Tampilkan postingan dengan label Headlines Kesehatan daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headlines Kesehatan daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 17

Komisi III DPRD Tanggamus Tinjau Banjir Bandang Di Semaka, Serahkan Bantuan Ke Warga Terdampak

Komisi III DPRD Tanggamus Tinjau Banjir Bandang Di Semaka, Serahkan Bantuan Ke Warga Terdampak


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Komisi III DPRD Tanggamus mengunjungi pekon terdampak banjir di Kecamatan Semaka, Jumat siang (7/8).Tinjauan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi III Iskandar Juned, bersama Sekretaris Hilman dan Anggota Edi Yalismi, Hendrawan Adam dan Azmi.



Dalam kunjungan tersebut, wakil rakyat melihat dari dekat rumah korban bencana banjir yang cukup parah yakni di Pekon Way Kerap, lalu meninjau masjid Baitul Rahman yang porak poranda akibat diterjang banjir badang. Usai meninjau rumah dan masjid terdampak, rombongan Komisi III melanjutkan meninjau Posko Tanggap Bencana dan Dapur umum yang di pusatkan di Kantor Kecamatan Semaka. 



Rombongan disambut Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tanggamus Mansyurin dan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Edi Nugroho. Dalam kesempatan tersebut Komisi III juga menyerahkan bantuan berupa 20 dus mie instan dan  biskuit, bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak.



Ketua Komisi III Iskandar Juned kepada wartawan memberikan apresiasinya atas gerak cepat Pemkab Tanggamus beserta Instansi terkait dalam menangani bencana banjir bandang di Kecamatan Semaka.


"Ya kami apresiasi atas kecepatan pemerintah daerah bersama unsur TNI/Polri dan relawan dalam menangani musibah banjir ini dimana saat malam kejadian langsung turun guna membantu masyarakat," kata Iskandar Juned.



Sementara Sekretaris Komisi III, Hilman mengatakan bahwa bencana banjir lantaran kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Ia juga menyarankan agar pemukiman penduduk yang posisinya dekat dengan bukit agar direlokasi ketempat lebih aman."Kalau kita lihat kondisi bukit masih hijau tidak gundul, namun tidak bisa kita pungkiri kondisi alam tidak bisa diprediksi,  saran saya agar masyarakat lebih waspada lagi dan jika perlu tempat tinggalnya pindah menjauh dari bukit untuk menghindari longsor yang terjadi seperti sekarang," kata Hilman.


Politisi Partai Gerinda ini juga meminta peran aktif lembaga lain dalam membantu masyarakat Semaka khususnya Way Kerap yang terdampak bencana." Lembaga dan organisasi lain harus juga turut membantu saudara kita di Semaka, mari kita bergotong-royong membantu saudara kita,"pungkasnya. (ADV)

Kamis, Agustus 27

Rakor Bahas KBM Tatap Muka Di Tengah Covid 19, 20 Poin Ini Harus Disiapkan Sekolah

Rakor Bahas KBM Tatap Muka Di Tengah Covid 19, 20 Poin Ini Harus Disiapkan Sekolah


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus menggelqr rapat Kordinasi bersama dalam rangka " Tanggamus menuju pendidikan berkualitas", kegiatan ini bertempat di Taman Wisata Bukit Idaman Gisting Kecamatan Gisting. Kamis, 27/08/2020.

Hadir dalam kesempatan ini, sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, lalu satuan pelaksana layanan pendidikan (SPLP), musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS), kelompok kerja kepala sekolah (K3S), himpunan pendidikan tenaga kependidikan anak, ikatan guru taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Tanggamus diperkirakan berlangsung Oktober mendatang. Namun sebelum itu diberlakukan sekolah harus memenuhi semua prosedur yang terdiri dari 20 item yang telah di tetapkan.

Menurut Sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, tim Assessment akan mulai bekerja diperkirakan pada 9 September mendatang. Sebelum tim Assessment turun, sekolah harus menyiapkan segala sesuatunya. Adapun 20 item yang harus dipenuhi diantaranya menyiapkan alat pengukur suhu tubuh (thermogun), mengatur jarak duduk siswa, pemetaan warga satuan pendidik mulai dari  pendataan penyakit bawaan hingga riwayat perjalanan peserta didik apakah habis bepergian dari daerah zona merah.

"Selain sanitasi yang harus memadai,tugas cukup berat dari pihak sekolah adalah wajib mendata ada atau tidaknya penyakit bawaan peserta didik hingga riwayat perjalanan,jadi butuh kejujuran dari orang tua murid," kata Lauyustis mewakili Kepala Disdik Tanggamus A.Dasmi yang ditemui usai membuka rapat koordinasi (Rakor) bersama tersebut.

Masih kata Lauyustis, bahwa dibutuhkan komitment kuat berupa dukungan orang tua murid dalam menyiapkan pembelajaran tatap muka di era Pandemi Covid 19. Komitment itu diwujudkan dengan surat pernyataan orang tua murid dan juga ketua komite sekolah."Orang tua juga harus paham dan mendukung penerapan protokol kesehatan dilingkungan sekolah, seperti memastikan anaknya memakai masker saat pergi kesekolah. Selain dukungan dari orang tua murid, sekolah juga harus melakukan MoU dengan puskesmas/pustu dan klinik," kata dia.

Masih kata Lauyustis,bahwa penilaian dilakukan secara ketat sehingga sekolah harus memenuhi 20 item yang telah ditetapkan."Jadi kalau seandainya satu saja dari 20 item itu sekolah belum bisa memenuhi maka sekolah tersebut belum bisa melaksanakan KBM tatap muka,"kata dia.

Dilanjutkan Lauyustis bahwa tim Assessment bekerja kurang lebih tiga pekan dengan melibatkan lima tim."Ada hampir seribuan sekolah, satu tim melakukan assessment di empat kecamatan. Jadi waktunya kurang lebih tiga pekan,hasil assessment dirapatkan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, lalu dilaporkan kepada bupati, keputusan terakhir di kepala daerah dalam hal ini bupati, jadi estimasinya kalau bupati mengizinkan Oktober KBM tatap muka dapat dilaksanakan,"ucapnya.

KBM Tatap Muka nantinya terus Lauyustis, dilakukan secara serentak dari mulai jenjang SMA/SMK, SMP dan SD, lalu untuk jenjang TK dan PAUD, dua bulan setelahnya."SKB Empat Menteri sudah direvisi sehingga SMA hingga SD bisa serentak, dua bulan setelahnya baru jenjang TK/PAUD, lalu dalam kelas juga murid dibatasi untuk jenjang SMP maksimal 16 siswa, kejang SD maksimal 14 siswa dan PAUD lima orang dan waktu belajar juga dipangkas maksimal 3,5 jam,"pungkas Lauyustis. (Rudi)

Kamis, Agustus 6

Irwandi Minta Bunda Ratu Segera Evaluasi Data Program Penerima Bantuan, Jangan Sekedar Pencitraan

Irwandi Minta Bunda Ratu Segera Evaluasi Data Program Penerima Bantuan, Jangan Sekedar Pencitraan


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Wakil ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga sangat  menyayangkan masih banyak warga yang tak bisa menikmati berbagai bantuan dari pemerintah apa lagi di saat pendemi covid 19 saat ini, terutama dalam bidang sektor ekonomi, dimana daya beli masyarakat yang masih rendah, seperti yang terjadi dengan salah satu warga di pekon Negeri Ratu Kecamatan Kotaagung. Kamis, 06/08/2020.

Irwandi cukup mengapresiasi kepada bupati Tanggamus yang sangat peduli dengan rakyatnya, dengan melakukan kunjungan turun langsung kebawah untuk mendengarkan keluhan-keluhan warganya, hanya di sayangkan bahwa pendataan bantuan dampak covid 19 ini agak sedikit kacau, menurutnya hal yang terjadi pada salah satu warga di pekon negeri ratu ini hanya sebagian permasalahan kecil yang terlihat, dan sebenarnya cukup banyak dialami masyarakat diseluruh pekon di Kabupaten Tanggamus.

" Hal ini sudah lama menjadi keluhan warga, bukan hanya warga di pekon negeri ratu saja, selama ini bupati hanya mendapatkan berita-berita sukses dan tak tahu dengan kondisi di lapangan yang sebenarnya, alangkah lebih baiknya bupati Tanggamus mengevaluasi dan mengecek kembali tentang warga  yang penerima seluruh bantuan dampak covid 19 ini,''Tegas Irwandi.

Lalu, jangan hanya sekedar menerima laporan yang bagus saja, ini adalah salah satu contoh kecil yang terlihat, diperlukan ketegasan dari seorang pemimpin untuk melakukan evaluasi data seluruh penerima bantuan tersebut ke pusat, provinsi maupun di daerah kabupaten jika memang benar-benar peduli dengan rakyatnya, dengan melaksanakan program-program ini secara utuh dan benar.

" Bupati Tanggamus harus tegas memerintahkan jajaran di bawahnya untuk melakukan pendataan kembali, sebab keluhan masyarakat dibawah bukan sekedar pepesan kosong belaka, saya harap bupati berani untuk mengambil sikap dalam mengevaluasi pendataan itu, jangan sampai hanya memberi bantuan kepada satu orang tetapi ada ratusan orang menunggu untuk mendapatkan bantuan, saya lihat ini hanya sekedar pencitraan,"ucap legislator dari PKB tersebut.

Kemudian lanjut Irwandi, ada program untuk balita dan ibu hamil dari pemkab Tanggamus dan ini nyata adanya, kinerja para PJ Kakon di seluruh Tanggamus juga dilakukan evaluasi, jika kinerjanya tak benar harus segera digantikan, dan gantikan kepada PJ Kakon yang benar-benar mau bekerja bagi masyarakat yang di pimpinnya.

" Memang benar bahwa program-program bantuan ini tak sesuai target, seharusnya program bantuan ini dapat berjalan dengan benar, jika kinerja jajaran pemerintah ini benar, harusnya tak kejadian hal seperti di Pekon Negeri Ratu ini, seharusnya ini segera dilakukan evaluasi program-program bantuan tersebut, ini hanya sebagian contoh kecil saja, jika tak mampu mengevaluasi, jelas saya katakan ini hanya pencitraan !,"Tandanya. (Rudi)

Rabu, Juli 22

Polemik BLT-DD Pekon Kotaagung, Irwandi: Selesaikan Dengan Musyawarah

Polemik BLT-DD Pekon Kotaagung, Irwandi: Selesaikan Dengan Musyawarah


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga mengharapkan persoalan pemotongan bantuan langsung tunai Dana desa (BLT-DD) di Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung diselesaikan secara musyawarah dengan masyarakat. Senin,21/07/2020.

Ini berawal ketika wakil rakyat dari dapil II Kabupaten Tanggamus ini menerima masukan atau laporan dari beberapa masyarakat di pedukuhan Way Som Pekon Kotaagung, bansos BLT-DD notabennya merupakan bantuan pemerintah kepada masyarakat dibawah akibat merebaknya pandemi penyebaran covid 19.

Setelah menerima laporan masyarakat tersebut, Bang Ir sapaan akrabnya, langsung mengkroscek permasalahan yang sebenarnya, dengan mendatangi kantor pekon Kotaagung untuk mengklarifikasi penyebab permasalahan ini sehingga masyarakat menjadi resah.

" Atas dasar laporan itu saya berinisiatif langsung ke kantor Pekon Kotaagung, dan meminta permasalahan ini di pecahkan secara musyawarah dengan masyarakat, memang di dalam aturannya tak ada dalil pemotongan tersebut terlepas apapun alasannya, kebetulan saya bertemu dengan kepala Pekon tadi,"ungkap Irwandi.

Menurut Irwandi, di dalam pernyataan Kakon tersebut ada 463 Rumah yang tak menerima bantuan dari pemerintah, namun ia membantah telah melakukan pemotongan tersebut, masyarakat yang tak menerima bantuan ini lalu menggelar musyawarah di dusun tanpa melibatkan Pekon.

Kemudian keputusan di ambil oleh mereka para warga yang tak menerima bantuan  dan meminta masyarakat penerima bantuan BLT-DD untuk membagi bantuannya untuk warga yang tak menerima bantuan sama sekali.

" Warga ini musyawarah sendiri dan rapat sendiri mereka yang tak menerima bantuan mendesak agar warga penerima bantuan BLT-DD agar membagi bantuan bansos tersebut. Bantuan ini seperti buah simalakama bagi pemerintah Pekon manapun, niatnya memang bagus namun terbentur oleh aturan yang ada, niat Pekon ini pemerataan, terlepas apapun itu tolong selesaikan dengan baik secara musyawarah, saya himbau kepada semua Pekon yang ada di Tanggamus, diharapkan agar Penyaluran dan penerimaan BLT-DD harus sesuai dengan aturan yang ada,''tegas politisi dari partai PKB tersebut. (Rudi)
PRAJURIT YONIF 7 MARINIR ASAH KEMAMPUAN BELA DIRI KARATE

PRAJURIT YONIF 7 MARINIR ASAH KEMAMPUAN BELA DIRI KARATE


Pesawaran, www.lampungheadlines.com - Dalam rangka mengasah kemampuan perorangan, prajurit Batalyon Infanteri 7 Marinir melaksanakan latihan beladiri karate di lapngan apel Kesatrian Batalyon Infanteri 7 Marinir. Ketapang Teluk Pandan Pesawaran Selasa 21/07/2020.

Kegiatan Latihan Karate rutin yang di laksanakan personil Yonif 7 Marinir di pimpin oleh Pelda Marinir Zalman selaku pembina karate Yonif 7 Marinir .
Latihan beladiri Karate adalah wujud dari profesionalisme prajurit Petarung Anggaraksa Jaladhi Brani, karena selain mampu bertempur, tiap-tiap individu harus mempunyai kemampuan beladiri dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, apabila menghadapi keadaan yang dapat membahayakan keselamatan tiap - tiap prajurit Yonif 7 Marinir.
Serta dalam melaksanakan kegitan  harus tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan covid-19, menggunakan masker dan tetap melaksanakan physical distancing.

Kegiatan latihan bela diri Karate di lansanakan sesuai perintah dari Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Marinir Budi Wijani, M.Han,  mengharapkan kepada seluruh prajurit Yonif 7 Marinir agar menjadikan latihan tersebut sebagai wahana untuk menempa menjadi prajurit yang profesional dan terlatih dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas ke depannya. (NS) 

Rabu, Mei 20

Terkait Adanya Pasien Positif COVID-19 Asal Way Kanan, DPD JPKP Kab. Waykanan angkat bicara.

Terkait Adanya Pasien Positif COVID-19 Asal Way Kanan, DPD JPKP Kab. Waykanan angkat bicara.

WAYKANAN - Satu pasien terkonfirmasi Positif covid 19 asal way kanan, yang kini menjalani perawatan di RSUD Abdoel Moeloek Bandar Lampung, menimbulkan keresahan ditengah masyarakat, namun hal tersebut ditanggapi oleh Hamdari DPD JPKP (jaringan pendamping kebijakan pembangunan) Kabupaten Waykanan.

Kepada Media Lampung Headlines, Hamdari  mengungkapkan sekira 25 hari lalu Kami melakukan pendampingan terhadap pasien dan pada sat itu didiagnosis Gagal Ginjal. Pasien diantar menggunakan Ambulance DPP JPKP (pusat) daei Jakarta menuju Way Kanan dan pada saat itu pasien Negatif COVID 19.

Lebih lanjut Hamdari mengungkapkan Kronologis dari awalnya pasien itu kita bawa dari Jakarta sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit dan tim gugus tugas di Jakarta sampai di RS ZAPA Way kanan, Pasien itu dengan hasil LAB nya juga dia dinyatakan gagal ginjal dan harus cuci darah. Sementara saat ketika Pasien di nyatakan Positif COVID-19 yaitu ketika pasien berda di RSUD Abdoel Moeloek Bandar Lampung, dan kemungkinan besar Pasen terpapar pada saat menjalani perawatan di Rumah Sakit tersebut.

Berdasarkan Koordinasi kami DPD JPKP Kabupaten Waykanan selaku pihak yang dari awal mendampingi Pasien, hasil koordinasi kami dengan keluarga yang menunggu di RSUD Abdoel Moeloek,
Pasien dirawat di ruangan kutilang, dan pada ruangan tersebut terdapat 4 pasien yang dinyatakan positif oleh pihak rumah sakit dan ada keluarganya yang menunggu, Setahu saya kita tim dari gugus tugas kalau memang si pasien sudah dinyatakan Positif itu kan ada ruangan tersendiri dirumah sakit yang harusnya sebagai tempat menangani dan merawat Pasien. Nah ini yang masih kita pertanyakan kebenaran berita yang dikeluarkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek terkait satu pasien yang ada dari Way Kanan dan pihak rumah sakit sampai hari ini belum bisa dikonfirmasi terkait informasi itu karena data LAB yang mereka Nyatakan positif Itu keluarga pasien tidak pernah dikasih tahu, ungkap Hamdari.

Hamdari melanjutkan, Jadi kami menghimbau masyarakat tidak usah resah, karena kejadian tersebut, yang terpenting sekarang kita ikuti saja protokol Kesehatan sesui anjuran pemerintah, untuk selalu mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan juga Jaga jarak (Social Distancing). (*)
Bentuk Upaya Penanggulangan Covid-19, Di Pringsewu Mulai Salurkan BLT-DD

Bentuk Upaya Penanggulangan Covid-19, Di Pringsewu Mulai Salurkan BLT-DD

Keterangan: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi tengah serahkan BLT-DD secara simbolis. (foto: Anton) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2020 di Kabupaten Pringsewu sudah mulai dibagikan kepada masyarakat. Secara simbolis, BLT-DD ini diserahkan oleh Bupati Pringsewu Sujadi kepada perwakilan warga Pekon Patoman Kecamatan Pagelaran, di aula kecamatan setempat, Selasa (19/5/20).

Sedangkan untuk tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Sukoharjo, Banyumas dan Ambarawa, diserahkan secara simbolis oleh masing-masing camat di Balai Pekon Sukoharjo IV Kecamatan Sukoharjo, Balai Pekon Waya Krui Kecamatan Banyumas dan Balai Pekon Sumberagung Kecamatan Ambarawa, yang juga turut disaksikan oleh Bupati Pringsewu dari Aula Kecamatan Pagelaran melalui video conference.

Kegiatan dengan protokol kesehatan ini juga disaksikan secara virtual oleh Direktur Penanganan Daerah Pasca Konflik Kemendes PDTT Hasyrul Edyar di Jakarta melalui video conference, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, jajaran Pemkab Pringsewu dan Muspida, Asisten Manager Pemasaran Mikro BRI Cabang Pringsewu Erwin, serta Camat dan Uspika setempat.

Bupati Pringsewu dalam sambutannya mengatakan penyaluran bantuan tersebut berdasarkan regulasi pemerintah yang diperkuat Surat Bupati Pringsewu No.142/254/D.10/2020 tentang BLT Dana Desa, sebagai upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19. Penyaluran BLT-DD dilakukan selama 3 bulan (April-Juni) dengan besaran Rp 600.000,00 perbulan, dialokasikan bagi 19.522 kk sebesar 25-35% dari jumlah Dana Desa, dengan dana terkumpul sebesar Rp 39.409.879.100,00 dengan metode penyaluran ke masing-masing rekening penerima setiap bulannya melalui BRI Unit yang ada di kecamatan.

Penerima BLT-DD adalah keluarga miskin yang terdampak Covid-19 yang terdapat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang belum mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dikarenakan kehilangan penghasilan, belum terdata di DTKS (exclusion error) serta mempunyai anggota keluarga berpenyakit.

Bupati Pringsewu berharap bantuan tersebut akan meringankan perekonomian warga, sekaligus berpesan kepada aparat pekon agar bekerja sesuai petunjuk dan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat menutup celah dari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan, seperti pemotongan bantuan maupun penetapan penerima ganda. Dan kepada lembaga pengawas atau penegak hukum serta masyarakat agar dapat memberikan pendampingan serta pengawasan. (Red) 

Sabtu, Mei 16

PASCA DINYATAKAN SEMBUH 3 PASIEN COVID 19 ASAL TULANG BAWANG BARAT DIPULANGKAN KERUMAH

PASCA DINYATAKAN SEMBUH 3 PASIEN COVID 19 ASAL TULANG BAWANG BARAT DIPULANGKAN KERUMAH

Tulang Bawang Barat- Berdasarkan hasil tes swap perjuang para Tim medis Di RSUD Dan Gugus Tugas Tulang Bawang Barat  Dan 3 Pasien Pansien Pendemi Covit 19 di Tulang Bawang Barat sembuh "saptu 16/05/2020

Umar Ahmad SP Bupati Tulang Bawang Barat dan sekaligus ketua Gugus kabupaten mebgatakan "
Tn. SG, 65 tahun alamat : Mekar Asri TBT adalah klaster perjalanan Gowa Sulawesi Selatan 18 Maret 2020
Ny. DS, 62 tahun alamat : Mekar Asri TBT Istri Tn. Sugiarto
Tn. HM, 70 tahun alamat : Panaragan Jaya TBT adalah Klaster perjalanan Gowa Sulawesi Selatan 18 Maret 2020
Pada hari ini 16 Mei 2020 telah dinyatakan sembuh oleh tim medis RSUD Tubaba,"ujarnya

dengan sampel diambil dua hari berturut-turut setiap kali melakukan pemeriksaan tersebut, Sampel dikirim ke Labdakes Palembang dan Labkesda Provinsi Lampung melalui dinkes provinsi Lampung.
Umar menerangkan " berdasarkan hasil pemeriksaan Swab terakhir yaitu sampel yang diambil tgl  12 dan 13 Mei 2020 : NEGATIF covid-19,
Selanjutnya boleh pulang kerumah masing-masing,dan untuk pemulihan tetap istirahat dirumah selama 14 hari ke depan "terangnya

Umar menambahkan " Masih ada 1 lagi Pasien dengan konfirmasi positif covid-19 yang masih dirawat di RSUD Tubaba Tn. D kondisi stabil,dan akan dilaksanakan pengambilan sampel Swab kembali pada tanggal 17 dan 18 Mei 2020,"pungkasnya (taufik).

Rabu, Mei 13

161 Penerima BLT (DD) Dipekon Way Emplaulu Terima Bantuan Dari Dampak Covid-19 Hari Ini

161 Penerima BLT (DD) Dipekon Way Emplaulu Terima Bantuan Dari Dampak Covid-19 Hari Ini


Lampung Barat,Dampak covid-19 ini pemerintah terus berupaya memberikan bantuan ke pada masyarakat, salah satunya di Pekon Way Empulau Ulu Kecamatan Balik Bukit, Kab Lampung Barat yang telah merealisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggarkan dari dana desa. 13/05.

Dalam pembagian tersebut di hadiri oleh Bhabinsa, Bhabinkamtibnas, LHP, Aparat Pekon dan tokoh masyarakat.

160 kk yang mendapat kan bantuan berupa BLT tersebut, nominal  Rp,600.00 perbulan dan di bayar 2 bln langsung senilai Rp, 1.200.000 untuk pembagian bulan April, Mei dan tahap yang ke 3 akan di bayarkan di tahap ke 2 pencairan dana desa.

Barzawan selaku Pratin Pekon Way Empulau Ulu menjelaskan pembagian tersebut telah di realisasikan dengan nominal Rp, 1200.000 untuk dua bulan April dan Mei, perbulan nya masyarakat penerima bantuan BLT nilainya Rp,600.000 per KK .

Lebih lanjut Barzawan menyampaikan kepada masyarakat khusus nya pekon Way Empulau Ulu agar bantuan berupa uang tersebut agar di gunakan sebaik baiknya dengan membeli kebutuhan rumah tangga.

“Jangan di gunakan untuk beli baju lebaran, hp android, karna bantuan ini bentuk peduli nya pemerintah kepada masyarakat dalam menyikapi terdampak covid-19 ini.

Terahir ucapan terima kasih kepada pemerintah dengan adanya program BLT tersebut, masyrakat khususnya pekon wayempulaulu merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut. “Dan tidak lupa saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Aparat Pekon Way Empula Ulu.

Jumat, Mei 1

Gubernur Arinal Menghimbau Masyarakat dari Kabupaten Jangan Melakukan Perjalanan ke Bandarlampung

Gubernur Arinal Menghimbau Masyarakat dari Kabupaten Jangan Melakukan Perjalanan ke Bandarlampung

BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung  Ir. H. Arinal Djunaidi bergerak cepat pasca ditetapkannya Kota Bandar Lampung sebagai zona merah Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan dengan berkoordinasi bersama Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung melalui Video Conference di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (30/4).

“Video conference ini untuk kita berdiskusi, konsultasi dan koordinasi. Kita harus kompak, harus bekerja, bekerja yang maksimal tanpa kenal waktu, kita harus bekerjakeras selamatkan rakyat,” ujar Arinal dalam keterangan persnya.

Arinal mengatakan penanganan Covid-19 di daerah agar lebih terintegrasi, maka perlu peningkatan kerjasama dan koordinasi antar lembaga, baik TNI/Polri di Kabupaten/Kota masing-masing.

“Saya sangat berharap jangan bertambah lagi zona merah. Bila perlu yang sudah merah kita hijaukan kembali,” ujar Gubernur.

Untuk mendeteksi dan merespon meluasnya pandemi di daerah, lanjut Gubernur, diperlukan kerja secara terstruktur dan sistematis. “Kita harapkan para Bupati/Walikota bekerjasama dengan Kodim dan Polres serta lembaga yang tergabung didalam gugus tugas,” katanya.

Arinal menyebutkan perlu adanya komunikasi dan pelaporan yang dilakukan secara cepat dan tepat. “Saya mengharapkan kita memberikan solusi karena Bandar Lampung sudah ditetapkan sebagai zona merah tetapi itu bukan karena kerja kita tidak baik. Jangan ada yang mengklaim bahwa zona merah karena kita belum apa-apa, kita harus mensikapi dan kita harus terus berjuang keras,” katanya.

Gubernur mengimbau para Bupati/Walikota memberi solusi agar masyarakat di Kabupaten tidak melakukan perjalanan ke Bandar Lampung dan sebaliknya. “Kita semua harus melakukan langkah-langkah, seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa Kabupaten, di desanya sudah bekerja, tidak mudah masyarakat datang berlalu-lalang tetapi sudah diprotect,” katanya.

Arinal juga mendorong umat beragama untuk meningkatkan ketaqwaan dan kerukunan dengan mengikuti fatwa maklumat imbauan dari otoritas majelis agama masing-masing. “Seperti untuk melakukan ibadah di rumah saja,” katanya.

Terhadap alokasi anggaran Covid-19 melalui recofusing, Arinal berharap untuk segera dilaksanakan di masing-masing Kabupaten/Kota.

Termasuk di tingkat pedesaan, di mana dana desa diperbolehkan untuk digunakan dalam pencegahan Covid-19 seperti untuk pembelian masker, vitamin dan kebutuhan pangan.

“Karena rakyat membutuhkan pertolongan, semakin cepat terealisasinya anggaran penanganan Covid-19 maka akan semakin cepat penanganannya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Arinal tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk terus menjalankan protap kesehatan, tidak berpergian dan melakukan aktifitas dirumah saja sesuai instruksi pemerintah.

Arinal juga mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota untuk terus melakukan sinergitas memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung.


“Kita harus terus bersinergi, sehingga kita punya komunikasi secara rutin untuk bisa menyelesaikan masalah, karena tidak ada pekerjaan yang selesai tanpa adanya kerjasama,” katanya.

Kamis, April 30

Satgas NU Peduli Serahkan Bantuan 100 Paket APD ke Pemkab Pringsewu

Satgas NU Peduli Serahkan Bantuan 100 Paket APD ke Pemkab Pringsewu

Keterangan: Sekretaris Daerah Pringsewu Drs. A. Budiman PM., MM., tengah menerima bantuan 100 paket APD dari Satgas NU Peduli. (foto: Anton) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerima bantuan dari Satgas NU PEDULI Kabupaten Pringsewu.

Bantuan berupa 100 paket Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berupa baju hazmat dan cover penutup wajah ini diserahkan oleh Ketua Satgas  NU PEDULI Kabupaten Pringsewu Marsudi dan diterima oleh Sekretaris Daerah selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu Drs.A.Budiman PM, MM di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Rabu (29/4/20).

Drs.A.Budiman PM, MM didampingi Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Malian Ayub dan Kadis Koperindag Drs.Masykur Hasan, MM pada kesempatan tersebut sangat berterimakasih serta mengapresiasi  bantuan dan dukungan serta partisipasi dari Satgas NU PEDULI Kabupaten Pringsewu dalam rangka membantu para tenaga medis serta petugas lainnya dalam menangani serta menanggulangi Covid-19.

Bantuan tersebut sangat berarti dalam upaya bersama-sama mencegah, menanggulangi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Pringsewu, dimana nantinya APD bantuan tersebut akan distribusikan kepada pihak-pihak yang memerlukan. (Red)

Rabu, April 29

Pasien Covid-19 Asal Pringsewu Sembuh, Bupati Sambut Kepulangan NV

Pasien Covid-19 Asal Pringsewu Sembuh, Bupati Sambut Kepulangan NV

Keterangan: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi tengah berbincang dikediaman NV. (foto: Anton) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Setelah beberapa hari dirawat dan diisolasi di RSUD dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung, pasien terkonfirmasi + Covid-19 dari Pringsewu dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit.

Kepulangan NV (24 tahun), warga Pekon Giritunggal, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada hari Rabu (29/4/20), disambut oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi dan bahkan diantar langsung menuju rumah singgah di pekon tersebut, guna menjalani isolasi selama 14 hari kedepan di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, sebelum berkumpul dengan keluarga. Selama recovery ini, susu, vitamin dan suplemen terus diberikan oleh Dinkes.

Sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu, camat dan uspika, kepala pekon beserta pamong dan petugas kepolisian dan TNI serta petugas kesehatan beserta warga setempat tampak berdiri di sepanjang jalan menuju rumah singgah guna menyambut iring-iringan mobil bupati dan ambulance yang membawa NV dengan  lantunan shalawat nabi.

Rasa haru dan bahagia tampak terpancar dari wajah wanita berparas cantik ini, juga warga setempat.

Saat berbincang dengan NV di rumah singgah, Bupati Pringsewu didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr.Nofli beserta kepala pekon setempat mengucapkan selamat kepada NV yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Namun demikian, Bupati Pringsewu berpesan agar NV selama isolasi tetap berhati-hati dan menjaga jarak, serta selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, berolahraga dan beristirahat yang cukup, selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun setiap akan dan setelah melakukan sesuatu, selalu memakai masker, berpikiran positif dan tenang, dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, serta selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi juga mengajak NV untuk bershalawat seperti yang diajarkan oleh Bupati Pringsewu setiap melakukan video call dengan NV selama menjalani perawatan dan isolasi di RS.  Dan, NV pun tampak lancar melantunkan shalawat nabi dan langsung diikuti bupati dan hadirin.

Pada kesempatan itu pula NV mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta ucapan terima kasih kepada Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, serta para pamong desa setempat yang telah begitu peduli serta memberikan perhatian dan support juga bantuan terhadap dirinya sejak ia dinyatakan positif Covid-19 dan selama ia menjalani perawatan dan isolasi di RSUDAM hingga dinyatakan sembuh dari Virus Corona tersebut, serta diperbolehkan  pulang ke rumah.

Ungkapan terimakasih juga disampaikan kepada para tim medis, para dokter dan perawat serta seluruh petugas kesehatan yang selama ini dengan penuh kesabaran merawat dirinya hingga sembuh.

Kesembuhan dirinya juga membuktikan bahwa Covid-19 ini bisa sembuh. Dengan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mematuhi protokol kesehatan, makan makanan bergizi, serta selalu berpikir positif dan selalu ceria agar imunitas tubuh selalu terjaga dalam kondisi bagus.

Untuk diketahui, selama NV menjalani perawatan dan isolasi di RSUDAM, Bupati Pringsewu juga memberikan dukungan, wejangan serta semangat kepada NV melalui video call, begitu juga Wabup Pringsewu yang meski tidak secara langsung bertatap muka, mengunjungi sekaligus memberikan bantuan serta keperluan yang dibutuhkan selama menjalani perawatan dan isolasi, sebagai bentuk perhatian Pemkab Pringsewu kepada warganya yang membutuhkan kehadiran  negara dan pemerintah. (Red)

Selasa, April 28

Kepedulian Pemkab Pringsewu, Wabup Bagikan Masker di Pasar Gading Rejo

Kepedulian Pemkab Pringsewu, Wabup Bagikan Masker di Pasar Gading Rejo

Keterangan: Wabup Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE., M.Kom., Akt., CA., CMA., tengah bagikan masker kepada masyarakat dan pengunjung pasar Gading Rejo Pringsewu. (foto: Anton) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Wakil Bupati Pringsewu membagikan masker kepada masyarakat dan pengunjung Pasar Gadingrejo, Pringsewu, Selasa (28/4/20).

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat di Bumi Jejama Secancanan agar terhindar dari terjangkitnya Covid-19 yang saat ini  penyebarannya semakin meluas.

Selain membagikan masker yang diawali dengan menyerahkan bantuan masker secara simbolis kepada Kadis Kominfo dan Camat Gadingrejo, Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA didampingi Kadis Koperindag Drs.Masykur Hasan, MM, Camat Gadingrejo Yuli Susapto, Kabid Perdagangan Joko Hermanto dan koordinator Pasar Gadingrejo M.Rizani  juga mengecek sarana TCT  di wilayah setempat.

Wabup Pringsewu menghimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selalu mencuci tangan pakai sabun, memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak (physical distancing) serta selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, disamping berpikiran positif dan tidak panik namun tetap waspada. (Red)

Minggu, April 26

Wabup Pringsewu Apresiasi Organisasi Aktif Dalam Kegiatan Kemanusiaan

Wabup Pringsewu Apresiasi Organisasi Aktif Dalam Kegiatan Kemanusiaan

Keterangan: Wabup Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE., M.Kom., Akt., CA., CMA., tengah kunjungi pasien anak-anak. (foto: Anton) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE., M.Kom., Akt., CA., CMA., meminta masyarakat Pringsewu optimis dalam menghadapi wabah Covid-19. "Wabah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini hendaknya tidak menyurutkan niat kita untuk saling tolong-menolong, namun justru hendaknya menjadi momentum kita untuk saling berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial kita", kata Fauzi, kemarin.

Fauzi mencontohkan kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi Donor Darah Sukarela Pringsewu (DDSP) dalam rangka membantu sesama, sebagaimana  yang dilakukan organisasi tersebut dengan menyumbangkan darah untuk pasien DBD dan leukemia beberapa waktu lalu. "Setetes darah sangat berarti bagi menyelamatkan jiwa manusia", ujarnya.

Keterangan: Donor Darah Sukarela Pringsewu.

Ia mengapresiasi organisasi DDSP yang selama ini begitu aktif dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan.

Ketua DDSP Teguh Setiawan mengungkapkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, darah semakin sulit didapat, sementara kebutuhan darah semakin meningkat. Berkaca dari kondisi tersebut, relawan DDSP siap membantu menyumbangkan darahnya kepada mereka yang membutuhkan. "Karena masih dalam kondisi wabah Covid-19, kegiatan donor darah memberlakukan protokol kesehatan secara ketat", ujarnya. (Red)

Rabu, April 22

FJI Bersama Tabloid Etis Beri Bansos Ke Posko Pemuda Pringsewu Bersatu

FJI Bersama Tabloid Etis Beri Bansos Ke Posko Pemuda Pringsewu Bersatu

Keterangan: Front Jurnalis Indonesia (FJI) bersama Tabloid Etis tengah serahkan bantuan sembako secara simbolis ke Posko Pemuda Pringsewu bersatu. (foto: Riski)

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1441 H., dan sebagai wujud kepedulian forum silaturahmi masyarakat Pringsewu bersatu membentuk posko Pemuda peduli pringsewu  terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 para donatur dari kalangan pengusaha  bersama insan pers yang tergabung di Front Jurnalis Indonesia (FJI) Pringsewu dan Tabloid Etis memberikan batuan sembako di posko Pemuda Pringsewu bersatu, Rabu (22/4/2020).

Pemberian bakti sosial tersebut diterima secara simbolis oleh Andreas Andoyo mewakili
Forum silahturahmi masyarakat Pringsewu bersatu bertempat Simpang Lima Tugu Pemuda yang kemungkinan besok sembako dari para donatur akan disalurkan.

Andreas Andoyo  kepada media ini mengatakan  bahwa dalam rangka menyambut datanganya bulan suci ramadhan 1441 H dan sebagai  wujud kepedulian, "Kami Forum silahturahmi masyarakat Pringsewu bersatu terhadap masyarakat Pringsewu untuk Pringsewu yang terdampak pandemi Covid-19 bersama unsur elemen yang tergabung didalamnya besok akan  melaksanakan kegiatan bakti sosial membagikan 200 paket sembako kepada warga masyarakat yang benar benar membutuhkan dan tidak memiliki penghasilan" terang Andoyo.

Lanjut Andoyo juga menambahkan "bentuk paket sembako yang di bagikan berupa beras lima kg, Supermi, minyak goreng dan gula, semoga apa yang kami berikan bisa membantu beban sodara sodara kita yang memang membutuhkan, saya juga berpesan agar selalu bersih diri bersih kluarga dan bersih lingkungan guna memutus mata rantai Penyebaran Virus Corona" ujarnya.

Mat Syahrifal yang akrab disapa Ifal mewakili FJI Pringsewu  mengatakan pemberian baksos di posko Pemuda Pringsewu bersatu, guna meringankan beban sodara sodara kita yang terdampak pandemi corana, jagan di lihat dari barang yang di berikan tapi niat tulus dan ikhlas dalam berbagai tanpa mengurangi,

"Patut diapresiasikan kegiatan yang di lakukan Forum silahturahmi masyarakat pringsewu bersatu, di tengah suasana seperti ini mereka masih bisa melakukan hal-hal yang positif semoga apa yang di kerjakan menjadi ladang pahala dan barokah dan bisa menjadi contoh masyarakat pringsewu", harap Ifal. (Mr)
1.358 ORANG DI KOTIM TERIMA DISTRIBUSI SEMBAKO KHUSUS LANSIA DAN DISABILITAS

1.358 ORANG DI KOTIM TERIMA DISTRIBUSI SEMBAKO KHUSUS LANSIA DAN DISABILITAS

Keterangan: Kecamatan Kotaagung Timur terima distribusi sembako dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus. (foto: Rudi)

Tanggamus, www.lampungheadlines.com Kecamatan Kotaagung Timur siang tadi menerima paket sembako untuk seluruh pekon yang ada di Kotim dari pemerintah kabupaten Tanggamus yang akan di distribusikan kepada masyarakat yang lanjut usia (Lansia) dan Warga penderita disabilitas, Rabu (22/04/2020).

Mobil truk bermuatan beras serta mobil L300 yang mengangkut logistik mie instan tiba di halaman kecamatan Kotaagung Timur yang ikut di kawal oleh Sekretaris dinas PMD Suyanto, dan perwakilan Inspektorat Tanggamus, yang di sambut langsung oleh Camat Kotaagung Timur Firdaus, Anggota DPRD Tanggamus dari fraksi PDI Perjuangan Muhammad Naufal,SH.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tanggamus menyampaikan bahwa, ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang berusia lanjut dan kaum disabilitas, data ini merupakan data yang diberikan oleh dinas sosial tanggamus, disetiap pekon nanti akan menerima, dan teman- teman dari pekon melalui satgas Covid akan mendata baik itu format dan parameter kreteria sudah disampaikan ke camat-camat untuk ke gugus pekon-pekon dan melibatkan para relawan.

" Di pekon-pekon juga sudah melibatkan DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial), selama ini sebagian dari mereka telah dibantu pemerintah melalui program PKH,sembako dan sebagainya, diluar dari itu agar tidak tumpang tindih, pemerintah Tanggamus juga akan melebarkan jumlah sasaran, maka jumlah di Pekon semakin diperkecil jumlahnya,"jelas Suyanto.

Sementara itu Camat Kotaagung Timur Firdaus mengatakan, bantuan yang telah diterima kecamatan dari pemerintah daerah untuk lanjut usia dan disabilitas, akan langsung di distribusikan ke pekon pekon, kecamatan Kotim memiliki 12 Pekon terdiri dari Pekon Teba, Karta, Tanjung Anom, Umbul Buah, Kagungan, Sukabanjar, Menggala, Mulang Maya, Kampung Baru, Batu Kramat, Talang Rejo, dan Tanjung Jati.

'' Jumlah keseluruhannya adalah 1.358 Orang penerima di kecamatan Kotaagung Timur ini, terdiri dari 1.178 orang lansia dan 180 0rang penyandang disabilitas, akan dibagikan langsung oleh pihak ketua tim relawan gugus tugas covid di pekon secara door to door, artinya tidak mengumpulkan masa, protap social Distancing diberlakukan, covid 19 ini banyak berdampak pada masyarakat, namun kehadiran pemerintah hadir untuk memberikan bantuan dampak covid 19 ini,''ujar Camat.

Lanjutnya, kepedulian pemerintah kabupaten Tanggamus sampai tingkat pekon akan sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan sangat di apresiasi sekali. " Saya berharap bantuan ini yang murni yang harus disampaikan ke masyarakat yang berada di pekon-pekon, jangan sampai adanya penyimpangan atau penyelewengan sehingga masyarakat merasakan bahwa memang benar pelaksanaan penyerahan bantuan dari dampak covid ini dapat benar-benar di rasakan manfaatnya, situasi ini bukan hanya dirasakan oleh kita saja, namun dunia pun turut  terkena dampak yang sama,''ucapnya.

Anggota DPRD Tanggamus dari fraksi PDI Perjuangan Muhammad Naufal yang turut mengawal sampai tingkat pekon pendistribusian sembako bagi masyarakat menyampaikan pendapatnya, ia berharap bantuan yang telah di distribusikan ini dapat dirasakan oleh masyarakat di kecamatan Kotaagung Timur, saat ini pekon pertama yang di distribusikan adalah pekon Sukabanjar setelah selesai maka akan berlanjut menuju pekon selanjutnya.

" Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, akibat dampak covid banyak masyarakat kehilangan mata pencahariannya, maka dari itu DPRD akan turut mengawal sampai tuntas bantuan dari pemerintah agar tepat sasaran, kita menghindari kerancuan data dan kekurangan bahan pokok sembako tersebut, ini akan langsung di bagikan ke masyarakat  secara Door To Door tanpa harus mengumpulkan masa,''tandas Anggota DPRD Tanggamus termuda tersebut. (Rudi)
KODIM 0424 BERSAMA FKPPI DAN PSMTI BAGIKAN 100 PAKET SEMBAKO DI KOTAAGUNG

KODIM 0424 BERSAMA FKPPI DAN PSMTI BAGIKAN 100 PAKET SEMBAKO DI KOTAAGUNG

Keterangan: Makodim 0424 Tanggamus bersama FKPPI dan PSMTI tengah bagikan sembako untuk warga tidak mampu. (foto: Rudi) 

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0424 Tanggamus bersama FKPPI dan PSMTI Tanggamus menggelar pembagian sembako untuk warga tak mampu, hal ini dilakukan dalam rangka bentuk kepedulian terhadap pandemi virus Corona (Covid 19), Rabu (22/04/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kapten Inf Adi Hartono PLH Pasiter Kodim 0424, pasiops kodim 0424 Kapten Inf Redi K, Kapolsek Kotaagung Muji H, ketua FKPPI Tanggamus Fajar Sumantri, Ketua PSMTI Tanggamus A. Kuswanto, ketua PTMTS Kotaagung Rudi.

Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo menyampaikan bahwa, Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama, ini berkaitan dengan situasi yang sedang di hadapi saat ini, yaitu ditengah wabah Corona serta akan memasuki Bulan Suci Ramadhan 1441Hijriyah/ 2020 Masehi.

Bantuan yang di berikan ini adalah sumbangsih dari Kodim 0424 Tanggamus, FKPPI Tanggamus dan PSMTI Tanggamus. Serta diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi himbauan-himbauan dari pemerintah berkaitan dengan wabah virus Corona saat ini, untuk tetap menggunakan masker saat keluar, jangan bepergian keluar jika tidak terlalu penting, jaga jarak aman, selalu menjaga kebersihan, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi.

'' Menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini kita diberi ujian oleh yang maha kuasa berupa wabah virus Corona, untuk itu guna mencegah penyebaran virus Corona tersebut maka pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran melalui Kemenag RI dan Fatwa MUI untuk melaksanakan ibadah dirumah masing-masing pada saat bulan suci Ramadhan ini, mari bersama-sama kita dukung himbauan dan keputusan dari pemerintah pusat demi keselamatan seluruh masyarakat Indonesia,"tegas Dandim.

Lanjutnya, kemudian Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemasangan masker kepada perwakilan masyarakat penerima bantuan sembako dan penyerahan bantuan Sembako kepada perwakilan masyarakat secara simbolis oleh Dandim 0424 tanggamus, Ketua FKPPI Tanggamus dan Ketua PSMTI Tanggamus serta pembagian nasi bungkus kepada para penerima bantuan, lalu di lanjutkan dengan pendistribusian bantuan kepada masyarakat sekitar Kecamatan Kota Agung sebanyak 100 bungkus paket Sembako.

" Semoga Bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat kita, dan mudah-mudahan pandemi virus Corona ini dapat segera berakhir sehingga aktifitas kembali berjalan seperti biasanya,''pungkasnya. (Rudi)
BUPATI BERSAMA FORKOPIMDA LEPAS BANTUAN SEMBAKO BAGI 6 KECAMATAN

BUPATI BERSAMA FORKOPIMDA LEPAS BANTUAN SEMBAKO BAGI 6 KECAMATAN

Keterangan: Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani tengah melepas rombongan kendaraan yang akan menyalurkan bantuan bahan pangan. (foto: Rudi) 

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Pemerintah kabupaten Tanggamus menyalurkan bantuan bahan pangan bagi masyarakat yang terdampak Covid 19. Bantuan sembako yang diberikan berupa beras dan mie instan. Rabu, 22/04/2020.

Bantuan dilepas langsung oleh Bupati Tanggamus yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Hj Dewi Handajani, didampingi Wabup Hi. A. M. Syafii, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Arman Aris Sallo dan Kepala Kejari Tanggamus David P Duarsa.

Kegiatan ini bertempat di halaman kantor bupati Tanggamus. Bantuan yang diangkut menggunakan truk, mobil pikap dan angkot ini mendapat pengawalan dari Personel Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan bantuan yang disalurkan berupa 9,8 ton beras dan 98.850 bungkus mie instan. Bantuan tahap pertama ini, lanjut bupati menyasar enam kecamatan
yakni Kecamatan Wonosobo, Kotaagung Barat, Kotaagung Timur, Kotaagung, Gisting dan Gunung Alip.

“Ini merupakan bantuan tahap pertama, nantinya akan menyusul untuk Kecamatan lain. Bantuan bahan pangan ini bersumber dari APBD Kabupaten Tanggamus pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, “ujar Dewi.

Dikatakan bupati bahwa bantuan ini di fokuskan kepada masyarakat lansia dan penyandang disabilitas.” Dari bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya para lansia. Harapannya bencana ini segera berakhir dan seluruh masyarakat Tanggamus diberikan kesehatan, “pungkas Bunda Dewi.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus Zulfadli mengatakan bahwa, paket yang disalurkan hari ini merupakan bagian dari 31 ribu paket bantuan sembako yang direncanakan.”Masing-masing penerima mendapat 10 kg beras dan 10 bungkus mie instan,”terang Zulfadli. (Rudi)

Selasa, April 21

Pekon Giri Tunggal Target Aksi Suplai Sayur Relawan DDSP

Pekon Giri Tunggal Target Aksi Suplai Sayur Relawan DDSP

Keterangan: Relawan DDSP tengah bagikan suplai sayur kepada warga Pekon Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran Utara. (foto: Ifal) 

Kabupaten Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Donor Darah Sukarela Pringsewu (DDSP) Cepat tanggap dalam menyikapi Wabah Corona, aksi tanggap tersebut diwujudkan Relawan DDSP dengan Aksi Suplai Sayuran ke Titik Warga Terdampak Corona Virus Disease (COVID-19) di Pekon Giritunggal Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu, Senin (20/4/2020).

Pekon Giritunggal merupakan alamat dari Pasien Positif Covid-19 yang saat sekarang ini sedang menjalani perawatan di RS. Abdoel Moeloek Bandar Lampung. Karena Hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pringsewu bertindak dengan melakukan Isolasi Wilayah terdampak sebanyak 45 Rumah di sekitar tempat tinggal Pasien, Upaya ini dilakukan agar mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Virus Corona.

"Sebanyak 45 Rumah warga sekitar pasien di isolasi dan 10 rumah lainnya yang diduga pernah berinteraksi dengan pasien, isolasi ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Pringsewu guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona adapun paketan sayuran yang dibagikan diharapkan bisa meningkatkan imunitas dan sedikit membantu warga yang tengah menjalani isolasi" Ujar Ketua DDSP Teguh Setiawan Kepada awak media Senin 20/04/20.

"Bantuan paket sayuran yang diberikan kepada warga berisikan garam 1/2 kg, Kacang panjang 1ikat, labusiam 3/4 kg, wortel 1/2 kg, jamur 1/4 kg kangkung 2 ikat, jeruk lemon, tempe" Tambahnya.

Ketua DDSP menjelaskan Selain Paket sayuran DDSP juga membagikan masker 100 masker, dan ia juga berharap agar masyarakat jangan menjauhi warga yang terpapar melainkan jauhilah Virus nya.

"Selain Paket sayuran DDSP juga membagikan 100 Pcs masker kepada warga yang di isolasi dan saya berharap kepada kita semua agar jangan menjauhi apa lagi mengucilkan warga yang terpapar melainkan virusnya lah yang harus kita jauhi" Harapnya.

Sementara salah satu warga panggil saja ibu Nursiah mengucapkan terima kasih kepada DDSP dikarenakan dengan adanya bantuan paket sayuran Ibu Nursiah bisa kembali memasak.

"Terima kasih kepada Relawan DDSP yang sudah memberikan paket sayuran kepada kami, dengan adanya paketan ini kami bisa kembali memasak sayur dikarenakan beberapa hari ini kami sangat kesulitan karena kami tidak bisa beraktivitas seperti biasanya" Ucapnya. (Mr/Ifal)

Senin, April 20

Berikan Motivasi dan Semangat, DPRD Tanggamus Tinjau Sejumlah Posko Covid-19

Berikan Motivasi dan Semangat, DPRD Tanggamus Tinjau Sejumlah Posko Covid-19

Keterangan: Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus tengah tinjau dan support posko Gugus Penanganan Covid-19 sejumlah Pekon. (foto: Rudi) 

Tanggamus, www.lampungheadlines.com Sejumlah anggota Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus meninjau sejumlah posko gugus Penanganan Covid 19 yang berada di sejumlah pekon. Serta hadir untuk memberikan semangat untuk para relawan yang sedang berjuang di garda terdepan dalam melawan pencegahan penyebaran covid 19 di kabupaten yang berjuluk bumi Begawi jejama ini. Senin,20/04/2020.

Peninjauan ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga, bersama Anggota DPRD lainnya seperti, Edy Yalismi, Mujibul Umam, Hendrawan Adam, Joni Wahyudi, posko pertama yang di kunjungi adalah Posko Covid 19 di Pekon Tanjung heran, lalu bergerak kembali ke pekon Sumanda, Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung Pekon Kebumen kecamatan Sumberejo, lalu di susul posko Covid 19 di rest area Pugung, Pekon Sinar Banten, Masjid Jami Banjar Negeri Gunung Alip, Pekon Gisting Atas, Dengan membagikan. nasi kotak kepada posko yang di kunjunginya.

Banyak yang menjadi kritikan oleh sejumlah anggota DPRD Tanggamus ini, semisalkan seperti ketidak siapan beberapa pekon dalam menghadapi pandemi virus Corona di Pekon masing-masing, seperti pembuatan posko yang hanya sebagai formalitas belaka, lalu ada pekon yang tak mempunyai fasilitas seperti tempat cuci tangan, meja yang kosong tak ada alat semacam untuk test suhu tubuh dan lain sebagainya.

Wakil ketua I Irwandi Suralaga menyampaikan bahwa, kunjungan ke posko-posko yang berada di Pekon dan posko induk yang di pugung untuk memberikan motivasi dan semangat kepada relawan yang menjadi garda terdepan pencegahan penyebaran covid 19 di Tanggamus, agar kabupaten ini bisa tetap zero dari virus yang sudah menjadi pendemi ini, tekad akan terus tumbuh dari semua lapisan masyarakat demi menjaga Tanggamus tetap sehat.

Irwandi menyayangkan dari beberapa posko yang di kunjungi masih ditemukan hanya formalitas semata, ada posko namun relawan dan petugas tak ada (Tak dibentuk), hanya di tempati masyarakat untuk berkumpul saja, DPRD akan memberikan semacam pemberitahuan serta informasi kepada tim gugus kabupaten agar lebih mengaktifkan gugus covid 19 yang ada di pekon-pekon.

'' Kita akan dorong, salah satu informasi yang kita dapatkan adalah masih hal yang klasik seperti pembiayaan dan pendanaan, kita berharap kepada masyarakat serta relawan untuk tahap awal ini harus mempunyai inisiatif, semangat, karena ini buakn hanya tugas ini adalah tugas semua lapisan masyarakat juga agar kabupaten Tanggamus tetap menjadi zona hijau dari wabah covid 19 ini,"jelasnya.

Lanjutnya, terkait keluhan para relawan yang berada di posko pekon maupun induk yang ada di rest area pugung, ia menyadari bahwa perhatian maupun fasilitas masih minim, namun semangat para relawan yang menjadi pahlawan saat ini turut di apresiasi atas semangat yang tinggi mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian semua laisan masyarakat khususnya terutama pemerintah daerah, untuk lebih memberikan perhatiannya dengan teman-teman yang berada di lapangan saat ini.

'' Saya minta kepada para kawan kawan relawan yang menjadi garda terdepan dalam menangani covid 19 tetap ikhlas menjalani tugasnya, tetap semangat, kita bersama-sama menjaga Tanggamus, posko induk agar bisa menjadi contoh posko yang ada di Pekon tidak hanya formalitas semata harus di manfaatkan Fungsinya untuk menjaga Tanggamsu tetap zero,"tandas Legislator dari Partai PKB ini.

Sementara itu Dr. Meri yang tengah berjaga di posko rest area Pugung mengatakan, keluhan para relawan terutama tenaga medis adalah banyaknya kekurangan alat pelindung diri (APD) yang sangat terbatas persediaannya, dan lagi dimana harus saling berbagi dengan petugas posko lainnya dan juga petugas medis yang berada di Puskesmas, rata-rata alat APD ini hanya sekali pakai, serta mirisnya ini tidak dibuang namun digunakan lagi bersama petugas medis lainnya.

" APD kami harus bergantian, kami mengakalinya dengan penyemprotan dengan disinfektan saja, sebenarnya tidak di anjurkan, dan kita tidak bisa memastikan warga yang diperiksa WDP aman atau tidak, maka tetap kita antisipasi dengan memakai apd, kendalanya adalah ketersedian APD, diskes sudah memerintahkan dana yang ada di puskesmas digunakan seluas-luasnya untuk melakukan pembelian, namun APD yang langka dan masih cukup sulit mendapatkannya, barangnya terbatas, selain itu pemantauan kepada masyarakat kami akui masih cukup sulit, seperti agar tetap diam dirumah, kita terus berupaya mencegah rantai pemularan covid 19 ini  dengan menghimbau warga agar tetap dirumah, keluar jika sangat penting saja, biarkan kami yang bekerja di luar, masyarakat sayangi diri sendiri untuk tidak keluar rumah,"pungkasnya.(Rudi)