Minggu, Maret 15

BPBD LAKUKAN NORMALISASI DAN PENGUATAN TANGGUL SUNGAI WAY BELU DAN WAY AWI


Tanggamus, www.lampungheadlines.comBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, mulai melakukan normalisasi beberapa sungai di kecamatan kotaagung barat, seperti sungai Way Belu dan Sungai Way Awi. Minggu,15/03/2020.

Kepala Bidang Kedaruratan Edi Nugroho menyampaikan bahwa, salah satu upaya ini dilakukan untuk membersihkan sendimen-sendimen yang mengganggu jalur aliran air sungai yang dapat menyebabkan banjir dan sebagainya, karena air sungai membuat jalur baru, mengikis tanggul.

" Satu alat berat jenis Eksavator kita turunkan, sudah hampir satu minggu alat berat bekerja, mulai dari hari senin kemarin dan rencananya ia akan berada di sana selama 28 hari, untuk sementara kita melakukan normalisasi sungai Way Belu dan Sungai Way Awi di kecamatan Kotaagung Barat,"ungkapnya.

Lanjut Edi Nugroho, selama bekerja disana tidak hanya sebatas normalisasi saja, namun dilakukan juga penguatan tanggul-tanggul sungai. Untuk wilayah tanggamus karatistik sungai berbeda-beda, ada banyak sendimen yang mengganggu aliran sungai yang bisa menyebabkan pengikisan tanggul.

" Ini dikerjakan sesuai dengan permintaan masyarakat, karena khawatir karena melihat sungai ini sangat dekat dengan pemukiman penduduk, agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat, dimana jika turun hujan mereka di hantui perasaan was-was saat cuaca sedang tak bersahabat, ditambah lagi saat ini curah hujan sedang tinggi-tingginya,"ujarnya.

Sementara itu Camat Kotaagung Barat Erlan Deni Saputra juga mengatakan, normalisasi yang dilalukan BPBD sesuai dengan permintaan masyarakat di kecamatan kotaagung barat, untuk sementara eksavator tengah bekerja di way belu saat ini, setelah selesai dilanjutkan di sungai Way Awi Pekon Negara Batin.

" ini merupakan permintaan dari warga pekon belu dan negara batin melalui proposal yang telah di ajukan, yakni untuk dilakukan normalisasi karena 
di pekon belu tanggulnya hampir jebol, sedangkan di negara batin sungai mengalami pendangkalan, sehingga waktu banjir beberapa minggu yang lalu air masuk ke perkebunan warga yang dekat dengan pemukiman penduduk,"tandas Erlan. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: