Disdik Lakukan Assessment Di SMPN 1 Gisting, Persiapan Belajar Tatap Muka Di Tengah Covid-19
Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dinas pendidikan (Disdik) kabupaten Tanggamus mulai melaksanakan assessment ke sejumlah sekolah, dalam rangka untuk melakukan pemeriksaan atas kesiapan satuan pendidikan, yang akan menghadapi kegiatan belajar tatap muka di era new normal saat ini. Senin,14/09/2020.
Berbagai persiapan terus dilakukan oleh sekolah menjelang kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di kabupaten Tanggamus, dimana pada saat kegiatan rakor dinas pendidikan dengan semua satuan pendidikan di Wisata bukit Idaman Gisting beberapa waktu yang lalu, rencananya belajar secara tatap muka tersebut pada bulan Oktober 2020 mendatang. Dengan syarat, pihak sekolah wajib menyiapkan sarana dan prasarana dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus Corona (Covid 19)
Sekretaris dinas pendidikan Lauyustis saat sedang melaksanakan verifikasi di SMP 1 Gisting mengatakan bahwa, ada 20 item yang menjadi perhatian pihaknya saat menggelar assessment ke sejumlah sekolah, apabila dari 20 item yang telah di tetapkan tersebut dan tak bisa mereka penuhi, maka Disdik tak akan memberikan surat rekomendasi kepada sekolah itu, untuk membuka belajar secara tatap muka. Untuk jumlah sekolah di kabupaten Tanggamus ada sebanyak 996 mulai dari PAUD, SD dan SMP yang memang dibawah binaan pemerintah daerah dalam hal ini Disdik Tanggamus.
" Akan tetapi jika beberapa poin item yang menjadi kekurangan mereka dan bisa di persiapkan lebih lanjut, pihak sekolah bisa mengajukan surat ke Disdik Tanggamus untuk meminta assessment ulang. Hasil assessment ini akan kita rekapitulasi, berapa sekolah yang siap dan tidak, lalu selanjutnya akan kita bawa ke rapat gugus tugas covid 19 Tanggamus yang di ketuai oleh bupati, disitulah keputusan akan diambil, bisa atau tidaknya sekolah tatap muka dapat dilaksanakan,"jelasnya.
Lanjutnya, tentunya yang mendasari belajar tatap muka ini, kabupaten Tanggamus harus berada pada zona hijau dan kuning, apabila kedepan status dikabupaten Tanggamus berubah menjadi orange, maka secara otomatis kegiatan belajar tatap muka tak bisa untuk digelar, karena amanat mengacu pada SKB empat menteri dan daerah-daerah yang bisa melakukan sekolah tatap muka ini harus berada dalam zona Hijau dan kuning.
" Kita lihat perkembangan kedepannya, sebab keputusan bisa atau tidaknya sekolah tatap muka dapat dilaksanakan bukan ranah Disdik Tanggamus, segala sesuatu dan aspek pertimbangan itu ada di tim gugus tugas covid 19 Tanggamus, kami hanya melakukan assessment dan verifikasi saja,"jelas Lauyustis.
Tambahnya, dan baru pada hari ini tim assessment dari Disdik Tanggamus mau melakukan verifikasi dan pemeriksaan ke sekolah-sekolah, serta hasil dalam peninjauannya ke salah satu sekolah yakni di SMPN 1 Gisting ini, setelah ia berkeliling mulai dari gerbang depan sampai belakang untuk mengecek secara teliti untuk melihat sarana dan prasarana yang wajib ada dalam 20 poin item tersebut.
" Sarana dan prasarana, serta sumber daya manusianya tadi sama-sama kita lihat, pada prinsipnya sekolah SMPN 1 Gisting cukup siap, hanya tinggal penyempurnaan sedikit lagi dalam persiapannya tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk menjaga kesehatan siswa, guru dan orang tua murid itu yang menjadi prioritas utama di dalam satuan pendidikan ini,"tandasnya.
Sementara itu kepala sekolah SMPN 1 Gisting Sunarmi menyampaikan, persiapan di SMPN 1 Gisting telah mencapai hampir kurang lebih 90 persen, hanya tinggal proses penyempurnaan di beberapa bagian yang tinggal sedikit lagi.
" Saya sangat optimis SMPN 1 Gisting pasti siap dalam menyambut kegiatan belajar secara tatap muka nantinya, persiapan sudah lebih dari 90 persen dan kami siap menerapkan protokol kesehatan pada saatnya nanti,"pungkas ketua MKKS ini.(Rudi)




0 Comments: