Selasa, April 23

DINAS PUPR TANGGAMUS GELAR SOSIALISASI GESASTEK KE PULUHAN KAKON DI DUA KECAMATAN


Tanggamus, www.lampungheadlines.comDinas Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat (PUPR) Kabupaten Tanggamus, gencar melakukan sosialisasi promosi gerakan sadar sertifikasi tenaga kerja konstruksi (GESASTEK), output  tenaga kerja yang kompeten serta memiliki pengetahuan, skil, dan aittitude. 23/04/19.

Kegiatan Sosialisasi  yang dilaksanakan di Aula Serumpun Padi Gisting ini dihadiri Kepala dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi yang diwakili oleh kasi bidang tata ruang dan Bina jasa kontruksi Andanti bersama puluhan kepala pekon SE-kecamatan Gunung alip dan Talang Padang.

GESASTEK sesuai dengan undang-undang 2 tahun 2017 tentang jasa kontruksi, setiap pengguna jasa dan atau penyedia jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja kontruksi yang memiliki sertifikat kompetensi kerja, ini yang disampaikan oleh kasi bidang tata ruang dan Bina jasa kontruksi di Dinas PUPR Tanggamus Andanti, untuk merangsang jajaran kepala pekon  karena sesuai dengan undang-undang ini sangat diwajibkan tukang bangunan harus bersertifikat, untuk awal Dinas PUPR mendahulukan Sosialisasi sebelum melaksanakan pelatihan seperti infrastruktur jalan, akan akan digelar usai hari raya idul fitri mendatang.

" Tahun Kemarin kegiatan serupa pernah digelar, dan menghasilkan 50 orang tukang bersertifikat,   tahun ini kita ditargetkan oleh Provinsi Lampung sekitar 450 orang ditahun 2019 di Tanggamus, dan ini berjenjang karena kita terbentur di anggaran, dan di APBD Perubahan juga akan kita ajukan lagi untuk mencapai target yang telah ditentukan, targetnya sendiri di 20 Kecamatan di tanggamus akan terus disosialisasikan dinas PUPR dalam berkeliling untuk menyampaikan pentingnya tukang bangunan yang bersertifikat, pihak Pekon juga bisa mengadakan kegiatan serupa untuk lebih cepat mencapai target dengan menggunakan anggaran dana desa asal sesuai dengan juknisnya,"Ucapnya.

Kepala pekon Sinar Petir Kecamatan Talang Padang Bilnata, sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena selama ini para tukang yang tidak ada sertifikasi terkesan bekerja asal-asalan jika terjadi seperti ini pihak pekon bingung mau meminta pertanggung jawaban siapa, namun apabila tukang-tukang ini telah mempunyai sertifikasi maka pekon bisa meminta tanggung jawabnya sebagai pekerja. Dirinya sangat berharap dengan adanya pelatihan nanti dapat membuat semua pembangunan dapat terarah, rapih dan benar sesuai dengan kualitas pembangunan, serta dapat membuat masyarakat dapat pintar untuk meningkatkan Sumber daya manusianya (SDM),"ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Pekon Sukamernah Kecamatan Gunung Alip Suparno, ini memang suatu keharusan untuk mendapatkan sertifikasi artinya akan ada bimtek khusus, dirinya telah menanyakan dalam sosialisasi tadi bagaimana prosesnya agar tidak di manfaatkan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, disamping ini juga bisa menciptakan tukang-tukang yang handal, dipekon Sukamernah sendiri banyak tukang yang memiliki potensi, skil dan ketrampilan karena selama ini mereka terbentuk secara otodidak tidak secara pelatihan.

" Saya punya niat ditahun 2020 saya ingin membuat suatu program pelatihan khusus para tukang-tukang yang mana mereka nanti dibina kemudian yang lulus akan kita terbitkan sertifikasinya, ini akan kita laksamakan dengan anggaran dana desa, karena dari pemerintah daerah jatuhnya hanya sedikit, sedangkan Tanggamus memiliki 20 Kecamatan yang sangat luas, Saya sangat respon sangat baik kegiatan ini. Tahun sebelumnya pernah ada kegiatan serupa namun tidak ada tindak lanjutnya lagi, saya berharap kedepan ada kelanjutannya sesuai dengan apa yang dijanjikan seperti pelatihan, jangan sampai hanya sosialisasi yang hanya buang-buang dana menjadi mubazir,"Pungkasnya. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: