Minggu, Maret 15

SOSPER TENTANG MUSYAWARAH DESA, ANGGOTA DPRD LAMPUNG KE CUKUH BALAK


Tanggamus, www.lampungheadlines.comAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Azuwansyah,S.Ag melakukan kunjungannya ke kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, untuk melaksanakan sosialisasi peraturan daerah (Perda) tentang Musyawarah/rembuk pekon/Desa, tepatnya di pekon Kejadian Lom Kecamatan setempat. Sabtu,14/03/2020.

Sebagai pemateri di kegiatan ini adalah Nurheti, MM salah satu dosen STIT Pringsewu dan Ruli istiawan,SE. sebagai pendamping desa di kabupaten tanggamus. dalam kegiatan ini juga di hadiri Anggota DPRD Tanggamus dari fraksi PKB, ada pula tokoh-tokoh adat, tokoh masyarakat, selain dari warga pekon kejadian Lom, juga dihadiri masyarakat dari berbagai pekon di Cukuh Balak seperti Banjar Negeri, Sukapadang, dan Pekon Tanjung Raja.

Dari paparan para pemateri, tentang rembuk desa dan kelurahan di jelaskan bahwa dalam menyelesaikan suatu permasalahan-permasalahan yang timbul di desa atau pekon, maka  langkah-langkah konkrit diambil yakni musyawarah bersama atau juga biasa di sebut "mupakat" yang harus di kedepankan sehingga tidak terjadi adanya konflik di tengah-tengah masyarakat itu sendiri.

Pada kesempatan itu juga anggota DPRD provinsi Lampung azuwansyah,S.Ag, juga turut mengatakan ia pun menghimbau kepada masyarakat, agar mengutamakan musyawarah dalam menghadapi persoalan-persoalan desa yang timbul. Musyawarah sebenarnya adalah inti solusi dari berbagai permasalahan, mulai dari hal kecil sampai ke hal yang pelik sekalipun. Jika berada di tengah masyarakat seperti ini dengan beberapa hal masalah yang lebih pelik, juga diharapkan untuk dapat menuntaskannya dengan cara bermusyawarah secara bersama-sama.

" Intinya adalah ada negosiasi atau musyawarah pada awal mengambil suatu tindakan. Musyawarah penting karena hal itu dapat memecahkan persoalan yang ada, Jadi musyawarah adalah suatu upaya bersama dengan sikap rendah hati untuk memecahkan persoalan (mencari jalan keluar) guna mengambil suatu keputusan bersama, dalam penyelesaian atau pemecahan masalah yang menyangkut urusan keduniawian,"tegas Politisi Partai PKB ini.


Di tambahkan oleh bang azuwansyah (sapaan akrabnya), bahwa di kabupaten Tanggamus sendiri dalam waktu dekat ini tepatnya bulan April 2020, akan di adakan pemilihan kepala pekon secara serentak. Sebanyak 220 pekon akan bertarung demi suatu jabatan sebagai kepala pekon. Tentunya akan sangat rentan terjadinya perpecahan antar masyarakat itu sendiri paska pemilihan kepala pekon tersebut nantinya. 

" Oleh karena kita harus dapat menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersamaan ini agar tetap utuh, Dan salah satu yg dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan adalah melalui rembuk tentang hal-hal yang memungkinkan akan terjadinya suatu persoalan tersebut, saya berharap pilkakon Tanggamus tetap aman, nyaman dan damai, dan berdoa tak akan ada perselisihan yang terjadi nantinya,"tutup Ketua PKB Tanggamus ini. (Rudi)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 Comments: