Pemerintah Pekon Negeri Ratu Pastikan Jumantara Dapat BLT-DD, Sekdes: Data Lansia, Balita, Ibu Hamil Data Dipinta Tapi Bantuan Tak Jua Tiba
Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Negeri Ratu kecamatan Kotaagung angkat bicara terkait pemberitaan salah satu warganya Jumantara yang tak tersentuh sama sekali bantuan maupun program dari pemerintah Kamis,06/08/2020.
Masdi selaku sekretaris desa Pekon tersebut menyampaikan bahwa, ia pun membenarkan bahwa salah satu warganya yang viral di pemberitaan itu tak menerima bantuan selama covid 19 merebak, namun masih banyak warga lainnya yang juga tak mendapatkan bantuan serupa, aparatur pekon negeri ratu sudah bekerja semaksimal mungkin agar bantuan ini dapat dirasakan oleh masyarakat di Pekon tersebut. Jumlah warga penerima manfaat BLT-DD sebanyak 182 KK.
" Bantuan memang ada PKH, BPNT, BLT-DD, dan untuk BLT-DD ada dua tahapan, pertama 600 ribu X 3 bulan, kemudian tahap dua Rp. 300 X 3 bulan, bagi warga yang belum sama sekali merasakan bantuan ini, kita upayakan menambah jumlah kuotanya warga penerima tersebut, sehingga mereka juga bisa menikmati bantuan dari BLT-DD sebanyak 153 KK termasuk jumantara di dalamnya dan ini masih kita ajukan ke PMD,"jelasnya.
Akan tetapi, ketika media ini meminta data rill lengkap jumlah penerima seluruh program bantuan di pekon negeri ratu ini, sekdes berkilah dengan alasan tak hapal satu persatu, sebab data tersimpan di komputernya. Disinyalir tentang adanya data ganda untuk penerima bantuan, ia mengakui bahwa ada 9 KK, namun ke sembilan KK tersebut telah mengundurkan diri dan disertai adanya surat pernyataan tertulis dari mereka.
" Untuk data yang di pinta, saya mau konfirmasi dahulu ke PJ kakon, saya juga sudah perintahkan kepada ketua RT untuk kembali mengkroscek warganya yang belum terdata, mudah-mudahan bisa tercover semua dari BLT-DD,''ucapnya.
Kemudian, terkait bantuan sembako dari pemkab Tanggamus untuk masyarakat, sekdes tak bisa berbuat banyak sebab data penerima dari atas (Pusat), sehingga Pekon tak bisa menunjuk siapapun untuk dapat menerima bantuan tersebut, sebab nama warga penerimanya sudah tercantum.
Lalu, bantuan untuk lansia, ibu hamil hingga adanya bantuan untuk balita, di Pekon negeri ratu sendiri memang dahulu pernah di minta semua datanya, akan tetapi sampai hari ini realisasinya belum sampai ke Pekon negeri ratu.
" Data balita, ibu hamil, dan lansia memang sudah pernah di minta, akan tetapi apa yang ingin kami berikan ke masyarakat, karena memang bantuan tersebut sampai hari ini tak di realisasikan oleh Pemkab,"tandanya. (Rudi)




0 Comments: