Tanggamus, www.lmpungheadlines.com - Kondisi tubuh yang hanya dalam balutan kulit dan tulang, sungguh sangat menyayat hati bila mata memandangnya. Dia bernama Dini (18) Warga Dusun Way Tuba, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung, sehingga hal ini pun turut berdampak dengan tumbuh kembangnya, yang tak seperti gadis remaja pada umumnya. Rabu, 07/07/2021.
Anak dari pasangan Suwandi dan Misni tersebut, hanya bisa menghabiskan hari demi harinya di dalam rumah, dan jika tak di awasi dengan ekstra oleh pihak keluarga, dini bakal keluar rumah dengan menyusuri jalan tanpa bisa mengingat kembali arah jalan pulang. Faktor ekonomi, sebab anak bungsu dari tujuh (7) bersaudara ini tak lagi pengobatan secara layak. Sejak usia dini 12 tahun dan tak pernah menstruasi.
Saat ini pengobatan hanya di Puskesmas Kota Agung, dengan mengandalkan BPJS kesehatan gratis milik dini. Belakangan ini kondisi dini kembali kambuh, dari hasil diagnosa dan hasil Rontgen Rumah Sakit Surya Asih Pringsewu, sakit yang di alami dini sudah komplikasi.
Pihak dokter spesialis penyakit dalam menyatakan paru-paru, lambung dan syaraf bermasalah, serta menganjurkan, agar Dini melakukan pengobatan di klinik tumbuh kembang di Bandar Lampung, guna terlebih dahulu memenuhi kebutuhan gizinya. Namun itu pun urung dilakukan sebab keterbatasan ekonomi,
"Saat usia balita Dini pernah terjatuh, serta jika tak di awasi oleh kakak-kakaknya, dini suka pergi keluar dan gak tau jalan pulang. Saya hanya buruh tani menggarap lahan orang lain, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, itulah sebabnya kesehariannya kami titip ke kakaknya. Untuk itu saya berharap ada bantuan dari pemkab Tanggamus, maupun para dermawan yang berkenan membantu bagi kesembuhan dini,"tandasnya.
Kemudian, Bidan Desa setempat Sustina ikut menyampaikan perihal sakit yang dialami oleh Dini, pengecekan dan pengobatan yang dilakukan di Puskesmas Kota Agung telah mengikuti anjuran dan prosedur yang ada serta rutin melaksanakan kontrol kesehatannya. " Untuk cek dan pengobatan di puskesmas rutin dilakukan, kita himbau pula dengan pihak keluarga, agar dapat memberikan perhatian lebih kepada dini, saat ini dia sedang batuk-batuk jangan makan makanan sembarangan ya,"pintanya.
Sementara itu, Lurah Kelurahan Kuripan Rio Iskandar mengaku ikut prihatin atas kejadian ini, kondisi keluarga dini yang pas-pasan sehingga pengobatan mengalami hambatan. Dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk langkah-langkah kedepan demi kesembuhan dini, serta akan melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, guna meringankan beban orang tuanya guna pengobatan dan langkah terbaik bagi dini.
''Saya tetap bakal berupaya untuk kesembuhan dini khususnya dalam melakukan pengobatan, serta berkomunikasi dengan pihak dinas terkait. mudah-mudahan banyak pula donatur di luar sana yang tergerak hatinya untuk membantu kesembuhan dini,"Tandas Rio.(Rudi)





0 Comments: