokok di Pringsewu Relatif Stabil & Stok Jelang Nataru Aman
Senin, Desember 6
Bupati Sujadi Ingatkan Soal Komitmen saat Hadiri BIMTEK BUMPekon
Sabtu, Desember 4
Suara Sendu Muhlasin, Peternak Bebek Asal Pringsewu
Unggul Jumlah Suara, Wirahadikusumah Terpilih Ketua PWI Lampung Periode 2021-2026
Jumat, Desember 3
Pemkab Pringsewu Sosialisasikan UU Nomor 5 Tahun 1999
Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Guna mencegah terjadinya praktik monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat di Kabupaten Pringsewu, pemerintah daerah setempat bekerjasama dengan Kanwil II Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mengadakan sosialisasi UU No.5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs. H. Heri Iswahyudi, M.Ag., saat membuka kegiatan ini di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Jumat (3/12/21) sangat mendukung diadakannya sosialisasi UU No.5 tahun 1999 yang menurutnya sangat penting.
Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya praktek monopoli yang dapat merugikan masyarakat, di samping persaingan usaha yang tidak sehat. "Oleh karena itu, Saya meminta seluruh peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya mengetahui ketentuan-ketentuan yang diatur dalam undang-undang tersebut", pintanya.
Kakanwil II KPPU Wahyu B.Anggoro menyampaikan KPPU mempunyai kewenangan lengkap, mulai dari advokasi kebijakan, pengendalian merger, penegakan hukum dan pengawasan kemitraan.
"KPPU memiliki misi mewujudkan persaingan usaha yang sehat melalui pencegahan dan penindakan, internalisasi nilai-nilai persaingan usaha dan penguatan kelembagaan. Melalui UU tersebut, KPPU bertugas memelihara pasar agar kompetitif dan terhindar dari pengaruh kesepakatan dan konspirasi yang cenderung mengurangi dan atau menghilangkan persaingan", ucap Wahyu.
Sosialisasi UU No.5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat ini, sebagaimana dilaporkan Kadis Koperindag Pringsewu Bambang Suhermanu, diikuti 32 peserta, terdiri dari pengusaha, koperasi dan kepala perangkat daerah terkait di Kabupaten Pringsewu. (Red)


